JawaPos.com — Arsenal diprediksi mampu mengalahkan Chelsea dengan skor 2-1 pada duel Liga Inggris di Emirates Stadium, Minggu (6/9/2026) pukul 22.30 WIB, setelah kedua tim sama-sama mengawali musim 2026/2027 dengan catatan sempurna.
The Gunners punya keunggulan kandang dan pertahanan solid, sementara Chelsea datang dengan produktivitas tinggi lewat 12 gol dari dua laga.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Coventry City: Enzo Maresca Siap Mainkan Enzo Fernandez
Arsenal Punya Modal Kuat di Emirates Stadium
Arsenal membawa modal tiga kemenangan dari tiga pertandingan di semua kompetisi menjelang duel melawan Chelsea, termasuk kemenangan tipis 1-0 atas Aston Villa pada 31 Agustus.
Tiga kemenangan itu juga dilengkapi tiga clean sheet dan total tujuh gol, sehingga Mikel Arteta punya alasan untuk tetap percaya diri menghadapi ujian besar di kandang.
Kemenangan atas Aston Villa memang terasa penting karena Arsenal harus menghadapi situasi sulit setelah aktivitas transfer mereka berakhir tanpa tambahan pemain pada 1 September.
Gabriel Jesus, Ethan Nwaneri, dan Gabriel Martinelli justru meninggalkan klub, sehingga kedalaman lini serang The Gunners menjadi perhatian menjelang persaingan panjang musim ini.
Meski begitu, Arsenal memiliki catatan impresif ketika menghadapi sesama klub London di Premier League.
The Gunners tidak terkalahkan dalam 16 derby London terakhir di kompetisi tersebut, dengan 12 kemenangan dan empat hasil imbang.
Catatan itu menjadi salah satu alasan Arsenal layak lebih diunggulkan ketika menjamu Chelsea.
Apalagi, Arsenal hanya sekali mampu memenangkan tiga pertandingan pembuka Premier League dalam 21 musim terakhir, yakni ketika memulai kampanye 2022/2023.
Baca Juga: Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs Augsburg di Liga Jerman: Duel Sengit Berpotensi Imbang!
Chelsea Datang dengan Serangan Mengerikan
Chelsea justru menunjukkan kekuatan berbeda pada awal musim 2026/2027 karena lini serang mereka langsung meledak.
Tim asuhan Xabi Alonso sudah mencetak 12 gol dalam dua pertandingan Premier League, menjadikan mereka tim dengan produktivitas tertinggi di kompetisi tersebut sejauh ini.
Kemenangan 4-3 atas Brighton & Hove Albion menjadi bukti bagaimana Chelsea mampu menciptakan tekanan besar melalui permainan menyerang.
Chelsea sempat unggul 3-0, kemudian Brighton memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2, sebelum The Blues kembali menjauh dan akhirnya bertahan dari ancaman pada masa injury time.
Chelsea juga berpeluang mencatat sejarah jika mampu menaklukkan Arsenal.
The Blues bisa memenangkan empat pertandingan pembuka musim di seluruh kompetisi untuk pertama kalinya sejak 2016/2017, ketika mereka berada di bawah Antonio Conte dan akhirnya menjadi juara Liga Inggris.
Baca Juga: Milos Joksic Tegaskan Garudayaksa Bukan Underdog di Super League!
Start cepat menjadi salah satu senjata utama Chelsea.
Mereka tercatat sebagai tim kedua dalam sejarah Premier League yang mampu mencetak gol dalam empat menit pertama pada dua laga pembuka musim, setelah Bolton Wanderers melakukannya pada 2002/2003.
Arsenal Punya Keunggulan dalam Rekor Pertemuan
Meski Chelsea lebih produktif, Arsenal memiliki keunggulan penting dalam pertemuan terbaru kedua tim.
The Gunners memenangkan tiga pertandingan terakhir melawan Chelsea dan tidak pernah kalah dari rival sekota tersebut selama lebih dari lima tahun.
Kekalahan terakhir Arsenal dari Chelsea terjadi pada Agustus 2021.
Sejak saat itu, The Gunners mampu membangun dominasi dalam derby tersebut, sebuah catatan yang berpotensi memberikan kepercayaan diri tambahan kepada pasukan Arteta saat pertandingan berlangsung.
Duel kali ini juga menarik karena mempertemukan dua tim dengan kekuatan berbeda.
Arsenal memiliki pertahanan yang belum kebobolan dalam tiga pertandingan musim ini, sedangkan Chelsea mengandalkan agresivitas lini depan yang sudah menghasilkan 12 gol hanya dari dua laga Premier League.
Arteta kemungkinan harus mengandalkan organisasi pertahanan untuk meredam Cole Palmer dan kolega.
Di sisi lain, Arsenal masih memiliki Bukayo Saka, Martin Odegaard, dan Kai Havertz untuk mengeksploitasi kelemahan pertahanan Chelsea yang sejauh ini belum setangguh lini serangnya.
Kondisi Skuad Bisa Menentukan Hasil
Arsenal masih menunggu kepastian kondisi Declan Rice setelah gelandang tersebut ditarik keluar ketika menghadapi Aston Villa.
Rice sudah terlihat berlatih sepanjang pekan dan diperkirakan mendapat lampu hijau untuk tampil, sedangkan Cristhian Mosquera masih menjadi perhatian setelah absen dari sesi latihan Kamis.
Jurrien Timber juga sudah kembali mengikuti latihan penuh dan berpeluang masuk skuad.
Namun, William Saliba diperkirakan masih harus menepi selama beberapa bulan akibat masalah punggung, sehingga Ezri Konsa berpeluang menjalani debut penuhnya di jantung pertahanan.
Chelsea memiliki persoalan tersendiri di lini tengah setelah Moises Caicedo mengalami masalah pada cedera sebelumnya ketika menghadapi Brighton.
Kondisinya belum sepenuhnya aman untuk tampil, sementara Jordan Henderson juga absen akibat cedera pergelangan tangan dan Marco Palestra tidak tersedia karena masalah yang belum disebutkan secara spesifik.
Cole Palmer menjadi pemain yang patut mendapatkan perhatian khusus dalam pertandingan ini.
Penyerang Chelsea tersebut berpeluang mencetak gol ke-50 di Premier League bersama The Blues dalam penampilan ke-99, tepat ketika timnya menghadapi salah satu rival terberat di London.
Dengan mempertimbangkan performa, rekor pertemuan, dan keuntungan bermain di Emirates Stadium, Arsenal sedikit lebih layak difavoritkan untuk memenangkan pertandingan.
Chelsea kemungkinan mampu mencetak gol dan memberikan perlawanan sengit, tetapi pertahanan Arsenal yang solid dapat menjadi pembeda dalam duel yang diprediksi berakhir 2-1 untuk The Gunners.
Prediksi skor: Arsenal 2-1 Chelsea.