JawaPos.com - Liverpool diprediksi mampu mengawali perjalanan di Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan saat menjamu Atletico Madrid di Anfield, Kamis (10/9/2026) pukul 02.00 WIB. The Reds punya modal produktivitas serta kepercayaan diri setelah meraih kemenangan 2-0 atas Ipswich Town.
Pertandingan ini menjadi ujian besar pertama Andoni Iraola di Liga Champions bersama Liverpool. Setelah melewati awal musim yang belum sepenuhnya mulus, The Reds mulai menunjukkan perkembangan positif sebelum memasuki persaingan Eropa.
Liverpool sebelumnya hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Newcastle United dan Nottingham Forest. Namun, mereka kemudian bangkit dengan mengalahkan Ipswich 2-0 pada pertandingan terakhir.
Alexander Isak menjadi sorotan utama dalam kemenangan tersebut. Striker asal Swedia itu mencetak dua gol sekaligus memberikan sinyal bahwa lini depan Liverpool mulai menemukan ketajamannya.
Produktivitas tersebut menjadi salah satu alasan Liverpool lebih layak diunggulkan. The Reds juga mendapat keuntungan besar karena pertandingan berlangsung di Anfield.
Dukungan suporter diperkirakan membuat Liverpool tampil agresif sejak awal. Mereka juga memiliki pengalaman positif saat menghadapi Atletico di kandang sendiri.
Pada pertemuan terakhir di Anfield pada September 2025, Liverpool menang dramatis 3-2 melalui gol Virgil van Dijk pada masa tambahan waktu. Sebelumnya, The Reds juga mengalahkan Atletico 2-0 di Anfield pada November 2021.
Meski demikian, Atletico Madrid bukan lawan yang mudah. Diego Simeone memiliki pengalaman panjang di Liga Champions dan timnya dikenal mampu membuat pertandingan berjalan sulit bagi lawan.
Atletico sebenarnya mengawali musim dengan cukup baik sebelum mendapat pukulan telak pada pertandingan terakhir. Los Rojiblancos kalah 0-3 dari Athletic Bilbao, sehingga Simeone harus segera menemukan respons ketika menghadapi Liverpool.
Masalah lain terlihat dari pertahanan Atletico yang belakangan mudah kehilangan konsentrasi. Situasi tersebut bisa menjadi celah bagi Liverpool, terutama jika Isak dan para pemain pendukungnya mampu meningkatkan tekanan setelah pertandingan memasuki babak kedua.
Liverpool juga mempunyai sejumlah opsi untuk mengubah jalannya pertandingan. Florian Wirtz dapat menjadi penghubung di belakang Isak, sedangkan Bradley Barcola berpeluang memberikan kecepatan tambahan dari sisi sayap.
The Reds memang masih menghadapi beberapa masalah skuad. Hugo Ekitike, Conor Bradley, dan Giovanni Leoni masih menepi karena cedera, sedangkan Federico Chiesa dan Wataru Endo tidak masuk skuad Liga Champions. Joe Gomez juga masih diragukan karena masalah otot.
Ronald Araujo berpeluang kembali mengisi posisi bek kanan. Di lini belakang, Jeremy Jacquet dan Virgil van Dijk diperkirakan menjadi pilihan utama bersama Araujo dan Milos Kerkez.
Dominik Szoboszlai dan Ryan Gravenberch dapat menjadi duet penting di lini tengah. Sementara itu, Wirtz berpeluang dimainkan di belakang Isak dengan Barcola dan Cody Gakpo menjadi opsi di lini depan.
Atletico Madrid juga mempunyai pemain yang mampu memberikan ancaman. Ademola Lookman, Alex Baena, Giuliano Simeone, dan para pemain depan Los Rojiblancos bisa memanfaatkan ruang di belakang pertahanan Liverpool.
Kondisi lini belakang Liverpool membuat Atletico tetap berpeluang mencetak gol. Karena itu, pertandingan ini diperkirakan tidak akan berjalan satu arah.
Namun, Liverpool mempunyai keunggulan dari sisi kandang dan produktivitas. Ketajaman Isak juga menjadi faktor yang bisa membuat perbedaan dalam pertandingan ketat seperti ini.
Jika mampu mempertahankan tekanan hingga menit-menit akhir, Liverpool berpeluang mengamankan tiga poin pertamanya di Liga Champions musim ini.
Prediksi skor akhir: Liverpool 2-1 Atletico Madrid.
Pertandingan Liverpool vs Atletico Madrid berlangsung di Anfield, Kamis (10/9/2026) pukul 02.00 WIB. Laga ini menjadi debut Iraola di Liga Champions bersama Liverpool sekaligus kesempatan bagi Atletico untuk bangkit setelah kekalahan dari Athletic Bilbao.