← Beranda
Juventus Tekuk Parma, Luciano Spalletti Beri Pujian Khusus untuk Randal Kolo Muani
Aprillia JPMinggu, 30 Agustus 2026 | 16.33 WIB
Juventus tumbangkan Parma dengan skor 2-0. (X/@juventusfcen)

 

JawaPos.com - Juventus melanjutkan start sempurna di Serie A 2026/2027 setelah bungkam Parma dengan skor 2-0. Laga pekan kedua itu belangsung di di Allianz Stadium pada Minggu (30/8). Kemenangan itu membuat Juventus mengoleksi enam poin dari dua pertandingan pertama musim ini.

Pertandingan berjalan cukup berimbang pada babak pertama. Parma bahkan lebih dahulu menciptakan peluang berbahaya dalam 15 menit awal. Sebuah tendangan bebas yang jatuh di dalam kotak penalti Juventus berhasil disambar Christian Ordonez, tetapi tembakannya masih melambung dan melebar dari sasaran.

Juventus kemudian mulai meningkatkan tekanan. Chico Conceicao menjadi pemain yang paling dekat membuka keunggulan bagi tuan rumah, tetapi bola hanya mengenai tiang gawang Parma. Manuel Locatelli lalu mencoba mengirim umpan silang dari area dalam untuk Douglas Luiz, tetapi kiper Parma, Edoardo Corvi, mampu keluar dari sarangnya dan mengamankan bola.

Baca Juga: Prediksi Juventus vs Parma di Serie A: Bianconeri Diunggulkan Menang di Allianz Stadium

Menjelang jeda, Conceicao kembali memperoleh kesempatan melalui tendangan bebas di luar kotak penalti Parma. Tembakannya berhasil melewati pagar hidup, tetapi bola tidak cukup menukik sehingga masih melambung di atas mistar. Juventus kembali memberikan ancaman melalui Douglas Luiz. Namun, Corvi tampil sigap untuk menggagalkan peluang itu. 

Memasuki babak kedua, Juventus tampil lebih agresif. Kombinasi sepak pojok pendek antara Douglas Luiz dan Jeremie Boga membuka ruang bagi serangan berikutnya. Jeremie Boga kemudian mengirim umpan ke arah Jhon Lucumi, tetapi penyelesaian sang pemain masih melambung. Selain itu, percobaan gol dari Randal Kolo Muani dan Jonathan David belum membuahkan hasil.

Luciano Spalletti lalu melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Nico Gonzalez dan Kerim Alajbegovic untuk menggantikan Boga dan David. Keputusan itu langsung memberikan dampak positif. Baru lima menit berada di lapangan, Gonzalez sukses membawa Juventus unggul 1-0 pada menit ke-62.

Baca Juga: Undian Liga Europa: Juventus vs Real Sociedad, Milan Bertemu Benfica

Tembakan keras jarak jauhnya sempat membentur tiang, tetapi Gonzalez dengan cepat menyambar bola liar. Sepakan susulannya sedikit berbelok arah setelah mengenai bek Parma yang membuat Edoardo Corvi gagal menyelamatkan gawangnya.

Parma mencoba merespons dengan cepat. Guglielmo Vicario harus bekerja keras untuk menjaga keunggulan Juventus, termasuk melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang David Romero. Juventus lalu kembali mengendalikan pertandingan. Kolo Muani dan Gonzalez sempat melepaskan tembakan tetapi belum dapat menghasilkan gol kedua.

Juventus akhirnya berhasil menggandakan skor pada menit ke-88. Teun Koopmeiners yang baru masuk menggantikan Andrea Cambiaso langsung mencatatkan namanya di papan skor. Juventus pun mengamankan kemenangan kandang pertamanya musim ini setelah skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang ditiup.

Usai pertandingan, Luciano Spalletti menilai Juventus tampil baik sepanjang pertandingan, baik pada babak pertama maupun kedua. “Saya sangat menyukai cara kami bermain, baik pada babak pertama maupun kedua. Kami memang tidak terlalu baik dalam menemukan ruang yang tepat untuk melakukan kombinasi segitiga dan menciptakan tembakan. Kami juga sedikit tidak terorganisasi di dalam kotak penalti,” kata Spalletti dikutip dari situs resmi klub.

Spalletti menilai Juventus sebenarnya mampu menciptakan banyak peluang, tetapi masih kurang presisi untuk memberikan tekanan yang lebih besar kepada Parma. “Kami mungkin tidak cukup presisi untuk lebih merepotkan mereka, tetapi kami menciptakan banyak peluang,” ujarnya.

Pelatih asal Italia itu juga memberikan penilaian positif terhadap Randal Kolo Muani. “Kolo Muani bisa bermain sendiri atau bersama penyerang lain. Dia cepat, punya kemampuan dan kualitas yang sangat baik. Dia hanya perlu lebih kejam dalam situasi tertentu karena dia memiliki semua yang dibutuhkan untuk membuat perbedaan,” tutur Spalletti.

Saat ini Juventus bertengger di posisi kedua klasemen sementara dan akan menghadapi Pemuncak klasemen AC Milan pada Senin (7/9). Sementara itu, Parma yang saat ini berada di posisi ke-17 akan menghadapi Monza pada Minggu (6/9).

EDITOR: Edi Yulianto