JawaPos.com — Paris Saint-Germain diprediksi mampu mengalahkan Slovan Bratislava dalam laga Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (10/9/2026) pukul 02.00 WIB, dengan kemenangan meyakinkan 4-1.
Les Parisiens memang sedang kehilangan konsistensi di kompetisi domestik, tetapi kualitas skuad dan pengalaman mereka sebagai juara bertahan membuat PSG tetap jauh lebih diunggulkan atas wakil Slovakia tersebut.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Barcelona vs Feyenoord: Lamine Yamal Pasang Target Juara Liga Champions
PSG Ingin Awali Misi Juara Ketiga Beruntun
Paris Saint-Germain datang ke Liga Champions 2026/2027 dengan ambisi besar mempertahankan mahkota Eropa untuk kali ketiga secara beruntun.
Musim lalu, perjalanan Les Parisiens sempat tidak meyakinkan karena hanya finis di posisi ke-11 pada league phase, tetapi performa mereka meningkat drastis ketika memasuki fase gugur.
Pasukan Luis Enrique kemudian menyingkirkan Monaco, Chelsea, dan Liverpool sebelum melewati Bayern Munich pada semifinal.
Di final, Paris Saint-Germain kembali bertemu Arsenal dan harus melewati drama adu penalti setelah pertandingan berakhir 1-1 di Budapest.
Keberhasilan tersebut membuat Paris Saint-Germain menjadi klub kedua dalam era Liga Champions yang mampu mempertahankan trofi setelah Real Madrid melakukannya pada 2016 hingga 2018.
Enrique pun memperpanjang kontraknya, mempertegas ambisi klub membangun dinasti baru di sepak bola Eropa.
Namun, awal musim ini justru tidak berjalan mulus.
Setelah mengalahkan Aston Villa dan mempertahankan UEFA Super Cup, Paris Saint-Germain belum mampu meraih kemenangan dalam empat pertandingan domestik, termasuk kekalahan 1-2 dari Monaco di Parc des Princes pada Jumat.
Catatan itu membuat PSG berada di posisi ke-13 Ligue 1. Meski demikian, pertandingan Liga Champions memberikan panggung berbeda bagi tim yang memiliki pengalaman dan kualitas jauh lebih tinggi dibanding calon lawannya.
Baca Juga: Prediksi Lille vs Real Betis di Liga Champions: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Sedang On Fire
Slovan Bratislava Datang dengan Modal Berbeda
Slovan Bratislava patut mendapatkan apresiasi karena berhasil mencapai league phase setelah melalui perjalanan panjang di babak kualifikasi.
Mereka menyingkirkan Iberia Tbilisi dan juara Swedia Mjallby sebelum melewati Celje melalui babak playoff yang berlangsung hingga extra time.
Gol Cristian Martinez menjadi penentu kemenangan Slovan Bratislava atas Celje sekaligus menghindarkan mereka dari drama adu penalti.
Keberhasilan itu menjadi pencapaian penting bagi klub Slovakia tersebut setelah delapan kali mencoba menembus fase utama kompetisi.
Namun, sejarah Slovan Bratislava di Liga Champions belum menggembirakan.
Pada penampilan sebelumnya di musim 2024/2025, mereka kalah dalam delapan pertandingan dan finis di posisi kedua dari bawah dalam klasemen 36 tim.
Kini Slovan Bratislava ditangani Yaya Toure, mantan pemain Barcelona yang pernah mengangkat trofi Liga Champions.
Toure juga berpeluang menjadi manajer asal Afrika pertama yang memimpin sebuah tim dalam kompetisi tersebut.
Masalahnya, Slovan Bratislava datang ke Paris setelah menelan kekalahan dalam dua pertandingan liga secara beruntun.
Mereka kini berada di posisi keempat Super Liga Slovakia, sehingga menghadapi Paris Saint-Germain di Parc des Princes menjadi tantangan yang sangat berat.
Baca Juga: Prediksi Dortmund vs Villarreal di Liga Champions: Die Borussen Berpeluang Menang di Kandang
Kvaratskhelia Jadi Senjata Utama PSG
Paris Saint-Germain memiliki sejumlah opsi berkualitas di lini depan setelah melakukan penyegaran skuad pada musim panas.
Mika Godts, Maghnes Akliouche, dan Ferran Torres menjadi tambahan baru, sementara Desire Doue, Ousmane Dembele, serta Khvicha Kvaratskhelia tetap menjadi pilihan utama untuk membongkar pertahanan lawan.
Kvaratskhelia menjadi pemain yang paling menarik perhatian setelah mencatatkan 16 keterlibatan gol dari 16 pertandingan Liga Champions musim lalu.
Catatan tersebut bahkan menjadi rekor klub untuk seorang pemain dalam satu kampanye Liga Champions.
Paris Saint-Germain juga mendapatkan tambahan kekuatan di sektor kiri setelah Nuno Mendes bisa kembali tampil usai menjalani hukuman skorsing.
Warren Zaire-Emery sebelumnya harus mengisi posisi tersebut ketika PSG menghadapi Monaco.
Di kubu Slovan Bratislava, Tigran Barseghyan menjadi sosok yang patut diwaspadai.
Winger asal Armenia itu menjadi pemain dengan kontribusi gol, assist, dan peluang tercipta terbanyak bagi Slovan Bratislava pada league phase musim 2024/2025.
Barseghyan diperkirakan menjadi pemasok bola untuk striker berpengalaman Andraz Sporar.
Roman Cerepkai juga menjadi alternatif di lini depan, meski pemain internasional Slovakia itu diperkirakan memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Baca Juga: Prediksi Dortmund vs Villarreal di Liga Champions: Die Borussen Berpeluang Menang di Kandang
Prediksi Skor PSG vs Slovan Bratislava
Melihat perbedaan kualitas, pengalaman, dan kedalaman skuad, Paris Saint-Germain tetap sangat layak difavoritkan untuk mengamankan tiga poin.
Slovan Bratislava memang memiliki momentum setelah berhasil melewati babak kualifikasi, tetapi bertandang ke Parc des Princes menghadapi juara Eropa menjadi ujian dengan level berbeda.
Paris Saint-Germain sendiri memiliki rekor kandang yang sangat kuat di kompetisi Eropa.
Dalam 35 pertandingan terakhir, tidak ada juara European Cup atau Liga Champions yang kalah pada laga pertama musim berikutnya ketika bermain di kandang.
Kondisi tersebut membuat peluang PSG mengawali perjuangan mempertahankan gelar dengan kemenangan semakin besar.
Terlebih, motivasi untuk bangkit setelah belum menang dalam empat pertandingan domestik dapat membuat para pemain Luis Enrique tampil lebih agresif sejak menit awal.
Slovan Bratislava diperkirakan mampu memberikan perlawanan dan bahkan mencetak satu gol melalui situasi serangan balik.
Namun, kualitas Paris Saint-Germain di setiap lini seharusnya membuat tuan rumah tetap mampu mengontrol pertandingan hingga peluit akhir.
Prediksi skor: Paris Saint-Germain 4-1 Slovan Bratislava.