JawaPos.com - Jack Grealish akhirnya kembali ke Everton. Klub Merseyside tersebut mengumumkan pada Selasa bahwa sang gelandang resmi bergabung dengan status pinjaman dari Manchester City untuk menjalani musim Premier League 2026-27.
Ini menjadi periode kedua Grealish berseragam Everton. Musim lalu, pemain berusia 30 tahun itu juga menghabiskan sebagian besar waktunya sebagai pemain pinjaman di klub tersebut, sebelum cedera kaki menghentikan kiprahnya.
Kini, Grealish mendapat kesempatan kedua untuk membuktikan diri di Merseyside.
Merasa Dicintai di Everton
Grealish sebenarnya masih sempat tampil untuk Manchester City pada awal musim ini. Ia masuk sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Arsenal di Community Shield dan Bournemouth di Premier League. Namun, masa depannya akhirnya kembali mengarah ke Everton.
Melansir ESPN, bagi Grealish, keputusan tersebut bukan sekadar soal sepak bola. Ia merasa mendapatkan lingkungan yang membuatnya nyaman selama berada di Merseyside.
"Rasanya sangat menyenangkan. Saya sangat bahagia. Saya rasa saya berada dalam kondisi terbaik dalam segala hal dalam hidup, bukan hanya sepak bola, ketika saya merasa dicintai," kata Grealish kepada Everton TV.
"Itulah yang diberikan manajer kepada saya, yang diberikan rekan-rekan setim saya, dan terutama yang diberikan para penggemar kepada saya."
Dukungan dari suporter Everton menjadi salah satu alasan Grealish begitu menikmati waktunya bersama klub.
"Setiap kali saya melihat penggemar Everton, yang saya lihat hanyalah cinta murni dan cara mereka menyambut saya sejak pertandingan pertama melawan Leeds, saya tidak akan pernah melupakannya. Itu sangat berarti bagi saya dan semoga saya telah membuat beberapa penggemar Everton bahagia."
Performa Musim Lalu Cukup Menjanjikan
Selama musim lalu, Grealish tampil dalam 20 pertandingan Premier League bersama Everton. Ia mencatatkan enam assist dan mencetak dua gol untuk tim asuhan David Moyes.
Sayangnya, cedera membuat perjalanan musimnya berakhir lebih cepat. Kondisi tersebut bahkan menghapus peluang Grealish untuk masuk ke dalam skuad Inggris di Piala Dunia.
Musim ini menjadi kesempatan bagi Grealish untuk kembali menunjukkan kualitas yang pernah membuat Manchester City rela mengeluarkan £100 juta untuk merekrutnya dari Aston Villa pada 2021.
Usianya kini sudah 30 tahun, tetapi Grealish masih memiliki kesempatan untuk menghidupkan kembali performa terbaiknya.
Everton Sedang Mengalami Perombakan
Kedatangan Grealish juga terjadi di tengah perubahan besar dalam skuad Everton. The Toffees mengawali musim Premier League dengan kemenangan atas Crystal Palace, kemudian bermain imbang melawan Bournemouth. Hasil tersebut membuat mereka berada di posisi ketujuh klasemen.
Namun, pada hari yang sama dengan pengumuman Grealish, Everton juga harus melepas empat pemain. Iliman Ndiaye menjadi salah satu nama terbesar yang pergi setelah menyelesaikan transfer senilai £65 juta ke Manchester City.
Sementara itu, penyerang Beto, yang mencetak sembilan gol di Premier League musim lalu, bergabung dengan klub Serie A, Fiorentina.
Bek Nathan Patterson juga meninggalkan Inggris untuk bergabung dengan Torino. Sementara gelandang Tim Iroegbunam pindah ke Hull, yang baru promosi, dengan kontrak berdurasi lima tahun.
Dengan sejumlah pemain keluar dan Grealish kembali masuk, Everton kini memiliki kombinasi wajah lama dan baru untuk menjalani musim 2026-27.
Bagi Grealish sendiri, targetnya cukup jelas: kembali menikmati sepak bola, menjaga kebugaran, dan membuktikan bahwa ia masih bisa menjadi pemain penting di level Premier League.