JawaPos.com — Manchester City berpeluang meraih kemenangan ketiga beruntun di Liga Inggris 2026/2027 saat menjamu Coventry City di Etihad Stadium, Sabtu (5/9/2026) pukul 21.00 WIB, dengan The Citizens diprediksi menang 4-1 berkat ketajaman lini depan dan dominasi penguasaan bola.
Sebaliknya, Coventry City datang sebagai tim yang belum meraih poin maupun mencetak gol dalam dua laga awal.
Manchester City mengawali musim 2026/2027 dengan catatan sempurna setelah mengalahkan Bournemouth dan Crystal Palace dalam dua pertandingan pertama.
Baca Juga: Manchester City Habiskan Rp 9,99 Triliun Untuk Membangun Skuad Baru Era Enzo Maresca
Pasukan Enzo Maresca bahkan menunjukkan peningkatan signifikan setelah menang 2-1 atas Bournemouth di Etihad sebelum menghancurkan Crystal Palace 4-1 di kandangnya sendiri.
Kemenangan atas Crystal Palace menjadi sinyal kuat kualitas Manchester City selepas era Pep Guardiola.
Rayan Cherki dan Erling Haaland sama-sama mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut, sekaligus membuat The Citizens tampil semakin meyakinkan menjelang duel melawan Coventry City.
Maresca juga terlihat mulai menerapkan filosofi permainan berbasis penguasaan bola di Manchester City.
Baca Juga: Jack Grealish Resmi Dipinjam Everton untuk Kedua Kalinya dari Manchester City
Hingga dua pertandingan Liga Inggris, mereka sudah mencatat 1.315 operan sukses, angka tertinggi di kompetisi, dengan 94,6 persen di antaranya merupakan umpan pendek.
Tidak hanya unggul dalam jumlah operan, Manchester City juga menjadi tim dengan akurasi passing terbaik sejauh ini.
Akurasi umpan mereka mencapai 90,9 persen, sedangkan akurasi passing ketika berada di bawah tekanan intens mencapai 85,8 persen.
Kekuatan tersebut menjadi ancaman besar bagi Coventry City yang masih kesulitan menemukan bentuk permainan terbaiknya.
Setelah menjadi juara Championship musim lalu, Coventry City justru menelan kekalahan dalam dua laga awal Liga Inggris tanpa mampu mencetak satu gol pun.
Pada pertandingan pertama, Coventry City tak berdaya menghadapi Arsenal dan kalah 0-3.
Baca Juga: Enzo Fernandez Resmi Bergabung Bersama Manchester City dengan Nilai Transfer Mencapai Rp 2,75 Triliu
Situasi mereka semakin sulit setelah kalah 0-1 di kandang sendiri dari Hull City pada pekan kedua, hasil yang membuat Frank Lampard mengakui masih ada “some serious lessons to learn”.
Lampard kini menghadapi tekanan besar untuk segera membangkitkan Coventry City.
Dari 32 pertandingan terakhirnya sebagai pelatih di Liga Inggris, Lampard hanya meraih empat kemenangan, ditambah delapan hasil imbang dan 20 kekalahan.
Baca Juga: Resmi Gabung Manchester City, Iliman Ndiaye: Ini tim yang Tepat
Catatan tersebut semakin buruk jika melihat 19 pertandingan terakhir Lampard di kompetisi kasta tertinggi Inggris.
Dia hanya meraih satu kemenangan, empat kali imbang, dan 14 kali kalah, sementara Coventry City juga sudah gagal mencatat clean sheet dalam 18 pertandingan beruntun dengan total 37 gol bersarang di gawang mereka.
Manchester City sendiri memiliki modal kandang yang sangat kuat sebelum menghadapi Coventry City.
Mereka hanya kalah dua kali dalam 20 pertandingan kandang terakhir di kasta tertinggi sejak awal musim lalu, dengan rincian 15 kemenangan dan tiga hasil imbang.
Rekor menghadapi tim promosi juga membuat Manchester City semakin diunggulkan.
The Citizens tidak terkalahkan dalam 30 pertandingan terakhir melawan tim yang baru promosi, dengan 27 kemenangan dan tiga hasil imbang sejak kekalahan 1-2 dari Leeds United pada April 2021.
Menariknya, Coventry City justru memiliki catatan historis yang cukup mengejutkan ketika menghadapi Manchester City.
Baca Juga: Virgil van Dijk Berharap Cody Gakpo Bertahan di Liverpool di Tengah Ketertarikan Manchester City
Mereka tidak terkalahkan dalam delapan pertemuan terakhir di kasta tertinggi sejak musim perdana Premier League 1992/1993, dengan empat kemenangan dan empat hasil imbang.
Namun, rekor tersebut tidak cukup untuk menghapus kesenjangan performa kedua tim saat ini.
Coventry City bahkan hanya empat kali sepanjang sejarah menelan kekalahan dalam tiga pertandingan pertama musim liga, yakni pada 1968/1969, 1919/1920, 1949/1950, dan 2011/2012.
Baca Juga: Julián Álvarez Dilaporkan Menolak Manchester City dan Pilih Bertahan di Spanyol
Manchester City juga memiliki sejumlah pemain yang bisa menjadi pembeda dalam pertandingan ini.
Cherki telah berkontribusi terhadap 15 gol dari 20 penampilan sebagai starter di Liga Inggris bersama Manchester City, melalui lima gol dan 10 assist.
Haaland pun punya catatan impresif ketika menghadapi tim promosi.
Penyerang Norwegia tersebut sudah mencetak 19 gol dalam 20 penampilan kasta tertinggi melawan klub yang baru naik ke Premier League, sehingga Coventry City harus bekerja ekstra keras untuk meredam pergerakannya.
Dari sisi kondisi pemain, Manchester City masih kehilangan Jeremy Doku akibat cedera betis.
Matheus Nunes juga diragukan tampil karena masalah otot, sehingga Abdukodir Khusanov berpeluang kembali dimainkan sebagai bek kanan.
Maresca juga memiliki beberapa opsi menarik di lini tengah dan sayap.
Baca Juga: Manchester City Buka Negosiasi dengan Liverpool untuk Mendatangkan Cody Gakpo
Enzo Fernandez berpeluang menjalani debut penuh, sementara Elliot Anderson dan Ayyoub Bouaddi juga bersaing mendapatkan tempat di lini tengah, sedangkan Iliman Ndiaye tersedia untuk dimainkan di sisi kiri maupun kanan.
Coventry City juga tidak turun dengan kekuatan penuh karena Haji Wright masih absen akibat cedera paha.
Frank Onyeka dan Sidiki Cherif juga diragukan tampil setelah absen dalam kekalahan dari Hull City, sementara Bobby Thomas masih diharapkan tersedia meski sempat mengalami kram.
Baca Juga: Manchester City Buka Negosiasi dengan Liverpool untuk Mendatangkan Cody Gakpo
Dengan kualitas skuad, performa awal musim, serta keuntungan bermain di Etihad Stadium, Manchester City layak menjadi favorit utama.
Coventry City kemungkinan mencoba bertahan dengan blok rendah dan mengandalkan serangan balik, tetapi tekanan konstan The Citizens diprediksi akhirnya membuat pertahanan tim tamu runtuh.
Prediksi skor akhir Manchester City 4-1 Coventry City.
The Citizens diperkirakan mampu mempertahankan rekor sempurna sekaligus memperpanjang tekanan kepada Coventry City yang masih mencari poin dan gol pertama mereka di Liga Inggris 2026/2027.