JawaPos.com - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, antusias menyambut duel melawan Inter Milan di laga pertama fase Liga Champions 2026/2027. Mourinho ingin tim asuhannya menghancurkan Nerazzurri -julukan Inter Milan.
Partai ‘Big Match’ langsung tersaji dengan mempertemukan Real Madrid versus Inter Milan. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Rabu (9/9) dengan kick-off pukul 02.00 WIB.
Los Blancos -julukan Real Madrid- tidak datang dengan modal bagus. Tim polesan Mourinho itu menelan kekalahan mengejutkan dari Real Betis dengan skor 0-1 pada laga pekan keempat Liga Spanyol 2026/2027.
Baca Juga: Prediksi Skor Al Kholood vs Al Shabab di Liga Arab Saudi: Al Leith Mencari Mangsa Baru
Kekalahan dari Real Betis memang terasa pahit karena sejatinya Real Madrid tampil dominan dalam laga tersebut. Namun, Mourinho tak ingin anak asuhnya terjebak dalam hasil minor tersebut. Ia ingin Los Blancos bangkit meraih kemenangan atas Inter Milan.
“Saya ingin menang. Saya bisa mengatakan kepada Anda bahwa saya ingin bermain bagus, tetapi saya tidak ingin bermain bagus seperti saat melawan Betis dan kemudian kalah, saya ingin menang,” ujar Mourinho, dikutip dari laman resmi Real Madrid, Selasa (8/9/2026).
Mourinho menegaskan bahwa target utama Real Madrid saat menghadapi Inter Milan bukan sekadar tampil baik, melainkan meraih kemenangan. Meski masih memiliki tujuh laga lain di fase liga, ia ingin timnya fokus penuh untuk menghancurkan Nerazzurri di Santiago Bernabeu.
Baca Juga: Prediksi Lille vs Real Betis: Calvin Verdonk Berpeluang Cetak Sejarah Tampil di Liga Champions
“Kami berada dalam fase di mana kami memainkan delapan pertandingan dan tujuannya adalah lolos, dan saya yakin kami akan melakukannya. Namun, saya ingin memandang pertandingan ini sebagai satu pertandingan tersendiri dan bukan berpikir bahwa kami masih memiliki tujuh pertandingan lainnya. Saya ingin menang,” tegas Mourinho.
Bagi Mourinho, pertandingan melawan Inter Milan terasa sangat spesial.Juru taktik asal Portugal itu pernah menorehkan tinta emas dalam sejarah Nerazzurri dengan mempersembahkan total lima trofi selama dua musim masa baktiknya. Pencapaian tertingginya terjadi pada musim 2009/2010, di mana ia membawa tim tersebut jadi satu-satunya klub Italia yang berhasil meraih gelar Treble Winners.
Mourinho pun mengakui pertandingan melawan Inter Milan akan menjadi laga yang spesial. Meski punya ikatan kuat dengan Nerazzurri, ia menegaskan fokusnya hanya tertuju pada kemenangan Real Madrid selama pertandingan berlangsung.
“Setelah pertandingan, iya. Selama pertandingan, tidak. Selama pertandingan, ini adalah pertandingan biasa,” ujar pelatih berjuluk The Special One tersebut.
Satu yang pasti, Inter Milan bukan lawan yang mudah untuk dikalahkan. Terlebih, tim polesan Cristian Chivu itu datang dengan kepercayaan diri tinggi karena belum terkalahkan dalam tiga pertandingan di Liga Italia 2026/2027.\