← Beranda
Inter Milan Sukses Menang Comeback atas Napoli
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 8 September 2026 | 00.43 WIB
Inter Milan menang comeback. (ig @inter)

 

 

JawaPos.com - Inter Milan menunjukkan mental juara saat menghadapi Napoli di San Siro. Sempat tertinggal dua gol pada awal babak kedua, sang juara bertahan Serie A bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan dramatis 3-2.

Lautaro Martinez menjadi bintang utama kemenangan tersebut setelah mencetak dua gol, termasuk gol penentu kemenangan pada menit ke-90. Satu gol Inter lainnya dicetak Marcus Thuram melalui sundulan.

Comeback ini semakin spesial karena Napoli sempat berada dalam posisi yang sangat nyaman setelah mencetak dua gol hanya dalam rentang tiga menit.

Napoli Mengejutkan Inter

Melansir BBC Sport, babak pertama berlangsung tanpa gol. Namun, situasi berubah drastis setelah turun minum. Pada menit ke-50, Napoli membuka keunggulan melalui Matteo Politano.

Tembakan pertamanya memang berhasil diblok, tetapi bola kembali jatuh kepadanya dan percobaan kedua berhasil diarahkan ke sudut bawah gawang. Tiga menit kemudian, Napoli mendapatkan gol kedua dalam situasi yang cukup aneh.

Para pemain Inter mengira bola akan keluar lapangan untuk menghasilkan lemparan ke dalam. Namun, bola justru berhenti tepat di dekat garis samping dan berhasil diamankan Giovanni Di Lorenzo.

Bola kemudian diberikan kepada Rasmus Hojlund di tepi kotak penalti. Hojlund mampu menciptakan ruang sekitar satu meter dari Curtis Jones sebelum melepaskan tembakan melengkung ke sudut jauh gawang.

Gol tersebut menjadi gol kedua Hojlund dalam dua pertandingan Serie A secara beruntun dan membuat Napoli unggul 2-0.

Inter Mulai Bangkit

Inter tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan respons. Hanya tiga menit setelah gol kedua Napoli, tuan rumah memperkecil ketertinggalan melalui Lautaro Martinez.

Federico Dimarco menunjukkan kualitasnya ketika berhasil menjaga umpan silang yang terlalu jauh tetap berada di dalam lapangan. Ia kemudian mengirimkan umpan tarik yang langsung disambar Martinez dari jarak dekat.

Gol tersebut mengubah atmosfer pertandingan. Inter semakin berani menyerang dan Napoli mulai berada di bawah tekanan.

Marcus Thuram bahkan hampir menyamakan kedudukan setelah tendangannya membentur tiang gawang.

Namun, pemain Prancis itu akhirnya mendapatkan gol yang ia cari dengan delapan menit tersisa. Thuram menyambut bola dengan sundulan yang terarah ke sudut kanan gawang dan membuat skor menjadi 2-2.

Martinez Jadi Pahlawan

Saat pertandingan sepertinya akan berakhir imbang, Inter justru mendapatkan momen dramatis pada menit-menit terakhir.

Lautaro Martinez kembali muncul sebagai penyelamat. Penyerang Argentina tersebut mencetak gol dari jarak dekat pada menit ke-90 untuk membalikkan keadaan menjadi 3-2.

San Siro langsung meledak. Martinez merayakan gol tersebut dengan penuh emosi bersama para pendukung tuan rumah.

Kemenangan ini mempertahankan catatan impresif Inter di kandang. Mereka belum terkalahkan di San Siro dalam pertandingan Serie A sejak November 2025.

Hasil tersebut juga berarti Inter melanjutkan start sempurna mereka setelah sebelumnya memenangkan tiga pertandingan liga pembuka musim ini.

Napoli Kembali Terpukul

Bagi Napoli, kekalahan ini terasa sangat menyakitkan. Tim asuhan Max Allegri sebenarnya sudah memegang keunggulan 2-0 dan tampak berada di jalur yang tepat untuk meraih kemenangan.

Namun, mereka gagal mempertahankan keunggulan tersebut. Kekalahan ini menjadi kekalahan kedua Napoli secara beruntun di Serie A. Sebelumnya, mereka juga tumbang di kandang sendiri saat menghadapi Como akhir pekan lalu.

Musim lalu, Napoli finis 11 poin di belakang Inter. Kini, setelah beberapa pertandingan awal musim, mereka sudah kembali harus menghadapi tantangan besar jika ingin bersaing di papan atas.

Curtis Jones Beri Dampak

Salah satu pemain yang ikut mengubah jalannya pertandingan adalah Curtis Jones. Pemain internasional Inggris itu masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua untuk mencatatkan penampilan keduanya sejak bergabung dengan Inter dari Liverpool pada musim panas lalu.

Jones berperan dalam membantu Inter meningkatkan intensitas permainan setelah tertinggal dua gol. Namun, ia harus berhadapan langsung dengan Hojlund ketika penyerang Napoli tersebut menciptakan ruang dan mencetak gol kedua.

Sementara itu, rekan Jones di tim nasional Inggris, John Stones, hanya menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan.

Djed Spence, pemain Inggris lainnya yang didatangkan pada musim panas, bahkan kembali tidak masuk skuad. Ia telah absen dari skuad pertandingan Serie A untuk tiga laga beruntun karena masih memulihkan kondisi kebugarannya.

Mental Juara Inter

Comeback ini menjadi bukti bahwa Inter belum kehilangan mentalitas sebagai juara bertahan. Tertinggal 0-2 di awal babak kedua bisa saja membuat mereka kehilangan kendali. Namun, gol cepat Martinez membuat kepercayaan diri Inter kembali tumbuh.

Thuram kemudian menyamakan kedudukan sebelum Martinez mencetak gol kemenangan di menit ke-90. Dari posisi tertinggal dua gol menjadi kemenangan 3-2, Inter menunjukkan bahwa pertandingan belum selesai selama peluit akhir belum dibunyikan.

Napoli sempat berada di ambang kemenangan, tetapi Inter menunjukkan mental juara dan mengubah San Siro menjadi panggung comeback dramatis.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti