← Beranda
Para Pemain Pengganti Jadi Kunci Comeback Chelsea atas Leeds United
M Shofyan Dwi KurniawanJumat, 11 September 2026 | 20.27 WIB
Para Pemain Pengganti Jadi Kunci Comeback Chelsea atas Leeds United / ig @chelseafc

JawaPos.com - Xabi Alonso mungkin tidak akan mengingat babak pertama laga Chelsea kontra Leeds United dengan perasaan yang menyenangkan. Namun, enam gol di babak kedua mengubah semuanya dan membawa The Blues meraih kemenangan dramatis 6-3 di Carabao Cup.

Di tengah sorak-sorai yang menggema di Stamford Bridge setelah peluit panjang, mudah melupakan bahwa Chelsea justru meninggalkan lapangan dengan cemoohan ketika turun minum. Babak pertama mereka tampil buruk dan bahkan beruntung tidak tertinggal lebih jauh.

Melansir BBC Sport, Alonso melakukan sembilan perubahan dalam susunan pemainnya, sementara Leeds juga merombak delapan pemain. Namun, eksperimen Chelsea justru membuat ritme permainan mereka berantakan.

Alonso Ubah Permainan dengan Empat Pergantian

Leeds memanfaatkan situasi tersebut dengan sangat baik. Tarik Muharemovic membuka skor sebelum Brenden Aaronson menggandakan keunggulan tim tamu tak lama setelah babak kedua dimulai.

Melihat timnya kesulitan, Alonso mengambil keputusan berani. Empat pemain dimasukkan bahkan sebelum babak pertama berakhir, yakni Cole Palmer, Morgan Rogers, Pedro Neto, dan Reece James.

Pergantian tersebut langsung mengubah wajah Chelsea. Sorakan yang sebelumnya berubah menjadi cemoohan kembali terdengar ketika Palmer dan Rogers mulai melakukan pemanasan. Setelah keduanya masuk, The Blues tampil jauh lebih agresif dan akhirnya mencetak enam gol pada babak kedua.

Palmer mencetak dua gol, sementara Neto juga masuk daftar pencetak gol. Rogers menjadi salah satu sosok paling berpengaruh dalam kebangkitan tersebut setelah terlibat dalam terciptanya empat gol dari permainan terbuka.

Namun, Alonso tidak lantas menganggap dirinya sebagai sosok yang berhasil menyelamatkan keadaan. Sebaliknya, pelatih asal Spanyol itu justru mengakui bahwa dirinya ikut bertanggung jawab atas buruknya penampilan Chelsea di awal pertandingan.

"Saya harus mengakui kesalahan dan tanggung jawab saya sendiri atas hal-hal yang terjadi," katanya. "Saya harus bisa membantu mereka dengan lebih baik agar mereka tidak merasa bertanggung jawab, dan setelah itu Anda perlu bereaksi dan memikirkan apa yang terbaik untuk tim."

Alonso menyebut banyaknya pergantian pemain yang harus dilakukan sebagai bagian dari dinamika pertandingan.

Pemain Cadangan Belum Sepenuhnya Meyakinkan

Carabao Cup biasanya menjadi panggung bagi klub-klub besar untuk memberikan kesempatan kepada pemain muda maupun pemain pelapis. Namun, laga melawan Leeds memberikan gambaran bahwa persaingan untuk mendapatkan tempat di tim utama Chelsea masih sangat terbuka.

Dari para pemain yang memulai pertandingan, Danny Welbeck menjadi salah satu yang paling menonjol. Penyerang berusia 35 tahun itu mencetak dua gol dan memberikan alasan kuat agar dirinya mendapat kesempatan bermain lebih sering.

Valentin Barco juga mencatatkan namanya di papan skor setelah mencetak gol kelima Chelsea. Namun, ia turut melakukan kesalahan yang berkontribusi terhadap gol kedua Leeds dan beberapa kali kehilangan penguasaan bola pada babak pertama.

Sementara itu, pemain muda Estevao Willian dan Jamie Gittens harus menerima kenyataan ditarik keluar pada jeda pertandingan. Geovany Quenda, pemain yang didatangkan dengan harga £40 juta dari Sporting, bahkan tidak mendapat kesempatan bermain dan hanya menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan.

Gelandang muda Reggie Watson juga harus meninggalkan lapangan saat jeda. Pemain berusia 16 tahun itu sebelumnya mendapat kartu kuning dalam debutnya.

Alonso Tak Mau Bersikap Sinis

Meski penampilan para pemain pelapis cukup mengecewakan, Alonso menolak mengambil kesimpulan terlalu cepat mengenai perbedaan kualitas antara pemain inti dan pemain cadangan Chelsea.

Ia tidak ingin melihat situasi tersebut dari sudut pandang yang terlalu "sinis". Menurutnya, keputusan dan cara mengelola pemain juga menjadi bagian dari tanggung jawab seorang pelatih.

"Saya tahu bahwa mungkin saya harus mengambil keputusan yang tepat agar mereka dapat menunjukkan performa terbaik mereka, jadi ini adalah sesuatu yang akan saya analisis dan pelajari dari hari ini."

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Alonso melihat laga melawan Leeds sebagai bahan evaluasi, bukan sekadar pertandingan yang sudah selesai setelah Chelsea memastikan kemenangan.

Comeback Penting bagi Chelsea

Terlepas dari drama sepanjang pertandingan, lolos ke babak keempat Carabao Cup tetap menjadi kabar positif bagi Chelsea.

Musim ini menjadi periode penting bagi The Blues, terutama karena mereka tidak tampil di kompetisi Eropa. Carabao Cup pun menjadi salah satu jalur realistis untuk mengejar trofi sekaligus memberikan lebih banyak pertandingan kompetitif kepada skuad yang cukup besar.

Chelsea memiliki 27 pemain di skuad utama, ditambah jalur akademi yang terus menghasilkan talenta muda. Dengan jumlah pemain sebanyak itu, pertandingan piala menjadi sangat penting untuk menjaga para pemain tetap terlibat sepanjang musim.

Ironisnya, penampilan buruk para pemain pelapis pada babak pertama justru bisa membuat Palmer, Rogers, Neto, dan sejumlah pemain utama lainnya mendapat lebih banyak kepercayaan pada pertandingan berikutnya.

Mereka bukan hanya menyelamatkan Chelsea dari potensi tersingkir. Para pemain pengganti tersebut juga mengingatkan bahwa ketika The Blues membutuhkan perubahan, kualitas dari bangku cadangan bisa menjadi pembeda.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho