JawaPos.com - Gabriel Jesus akhirnya meninggalkan Arsenal dan memulai babak baru bersama Barcelona. Namun, sebelum kepindahannya ke klub Catalan terwujud, penyerang Brasil itu mengungkap pengalaman yang cukup mengejutkan selama berada di London Utara.
Jesus mengatakan dirinya sempat dipaksa berlatih sendirian oleh Arsenal pada musim panas ini ketika klub berusaha melepasnya pada bursa transfer.
Pemain internasional Brasil tersebut akhirnya bergabung dengan Barcelona pada hari terakhir jendela transfer. Kepindahan itu bernilai hingga €15 juta (£12,85 juta), dengan Jesus menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun.
Awalnya Jalani Pramusim seperti Biasa
Jesus menghabiskan empat tahun bersama Arsenal. Selama periode tersebut, ia mencetak 32 gol dalam 123 penampilan.
Musim lalu, perannya mulai berkurang. Jesus lebih sering menjadi pemain cadangan dan hanya tiga kali dipercaya sebagai starter di Liga Primer sepanjang kampanye Arsenal dalam perebutan gelar.
Meski begitu, ia masih mengikuti seluruh rangkaian pramusim Arsenal. Jesus bahkan tampil dalam empat pertandingan sebelum akhirnya harus menepi akibat cedera.
Melansir ESPN, ia mengaku sudah menyadari kemungkinan tidak mendapatkan banyak menit bermain, tetapi tidak pernah mendapat penjelasan langsung mengenai situasinya.
"Sejujurnya, saya berlatih, saya menjalani seluruh pramusim secara normal bersama Arsenal, dan saya sudah tahu bahwa, mungkin, saya tidak akan banyak bermain atau tidak akan memiliki banyak kesempatan. Tapi tidak ada yang memberi tahu saya apa pun," kata Jesus kepada SportyTV.
Situasi kemudian berubah secara tiba-tiba. Jesus mengaku mendapat instruksi untuk tidak lagi berlatih bersama tim utama.
"Saya seorang profesional, jelas saya berlatih bersama grup, dan tiba-tiba mereka menyuruh saya berlatih terpisah dari grup."
Jesus Tetap Berusaha Menjaga Kondisi
Meski harus menjalani latihan secara terpisah, Jesus mengatakan dirinya tetap berusaha profesional. Ia terus mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu mendapat kesempatan untuk kembali bermain di level tertinggi.
"Saya sudah melakukan yang terbaik [dalam latihan] untuk bersiap, seandainya saya mendapat kesempatan bermain di level tinggi lagi, dan kemudian di minggu terakhir [semuanya terjadi] dengan sangat cepat," tambahnya.
Jesus kemudian tidak masuk dalam skuad Arsenal untuk dua pertandingan pembuka Liga Primer menghadapi Coventry City dan Aston Villa.
Pada saat yang sama, negosiasi mengenai masa depannya semakin intensif hingga akhirnya Barcelona datang sebagai tujuan berikutnya.
Barcelona Jadi Kesempatan Baru
Kepindahan Jesus ke Barcelona terjadi menjelang penutupan bursa transfer. Ia menyebut kerja keras berbagai pihak menjadi faktor penting dalam terwujudnya transfer tersebut.
"Kerja keras Deco, presiden [Barcelona], dan klub... Agen saya luar biasa. Ketika kami yakin bahwa saya memiliki kesempatan untuk datang, tentu saja saya langsung mengatakan ya, apa pun yang terjadi. Sekarang saya sangat senang berada di sini," katanya.
Tidak butuh waktu lama bagi Jesus untuk mencatatkan debut bersama klub barunya. Penyerang berusia 29 tahun itu tampil untuk pertama kalinya bersama Barcelona ketika menghadapi Valencia pada Minggu. Debut tersebut berakhir manis karena Barcelona meraih kemenangan telak 5-0.
Setelah masa sulit di Arsenal, Jesus kini punya kesempatan untuk memulai kembali kariernya di Barcelona. Tantangannya adalah membuktikan bahwa dirinya masih mampu menjadi penyerang penting di level tertinggi.