JawaPos.com — Fiorentina dan Torino sama-sama memburu poin perdana Serie A 2026/2027 saat bertemu di Stadio Franchi, Sabtu (5/9/2026) pukul 20.00 WIB, setelah kedua tim menelan dua kekalahan beruntun pada awal musim.
Duel dua tim yang sama-sama berada dalam tekanan ini diprediksi berjalan ketat dan berpeluang kembali berakhir imbang untuk keempat kalinya secara beruntun.
Baca Juga: Prediksi Skor Genoa vs Como di Liga Italia: Kans I Voltiani Pesta Gol di Stadio Ferraris!
Fiorentina dalam Tekanan Setelah Start Buruk
Fiorentina datang ke pertandingan ini dengan modal buruk setelah kalah dalam dua pertandingan pertama Serie A dengan agregat 0-7, meski sebelumnya sempat menang telak 4-1 atas Benevento di Coppa Italia.
Kekalahan 4-0 dari AS Roma di Stadio Olimpico kemudian dilanjutkan hasil mengecewakan ketika mereka tumbang 3-0 di kandang sendiri dari Frosinone.
Hasil tersebut membuat Fabio Grosso langsung menghadapi tantangan besar pada awal masa kepelatihannya di Fiorentina, terlebih kekalahan dari Frosinone terjadi di depan pendukung sendiri.
Fiorentina kini membutuhkan respons cepat agar tekanan terhadap Grosso tidak semakin besar ketika mereka kembali tampil di Stadio Franchi.
Situasi semakin menarik setelah Fiorentina bergerak agresif pada hari-hari terakhir bursa transfer untuk mencari pengganti Moise Kean yang hengkang. Beto, Pedro Goncalves, dan Willy Gnonto didatangkan untuk menambah daya gedor, sehingga Grosso memiliki lebih banyak pilihan di lini depan.
Beto diproyeksikan bersaing dengan Mateo Pellegrino untuk mengisi posisi penyerang utama, sementara Pellegrino memiliki catatan menarik saat menghadapi Torino.
Penyerang tersebut sudah mencetak lima gol Serie A ketika berhadapan dengan Torino dalam dua musim terakhir, sehingga kembali menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan.
Torino Tak Kunjung Bangkit
Baca Juga: Prediksi Skor Bali United vs PSS Sleman di Super League: Serdadu Tridatu Diprediksi Menang!
Torino juga datang dengan kondisi serupa karena belum mendapatkan satu pun poin dari dua pertandingan Serie A musim ini. Tim asuhan Ignazio Abate kalah 1-2 dari AC Milan di kandang sebelum kembali tumbang saat menghadapi Sassuolo pada pekan berikutnya.
Masalah Torino semakin berat setelah mereka tersingkir dari Coppa Italia pada Selasa malam, hanya beberapa hari setelah menelan kekalahan dari Sassuolo. Monza menjadi tim yang menghentikan langkah Torino di ajang tersebut setelah sebelumnya Torino hanya mampu melewati Carrarese, klub dari Serie B, pada babak pertama.
Dengan tiga kekalahan dalam rentang 10 hari, tekanan terhadap Abate semakin besar menjelang lawatan ke Florence. Torino juga membawa catatan tandang yang kurang meyakinkan karena hanya meraih satu kemenangan dalam 10 pertandingan tandang terakhir mereka.
Meski demikian, situasi Fiorentina juga membuat Torino memiliki peluang untuk mencuri hasil positif. Lini belakang kedua tim sama-sama belum menunjukkan kestabilan, sehingga pertandingan di Stadio Franchi berpotensi menghasilkan lebih dari dua gol.
Rekor Pertemuan Jadi Modal Fiorentina
Fiorentina memiliki keunggulan historis ketika menjamu Torino di Stadio Franchi karena hanya sekali kalah dalam 36 pertandingan Serie A terakhir melawan klub berjuluk Granata tersebut.
Rekor panjang itu menjadi salah satu alasan Fiorentina tetap layak diunggulkan meski performa awal musim mereka sangat mengecewakan.
Namun, tren pertemuan terbaru menunjukkan pertandingan ini sulit diprediksi dengan hasil mutlak untuk salah satu tim.
Fiorentina dan Torino selalu bermain imbang dalam tiga pertemuan terakhir, sehingga duel Sabtu berpeluang memperpanjang kecenderungan tersebut.
Kondisi kedua tim juga semakin memperkuat potensi pertandingan berakhir tanpa pemenang.
Fiorentina memiliki kualitas menyerang yang lebih menjanjikan setelah mendatangkan sejumlah pemain baru, tetapi Torino dapat memanfaatkan tekanan besar yang dirasakan tuan rumah.
Fiorentina juga tidak sepenuhnya nyaman ketika bermain di kandang karena hanya meraih empat kemenangan liga di Florence sepanjang musim lalu.
Fakta tersebut membuat keunggulan bermain di Stadio Franchi belum cukup untuk menjamin tiga poin bagi tuan rumah.
Prediksi Susunan Pemain Fiorentina vs Torino
Fiorentina diperkirakan tetap mengandalkan David de Gea di bawah mistar dengan Dodo, Dragusin, Luca Ranieri, dan Valdepenas sebagai kuartet pertahanan. Ndour dan Oulai berpotensi mengisi lini tengah, sementara Mastantuono, Atta, dan Alieu Njie mendukung Mateo Pellegrino di lini depan.
Beberapa pemain baru Fiorentina juga berpeluang menjalani debut setelah klub menyelesaikan perombakan besar pada skuad di hari terakhir bursa transfer. Alieu Njie menjadi salah satu sosok menarik karena baru bergabung dari Torino dan langsung berpeluang menghadapi mantan klubnya.
Di kubu Torino, Lucas Perri diperkirakan kembali menjadi pilihan utama setelah menjalani debut saat menghadapi Monza di Coppa Italia. Comuzzo, Coco, dan Comert dapat mengisi lini belakang, dengan Belghali, Gineitis, Fitz-Jim, serta Cacciamani menopang permainan dari sektor tengah dan sayap.
Abate masih memiliki sejumlah opsi di lini depan karena Che Adams, Sandro Kulenovic, Giovanni Simeone, dan kapten Duvan Zapata bersaing untuk dua posisi.
Cesare Casadei masih bermasalah dengan cedera otot, tetapi Torino telah memperkuat skuad dengan mendatangkan Rafik Belghali, Nathan Patterson, dan Daniel Braganca.
Melihat performa kedua tim, Fiorentina diprediksi memiliki peluang mencetak gol lebih banyak karena bermain di kandang dan mempunyai sejumlah opsi baru di lini serang.
Namun, kelemahan pertahanan serta tekanan besar setelah dua kekalahan membuat Torino tetap berpeluang membawa pulang satu poin.
Prediksi skor Fiorentina 2-2 Torino.
Hasil imbang 2-2 menjadi skenario yang paling memungkinkan untuk duel Fiorentina vs Torino karena kedua tim sama-sama belum menemukan konsistensi sejak awal Serie A 2026/2027.
Pertemuan ini juga berpotensi menjadi hasil seri keempat secara beruntun bagi kedua klub, sekaligus memperpanjang duel sengit yang sulit menentukan pemenang.