← Beranda
Pelatih Afrika Pertama di Liga Champions, Yaya Toure Pecahkan Rekor
Andre Rizal HanafiMinggu, 30 Agustus 2026 | 17.24 WIB
Yaya Toure. (Instagram/@realtoureyaya)

 

JawaPos.com - Yaya Toure langsung membuat catatan penting pada awal kariernya sebagai pelatih kepala. Legenda Pantai Gading itu berhasil membawa Slovan Bratislava lolos ke fase liga UEFA Champions League 2026/2027.

Slovan memastikan tiket tersebut setelah mengalahkan wakil Slovenia, NK Celje, dengan agregat 3-2 pada babak play-off. Setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama, Slovan menang 2-1 lewat perpanjangan waktu di leg kedua, Rabu (26/8/2026).

Kemenangan tersebut membuat Toure mencatat sejarah sebagai pelatih Afrika pertama yang membawa sebuah klub ke fase utama atau league phase Liga Champions. Sebelumnya, pelatih Nigeria, Ndubuisi Egbo, memang pernah membawa KF Tirana tampil di kualifikasi Liga Champions pada 2020, tetapi gagal mencapai fase utama.

Baca Juga: Yaya Touré Jadi Pelatih Afrika Pertama yang Membawa Timnya ke Liga Champions

Pencapaian Touré terasa semakin menarik karena Slovan merupakan klub yang baru ditanganinya pada musim panas 2026. Ini juga menjadi pekerjaan pertama Toure sebagai pelatih kepala di level senior setelah sebelumnya menjalani sejumlah peran sebagai asisten pelatih.

Perjalanan Slovan menuju fase liga tidak mudah. Mereka melewati beberapa pertandingan kualifikasi, termasuk menghadapi klub Georgia, Iberia, serta wakil Swedia, Mjällby, sebelum bertemu Celje di babak play-off.

Hasil positif tersebut membuat catatan Toure bersama Slovan tetap impresif. Dari 10 pertandingan sejak mengambil alih tim, pelatih berusia 43 tahun itu mencatat delapan kemenangan dan dua hasil imbang tanpa sekalipun menelan kekalahan.

Baca Juga: Ditunjuk Jadi Pelatih Kepala Slovan Bratislava, Yaya Toure Awali Karir Baru di Slovakia

Momentum tersebut kemudian ditutup dengan kemenangan dramatis atas Celje. Setelah pertandingan berakhir 1-1 dalam waktu normal, Cristian Martinez menjadi penentu kemenangan Slovan pada menit ke-100. Gol itu sekaligus memastikan klub Slovakia tersebut kembali tampil di kompetisi elite Eropa.

Bagi Toure, keberhasilan ini menjadi langkah awal yang sangat menjanjikan dalam perjalanan kepelatihannya. Ia sebelumnya dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik Afrika dengan karier panjang bersama Barcelona dan Manchester City.

Saat masih bermain, Toure meraih sejumlah gelar bergengsi, termasuk Liga Champions bersama Barcelona dan tiga gelar Premier League bersama Manchester City. Bersama Pantai Gading, ia juga menjadi bagian dari tim yang menjuarai Piala Afrika 2015.

Kini, tantangan berbeda menantinya dari pinggir lapangan. Slovan Bratislava telah memastikan tempat di fase liga Liga Champions dan akan berhadapan dengan sejumlah klub besar Eropa. 

Dalam undian fase liga, Slovan bahkan masuk daftar lawan Paris Saint-Germain, salah satu klub yang akan mereka hadapi pada kompetisi musim ini.

Dengan start tanpa kekalahan dan pencapaian bersejarah tersebut, Toure punya kesempatan membangun reputasi baru. Dari legenda lapangan tengah, ia kini mulai menulis cerita sebagai pelatih di panggung terbesar sepak bola Eropa.

EDITOR: Edi Yulianto