← Beranda
Eks Wasit Premier League Kritik Lemparan Delap di Penalti Nottingham Forest
Andre Rizal HanafiMinggu, 30 Agustus 2026 | 14.19 WIB
Wasit Inggris, Mark Halsey. (istimewa)

 

JawaPos.com - Mantan wasit Premier League, Mark Halsey, menilai ada satu momen yang luput dari perhatian dalam insiden penalti Nottingham Forest saat menghadapi Liverpool di Anfield.

Forest mendapat hadiah penalti setelah kiper Liverpool, Alisson, keluar dari area pertahanannya untuk menghadang Neco Williams. Dalam duel tersebut, Alisson dianggap melakukan kontak dengan Williams sehingga wasit menunjuk titik putih.

Keputusan itu sempat diperiksa oleh Video Assistant Referee (VAR). Namun, penalti tetap diberikan dan Forest mendapatkan keuntungan dari keputusan tersebut.

Baca Juga: Chelsea Raup Untung Besar, Liam Delap Dijual ke Nottingham Forest Rp 1 Triliun

Halsey sepakat dengan keputusan wasit yang memberikan penalti. Menurutnya, kontak antara Alisson dan Williams cukup jelas sehingga keputusan untuk menunjuk titik putih memang beralasan.

“Menurut saya, jelas terjadi kontak dengan pemain Nottingham Forest,” ujar Halsey seperti dikutip SunSport.

Meski begitu, mantan pengadil pertandingan tersebut melihat ada persoalan lain yang terjadi beberapa saat sebelum insiden penalti. Perhatian Halsey tertuju pada lemparan ke dalam yang dilakukan Liam Delap.

Baca Juga: Xabi Alonso Atasi Skuad Gemuk Chelsea, Liam Delap dan Nicolas Jackson Terdepak dari Tim Utama

Halsey mempertanyakan apakah lemparan tersebut sudah dilakukan sesuai dengan Laws of the Game. Dalam aturan sepak bola, pemain yang melakukan lemparan ke dalam harus menggunakan kedua tangan dan melepaskan bola dari belakang serta melewati atas kepala.

Selain itu, kedua kaki pemain harus berada di tanah ketika bola dilempar. Kaki juga harus berada di garis atau di belakang garis lapangan.

Dalam tayangan ulang, salah satu kaki Delap terlihat seperti tidak menyentuh tanah ketika melakukan lemparan. Namun, Halsey mengakui rekaman yang tersedia belum cukup jelas untuk memastikan bahwa pemain Forest tersebut benar-benar melakukan pelanggaran.

“Liam Delap terlihat seperti mengangkat salah satu kakinya, tetapi jelas tidak konklusif,” kata Halsey.

Karena itu, Halsey tidak menyebut lemparan Delap sebagai sebuah pelanggaran yang pasti. Ia hanya menilai kejadian tersebut layak menjadi bahan pembicaraan, terlebih karena lemparan itu menjadi bagian dari rangkaian serangan yang kemudian menghasilkan penalti.

Kontroversi penalti tersebut semakin menarik karena Liverpool sebelumnya dibuat kesal oleh proses pergantian pemain.

Baca Juga: Chelsea Siap Lepas Liam Delap dan Emmanuel Emegha, Dua Rekrutan Mahal Tak Lagi Masuk Rencana Xabi Alonso

Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, diketahui ingin melakukan tiga pergantian pemain. Namun, proses tersebut mengalami keterlambatan karena ofisial keempat belum menyiapkan papan pergantian.

Iraola bahkan mengkritik durasi proses pergantian pemain setelah pertandingan. Menurutnya, seorang ofisial profesional seharusnya tidak membutuhkan waktu selama itu untuk menjalankan pergantian pemain.

Liverpool merasa situasi tersebut cukup merugikan karena Forest kemudian memperoleh kesempatan yang berujung pada penalti.

Baca Juga: Chelsea Pertimbangkan Jual Liam Delap, Newcastle United hingga Tottenham Hotspur Berebut Tanda Tangan

Alisson juga menunjukkan rasa frustrasinya setelah pertandingan. Kiper asal Brasil itu terlihat menendang papan pergantian pemain sebagai bentuk kekecewaan.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Halsey tetap menilai penalti untuk Nottingham Forest sebagai keputusan yang tepat. Namun, legalitas lemparan Delap membuat rangkaian kejadian sebelum penalti menjadi sorotan tersendiri.

Dengan rekaman yang belum memberikan bukti kuat, perdebatan mengenai lemparan tersebut kemungkinan masih akan berlanjut.

Satu hal yang jelas, keputusan penalti di Anfield meninggalkan lebih dari satu pertanyaan bagi Liverpool maupun penggemar sepak bola.

EDITOR: Edi Yulianto