JawaPos.com - Elversberg mencatat sejarah baru dalam sepak bola Jerman setelah menjalani debut di Bundesliga pada Sabtu (29/8/2026). Klub yang berasal dari kota kecil di barat daya Jerman itu langsung membuat kejutan dengan mengalahkan Bayer Leverkusen 3-2.
Hasil tersebut terasa semakin istimewa karena Elversberg beberapa tahun lalu masih bermain di kompetisi regional Jerman. Kini, mereka sudah berada di kasta tertinggi dan mampu mengalahkan salah satu klub besar yang pernah menjadi juara Bundesliga.
Elversberg berasal dari kota yang berada tidak jauh dari perbatasan Jerman dengan Prancis. Kota tersebut hanya memiliki sekitar 13.000 penduduk dan bahkan tidak mempunyai stasiun kereta api.
Baca Juga: Prediksi Skor Elversberg vs Bayer Leverkusen: Die Werkself Bakal Kesulitan Kalahkan Tuan Rumah!
Meski memiliki keterbatasan dibandingkan klub-klub besar di Bundesliga, Elversberg justru mampu membangun perjalanan yang luar biasa. Dalam lima tahun terakhir, mereka mencatat tiga kali promosi hingga akhirnya mencapai kompetisi tertinggi sepak bola Jerman.
Kesuksesan itu tidak datang secara instan. Klub membangun fondasi secara bertahap dengan mengandalkan pencarian dan pengembangan pemain muda. Salah satu sosok penting di balik proses tersebut adalah Ole Book.
Book bergabung dengan Elversberg pada 2017 sebagai pencari bakat. Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi direktur olahraga.
Baca Juga: Bayern Munchen Pesta Gol, VfB Stuttgart Tumbang 1-5 di Laga Perdana Bundesliga 2026/2027
Kemampuannya menemukan pemain muda berbakat menjadi salah satu faktor yang membantu Elversberg berkembang.
Nick Woltemade menjadi salah satu contoh pemain yang pernah mendapatkan panggung di Elversberg. Ia bergabung dengan status pinjaman dari Werder Bremen II pada 2022 dan mencetak 10 gol dalam semusim.
Woltemade kemudian melanjutkan karier ke Stuttgart sebelum akhirnya pindah ke Newcastle United dengan nilai transfer mencapai 69 juta poundsterling pada musim panas tahun lalu.
Book sendiri kini sudah meninggalkan Elversberg. Borussia Dortmund menunjuknya sebagai direktur olahraga pada April 2026. Meski begitu, kepergiannya tidak membuat Elversberg mengubah identitas klub.
Direktur teknis Elversberg, Josef Welzmuller, menegaskan klub akan tetap mengandalkan filosofi yang sama. Menurutnya, keberanian, intensitas, dan kecerdasan menjadi tiga fondasi utama dalam permainan mereka.
Pelatih Vincent Wagner juga menyadari besarnya tantangan yang dihadapi timnya. Ia bahkan menyebut perjuangan bertahan di Bundesliga seperti "perjalanan ke Mars".
Baca Juga: Bomber Schalke 04 Edin Dzeko Berpeluang Pecahkan Rekor Pencetak Gol Tertua Bundesliga
Namun, kemenangan atas Bayer Leverkusen memberikan sinyal bahwa Elversberg tidak datang ke Bundesliga hanya untuk menjadi pelengkap. Mereka ingin bersaing dengan kemampuan yang dimiliki.
Pramusim panjang dan intensif telah dilakukan. Klub juga mempertahankan sebagian besar pemain yang dianggap penting serta memperkuat skuad sesuai kebutuhan.
Bagi masyarakat Elversberg, perjalanan klub tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Bendera klub mulai terlihat di berbagai sudut kota dan warga mengenakan jersey maupun merchandise Elversberg.
Baca Juga: Kevin Diks hingga Raphael Obermair, Asia Tenggara Punya 3 Wakil di Bundesliga
Kini, setelah mengawali Bundesliga dengan kemenangan 3-2 atas Leverkusen, Elversberg memiliki alasan untuk bermimpi lebih jauh.
Klub dari kota kecil itu sudah membuktikan bahwa ukuran kota dan besarnya anggaran bukan satu-satunya penentu keberhasilan di sepak bola.