JawaPos.com — FC Twente diprediksi mampu mengalahkan Groningen dengan skor 2-1 dalam lanjutan Eredivisie di Euroborg, Minggu (6/9/2026) pukul 17.15 WIB.
De Tukkers datang dengan modal dua kemenangan beruntun di liga dan performa produktif di kompetisi Eropa. Sementara itu, Groningen justru sedang terpuruk setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Groningen Sedang Kehilangan Momentum
Groningen mengawali musim Eredivisie 2026/2027 dengan dua kemenangan dari dua pertandingan. Namun, momentum tersebut langsung terhenti setelah mereka kalah dalam dua laga berikutnya.
Kekalahan 5-1 dari PSV Eindhoven kemudian disusul hasil negatif 3-2 saat menjamu Fortuna Sittard di Euroborg.
Pertahanan menjadi persoalan utama Groningen dalam dua pertandingan tersebut karena mereka kebobolan delapan gol.
Kekalahan dari Fortuna Sittard terasa lebih mengecewakan karena Groningen sebenarnya tampil agresif dengan melepaskan 23 tembakan, jauh lebih banyak dibandingkan sembilan percobaan milik lawan.
Catatan itu memperlihatkan Groningen masih memiliki ancaman serius di lini depan. Namun, efektivitas serangan belum diimbangi pertahanan yang solid.
Dick Lukkien kini dituntut menemukan keseimbangan permainan jika ingin menghentikan FC Twente yang sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi.
Groningen juga dibayangi rekor buruk saat menghadapi FC Twente.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Persib vs PSM: Juara Bertahan Merasa Belum Sempurna
Mereka sudah 14 pertandingan beruntun gagal menang dalam pertemuan ini sejak kemenangan 1-0 pada September 2017. Tujuh pertandingan di antaranya berakhir dengan kekalahan.
FC Twente Punya Modal Lebih Meyakinkan
FC Twente datang ke Euroborg dengan tren yang lebih positif setelah meraih dua kemenangan beruntun di Eredivisie.
Setelah kalah 1-0 dari Heerenveen pada pekan pembuka, pasukan John van den Brom bangkit dengan menundukkan PEC Zwolle dan tim promosi Cambuur.
Kemenangan 4-1 atas Cambuur menjadi tambahan kepercayaan diri bagi FC Twente.
Hasil tersebut membawa De Tukkers naik ke posisi kedelapan klasemen sementara. Mereka juga berpeluang mendekati zona kompetisi Eropa jika kembali meraih tiga poin dan mendapat hasil yang mendukung dari pertandingan lain.
Produktivitas juga menjadi salah satu kekuatan utama FC Twente pada awal musim.
Mereka hanya gagal mencetak gol saat menghadapi Heerenveen dan Qarabag dalam sembilan pertandingan kompetitif. Catatan tersebut membuat lini belakang Groningen patut bekerja ekstra keras.
Performa FC Twente di Conference League bahkan menunjukkan mentalitas mereka.
Setelah kalah 1-0 dari Qarabag pada leg pertama, mereka mampu bangkit secara spektakuler dengan kemenangan 4-1 di Baku untuk memastikan tiket ke fase liga kompetisi tersebut.
Baca Juga: Kami Kecewa! Bernardo Tavares Bongkar Kendala Persebaya Surabaya Gagal Menang Hadapi Bhayangkara FC
Weghorst Jadi Ancaman di Lini Depan
Wout Weghorst diperkirakan kembali menjadi tumpuan FC Twente untuk membongkar pertahanan Groningen.
Penyerang tersebut sedang berada dalam momentum bagus setelah mencetak gol dalam dua pertandingan berturut-turut dan berpeluang membukukan gol dalam tiga laga secara beruntun.
Selain Weghorst, Sondre Orjasaeter juga menjadi pemain yang perlu mendapat perhatian khusus.
Pemain sayap FC Twente itu sudah menyumbangkan dua assist pada musim ini sehingga kreativitasnya berpotensi membuka ruang bagi Weghorst di area berbahaya.
Groningen sendiri memiliki Brynjolfur Darri Willumsson sebagai salah satu ancaman terbesar.
Ia sempat mencetak gol dalam tiga pertandingan liga secara beruntun melawan FC Utrecht, ADO Den Haag, dan PSV Eindhoven sebelum gagal mencatatkan namanya di papan skor ketika Groningen kalah dari Fortuna Sittard.
Thom van Bergen juga bisa menjadi sumber masalah bagi FC Twente karena sudah terlibat langsung dalam empat gol Groningen musim ini.
Dengan kualitas serangan kedua tim, pertandingan di Euroborg berpeluang berlangsung terbuka dan menghadirkan banyak peluang.
Baca Juga: Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Groningen vs FC Twente
Groningen harus bermain tanpa Marco Rente, Tyrique Mercera, Ryan Metu, dan Malcolm Jeng yang masih menepi karena masalah cedera.
Kondisi tersebut membuat pilihan Lukkien lebih terbatas, terutama ketika tim membutuhkan perubahan strategi sepanjang pertandingan.
Di kubu FC Twente, tidak ada pemain yang dipastikan absen, meski Kristian Hlynsson dan Stav Lemkin masih akan dinilai kondisinya sebelum pertandingan.
Situasi skuad yang relatif lebih siap menjadi keuntungan tambahan bagi tim tamu.
Dengan mempertimbangkan performa terkini, produktivitas lini depan, serta rekor pertemuan, FC Twente lebih layak diunggulkan untuk membawa pulang tiga poin dari Euroborg.
Groningen memang punya kemampuan menciptakan peluang, tetapi pertahanan yang rapuh bisa menjadi celah besar bagi Weghorst dan kawan-kawan.
Prediksi skor Groningen 1-2 FC Twente.
Baca Juga: Prediksi Skor Malaga vs Levante di Liga Spanyol: La Rosaleda Bisa Jadi Penentu Hasil Imbang