JawaPos.com - Florian Wirtz mungkin belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi sejak bergabung dengan Liverpool. Namun, Andoni Iraola tidak melihat alasan untuk mulai meragukan pemain internasional Jerman tersebut.
Wirtz kembali menunjukkan kontribusi penting ketika Liverpool bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest di Anfield pada Sabtu sore.
Gelandang berusia 23 tahun itu berperan dalam terciptanya gol pertama Alexander Isak sebelum memberikan assist untuk Victor Munoz yang memastikan Liverpool membawa pulang satu poin.
Hasil tersebut membuat Liverpool tetap belum terkalahkan pada awal musim. Namun, performa Wirtz masih menjadi bahan perbincangan setelah ia mendapat kritik usai tampil kurang meyakinkan dalam pertandingan pembuka melawan Newcastle United.
Melansir Liverpool Echo, bagi Iraola, kritik tersebut bukan alasan untuk mengurangi kepercayaan kepada pemain yang diproyeksikan menjadi sosok penting di posisi nomor 10.
“Florian sangat bagus di ruang ganti,” katanya. “Saya sangat mempercayainya, dan saya pikir kita harus menemukan cara terbaik untuk memanfaatkannya.”
“Posisi saya terhadapnya cukup jelas, dan semakin sering dia bermain bersama kami, semakin baik dia nantinya. Saya hampir tidak ragu.”
Wirtz Mulai Menjawab Keraguan
Wirtz sebenarnya sempat mencetak gol dalam pertandingan melawan Forest. Sayangnya, gol tersebut dianulir setelah pemeriksaan VAR.
Liverpool tertinggal lebih dulu akibat gol Dan Ndoye, sebelum Wirtz menemukan ruang dan mencetak gol yang seharusnya menjadi penyama kedudukan.
Iraola mengakui bahwa babak pertama Liverpool tidak berjalan baik. Namun, ia juga merasa timnya kurang beruntung dengan sejumlah keputusan yang terjadi.
“Mengakui bahwa babak pertama (dari kami) berjalan buruk, kami juga sangat tidak beruntung. Gol mereka jujur saja terlihat offside, tetapi ada tumit seseorang dan ada keputusan VAR.
"Gol dari Florian, Forest tidak protes, lalu ada lagi keputusan VAR yang merugikan mereka."
“Akan sangat menyenangkan bagi Florian dan bagi kami jika bisa mencetak gol dan skor menjadi 1-1 karena itu jelas akan menempatkan kami pada posisi yang lebih baik memasuki babak kedua. Gol kedua (untuk kami) juga ia cetak dengan sangat baik.”
Meski tidak mencetak gol yang sah, Wirtz tetap memiliki pengaruh besar terhadap permainan Liverpool. Pergerakannya membantu membuka ruang, sementara kualitas umpannya menjadi salah satu alasan The Reds mampu mencetak gol penyama kedudukan.
Assist kepada Munoz di menit-menit akhir bahkan menjadi momen penting yang menyelamatkan Liverpool dari kekalahan.
Munoz Kembali Jadi Pembeda
Selain Wirtz, Victor Munoz juga mendapatkan sorotan positif dari Iraola.
Pemain yang didatangkan dengan nilai £34,5 juta dari Osasuna itu mencetak gol pertamanya untuk Liverpool dalam debut penuhnya.
Sebelumnya, Munoz sudah memberikan dampak ketika mendapatkan penalti pada pertandingan melawan Newcastle. Kali ini, ia kembali tampil menentukan dengan mencetak gol penyama kedudukan.
“Saya rasa Victor bermain sangat bagus di kedua pertandingan,” katanya. “Saya suka bahwa terkadang dia tidak mengambil keputusan yang tepat dan meskipun terkadang melakukan beberapa pelanggaran dan semuanya tidak sempurna, dia terus berusaha sepanjang waktu.”
“Dia terus-menerus tampil bagus dan saya sangat menyukai hal itu dari seorang pemain sayap. Beberapa hari lalu dia berkontribusi dengan penalti dan hari ini dengan gol. Dia selalu menjadi ancaman dan secara defensif dia sangat membantu kami. Saya senang dengannya.”
Kegigihan menjadi salah satu aspek yang paling disukai Iraola dari pemain sayap tersebut. Munoz tidak selalu membuat keputusan sempurna, tetapi ia terus aktif mencari peluang dan memberikan tekanan kepada lawan.
Dua pertandingan, dua kontribusi penting. Awal karier Munoz di Liverpool pun terlihat menjanjikan.
Liverpool memang hanya mendapatkan satu poin. Tetapi dari pertandingan tersebut, Wirtz dan Munoz memberikan alasan bagi Iraola untuk tetap optimistis.
Jika keduanya mampu mempertahankan perkembangan positif, Liverpool memiliki dua senjata penting untuk menghadapi perjalanan panjang musim ini.