JawaPos.com - Tottenham Hotspur kembali menelan kekalahan pada awal musim Premier League 2026/2027 saat menjamu Newcastle United di Tottenham Hotspur Stadium pada Sabtu (29/8).
Spurs takluk 0-2 setelah kebobolan dua gol pada babak kedua. Lebih buruk lagi, tim asuhan Roberto De Zerbi belum mencetak satu gol pun dan saat ini berada di dasar klasemen sementara.
Sementara itu, setelah berakhir imbang melawan Liverpool pada pekan pertama, Matthias Jaissle akhirnya mencatatkan kemenangan pertamanya bersama Newcastle United.
Baca Juga: Prediksi Tottenham Hotspur vs Newcastle United: Savinho dan Omar Marmoush Siap Bermain
Hasil itu membuat Newcastle duduk di posisi ketiga klasemen. Pertandingan berlangsung ketat pada babak pertama. Kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih sehingga skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Anthony Elanga memecah kebuntuan pada menit ke-62. Penyerang Newcastle itu melepaskan tembakan yang mengenai bagian dalam tiang sebelum bola bersarang di gawang Tottenham.
Gol itu menjadi gol kedua Elanga dalam dua pertandingan Premier League. Sebelumnya, pemain asal Swedia itu juga mencetak gol saat Newcastle menghadapi Liverpool pada pekan pembuka.
Tottenham semakin terpuruk 10 menit kemudian. Yoane Wissa mencetak gol spektakuler lewat tendangan salto dari jarak dekat untuk membawa Newcastle unggul 2-0.
Baca Juga: Tottenham Hotspur Rampungkan Perekrutan Omar Marmoush dengan Status Pinjaman dari Manchester City
Spurs berusaha memberikan respons, tetapi tidak mampu membongkar pertahanan Newcastle. Hingga pertandingan berakhir, skor 0-2 tetap bertahan dan Tottenham harus menerima kekalahan kedua secara beruntun musim ini.
Tottenham sendiri telah menghabiskan sekitar GBP 320 juta (Rp 7,6 triliun) di bursa transfer musim panas. Namun, investasi besar itu belum memberikan hasil instan di Premier League. Roberto De Zerbi mengakui bahwa mentalitas menjadi persoalan terbesar yang harus segera dibenahi.
“Anda benar, ya. Ini masalah terbesar, tantangan terbesar, target terbesar adalah menemukan mentalitas yang tepat. Sayangnya, Anda tidak bisa membeli mentalitas di bursa transfer. Sepak bola seperti sihir. Anda bisa mengubah banyak pemain dalam satu jendela transfer dan langsung menemukan keseimbangan, atau membutuhkan lebih banyak waktu,” kata De Zerbi dikutip dari Sky Sports.
De Zerbi berharap proses membangun tim baru di Tottenham dapat berlangsung secepat mungkin. Ia tetap yakin proyek klub itu akan memberikan hasil positif.
“Saya ingin mencapai target ini dengan cepat, sesegera mungkin, karena itu sangat penting untuk bermain sepak bola. Namun, rencana dan proyek klub, apa yang kami lakukan untuk membangun kembali tim baru dengan pemain-pemain baru, adalah rencana dan proyek yang hebat. Saya tidak meragukan hasil dari proyek ini,” tutur De Zerbi.
Baca Juga: Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Pelatih asal Italia itu juga menegaskan Tottenham tidak akan mengulangi kisah dua musim sebelumnya. Pasalnya, dalam dua musim terakhir, Spurs sama-sama mengakhiri Premier League di posisi ke-17.
“Saya kecewa dengan hasilnya dan saya meminta maaf kepada para penggemar serta lingkungan klub. Setelah dua kekalahan, mungkin ada yang berpikir ini adalah cerita yang sama seperti dua musim terakhir. Saya tidak ragu bahwa ini bukan seperti itu. Saya tidak akan mengubah pandangan saya hanya karena dua kekalahan,” kata De Zerbi.
De Zerbi pun menyadari bahwa skuad Tottenham belum sepenuhnya siap untuk bersaing sesuai harapan. “Saya minta maaf untuk klub karena mereka sedang membangun skuad yang hebat, tetapi mungkin sekarang kami belum siap, karena banyak alasan,” pungkasnya.