JawaPos.com — Udinese diprediksi mampu mengalahkan Venezia dengan skor 2-0 dalam laga putaran kedua Coppa Italia di Friuli pada Rabu (2/9/2026) pukul 23.00 WIB.
Performa awal musim dan keuntungan bermain di kandang membuat tim asuhan Kosta Runjaic lebih diunggulkan, sementara Venezia datang dengan tren negatif setelah menelan dua kekalahan beruntun di Serie A.
Baca Juga: Madura United Banting Harga! Tiket Ekonomi Super League Rp 50 Ribu Dipangkas Jadi Rp 30 Ribu
Mengapa Udinese Lebih Diunggulkan?
Udinese memiliki modal kuat untuk melanjutkan perjalanan di Coppa Italia setelah tampil konsisten pada awal musim 2026/2027.
Tim berjuluk Bianconeri itu mengawali kompetisi dengan menyingkirkan Padova melalui gol Keinan Davis pada babak pertama.
Hasil tersebut mengantar Udinese ke putaran kedua dan berhak menjamu Venezia di Friuli. Jika kembali menang, Udinese berpotensi menghadapi Atalanta pada babak 16 besar Coppa Italia.
Performa Udinese di Serie A juga menjadi alasan utama mereka lebih difavoritkan.
Setelah menahan imbang Como pada pertandingan pembuka, Udinese kemudian meraih kemenangan 3-2 atas Monza dalam pertandingan terakhir.
Catatan tersebut membuat Udinese belum terkalahkan dalam tiga pertandingan kompetitif musim ini, dengan rincian dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Konsistensi itu menjadi modal penting sebelum menghadapi Venezia yang sedang kesulitan mencetak gol di kompetisi domestik.
Baca Juga: Teruslah Bernyanyi saat Kami Kalah! Pesan Bernardo Tavares ke Suporter Persebaya Surabaya
Rekor Pertemuan Jadi Alarm Venezia
Venezia memiliki pekerjaan berat jika ingin membuat kejutan di kandang Udinese.
Sejak kembali ke Serie A pada 2021, kedua tim sudah bertemu empat kali dan Udinese unggul dengan catatan tiga kemenangan berbanding satu milik Venezia.
Rekor tandang Venezia ke markas Udinese juga cukup mengkhawatirkan. Dalam dua kunjungan terakhir ke Friuli, Venezia selalu kalah dan masing-masing pertandingan berakhir dengan kebobolan tiga gol.
Situasi tersebut semakin berat karena Venezia belum mendapatkan satu pun poin dari dua pertandingan Serie A musim ini.
Setelah mengawali kompetisi dengan kekalahan kandang dari Lecce, mereka kembali takluk saat bertandang ke markas AC Milan.
Venezia bahkan belum mencetak gol di Serie A musim ini setelah melewati dua pertandingan. Sebaliknya, Udinese sudah mencetak lima gol dari dua pertandingan liga sehingga memiliki produktivitas yang jauh lebih menjanjikan.
Baca Juga: Bhayangkara FC Ganti Pelatih! Bernardo Tavares Justru Waspadai Ledakan Lawan Persebaya Surabaya
Venezia Bisa Rotasi Pemain Utama
Venezia sebenarnya datang dengan modal kemenangan di putaran pertama Coppa Italia. Mereka mengalahkan Modena setelah dua gol pada fase akhir pertandingan memastikan kemenangan di Stadio Penzo.
John Yeboah dan Akor Adams sama-sama mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Namun, keduanya belum mampu meneruskan ketajaman itu ke Serie A setelah gagal mencatatkan gol dalam dua pertandingan awal.
Pelatih Giovanni Stroppa juga diperkirakan melakukan rotasi karena Venezia harus menghadapi Frosinone pada pertandingan Serie A berikutnya.
Laga tersebut menjadi penting mengingat Frosinone diprediksi menjadi salah satu pesaing Venezia dalam pertarungan menghindari degradasi.
Venezia juga masih kehilangan Marin Sverko dan Andrea Adorante karena cedera. Thierry Correia serta Matias Moreno masih diragukan tampil sehingga pilihan Stroppa di beberapa posisi bisa semakin terbatas.
Baca Juga: Bernardo Tavares Buka Suara! Dukungan Penuh Bonek Temani Pasang Surut Persebaya Surabaya Raih Juara
Udinese Tetap Punya Banyak Pilihan di Lini Depan
Udinese juga tidak turun dengan kekuatan penuh karena beberapa pemain harus menepi.
Nicolo Zaniolo dan Matteo Palma masih absen, sementara Alessandro Zanoli serta Giorgi Chakvetadze juga berada dalam daftar pemain yang tidak bisa dimainkan.
Namun, Kosta Runjaic masih mempunyai sejumlah opsi untuk menjaga ketajaman lini depan. Idrissa Gueye menjadi salah satu kandidat utama setelah tampil sebagai starter ketika Udinese menghadapi Como.
Keinan Davis juga berpeluang kembali dipercaya sejak menit awal setelah mencetak gol saat menghadapi Padova dan menjadi bagian dari kemenangan 3-2 atas Monza.
Vakoun Bayo menjadi alternatif lain jika Runjaic memilih melakukan perubahan di lini depan.
Dengan kedalaman skuad yang relatif lebih baik dan performa yang sedang stabil, Udinese diyakini tidak harus memainkan seluruh pemain terbaiknya untuk mengatasi Venezia.
Kondisi tersebut membuat peluang tuan rumah melaju ke babak 16 besar semakin terbuka.
Prediksi Skor Udinese vs Venezia
Melihat tren kedua tim, Udinese layak menjadi favorit dalam pertandingan Coppa Italia ini.
Keunggulan bermain di Friuli, rekor pertemuan yang positif, serta produktivitas lima gol dalam dua laga Serie A membuat Bianconeri memiliki fondasi lebih kuat.
Venezia memang sudah membuktikan bisa menang di putaran pertama Coppa Italia, tetapi performa mereka di Serie A menjadi persoalan serius.
Dua kekalahan beruntun tanpa mencetak gol menunjukkan lini serang mereka belum menemukan ritme terbaik.
Udinese juga memiliki keuntungan psikologis dari dua kemenangan dalam tiga pertandingan kompetitif musim ini. Karena itu, pertandingan diprediksi berjalan cukup ketat pada babak pertama sebelum kualitas tuan rumah mulai terlihat.
Prediksi akhir: Udinese 2-0 Venezia.
Udinese diperkirakan mampu mengamankan tiket ke babak 16 besar Coppa Italia, sedangkan Venezia kemungkinan kembali harus mengalihkan fokus pada misi bertahan di Serie A.