← Beranda
Manchester City Raup Rp 6,4 Triliun dari Penjualan Pemain, Era Baru Dimulai Setelah Guardiola Pergi
Andre Rizal HanafiMinggu, 30 Agustus 2026 | 04.50 WIB
Manchester City berhasil tekuk Bournemouth 2-1. (X/@ManCity)

 

JawaPos.com - Manchester City menjalani bursa transfer musim panas 2026 dengan cara yang tidak biasa. Kepergian Pep Guardiola setelah 10 tahun menangani klub ikut membuka jalan bagi perubahan besar dalam komposisi skuad The Citizens.

Bukan hanya mendatangkan pemain baru, Manchester City justru mencatat rekor fantastis dari aktivitas penjualan pemain. Hingga saat ini, klub telah mengantongi pemasukan sekitar 336,9 juta euro atau setara Rp 6,4 triliun dari penjualan pemain.

Angka tersebut menjadi rekor baru Manchester City. Sebelumnya, pemasukan tertinggi klub dari penjualan pemain terjadi pada musim 2022/2023 dengan nilai 161,9 juta euro.

Artinya, pendapatan City pada musim panas tahun ini sudah lebih dari dua kali lipat dibandingkan rekor sebelumnya.

Fenomena tersebut tidak lepas dari perubahan besar yang terjadi di Etihad Stadium setelah Guardiola meninggalkan klub. Sejumlah pemain yang menjadi bagian penting dari era kejayaan City mulai dilepas.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Savinho. Pemain asal Brasil tersebut dijual ke Tottenham Hotspur dengan nilai sekitar 88 juta euro. Transfer itu membuat Savinho menjadi pemain dengan nilai penjualan tertinggi dalam sejarah Manchester City.
Sebelumnya, rekor tersebut dipegang Julian Alvarez yang dilepas ke Atletico Madrid dengan nilai 75 juta euro.

Selain Savinho, City juga melepas Tijjani Reijnders ke Al Qadsiah dengan nilai sekitar 61 juta euro. Sementara Rodri Hernandez kembali ke Spanyol setelah Barcelona menebusnya dengan harga sekitar 60 juta euro.

Nico Gonzalez juga masuk dalam daftar penjualan terbesar City. Gelandang tersebut pindah ke Newcastle United dengan nilai transfer sekitar 56 juta euro.

James Trafford turut meninggalkan klub setelah Leeds United memboyongnya dengan biaya 47 juta euro. Nilai tersebut membuat Trafford tercatat sebagai kiper Inggris termahal sepanjang sejarah.

Meski melepas banyak pemain, Manchester City tetap aktif memperkuat skuad. Klub telah menghabiskan sekitar 274 juta euro untuk mendatangkan pemain baru pada musim panas ini.

Elliot Anderson menjadi pembelian termahal dalam sejarah City setelah didatangkan dengan nilai 135 juta euro. Sementara Ayyoub Bouaddi direkrut seharga 95 juta euro dan menjadi pemain berusia 18 tahun termahal yang pernah dibeli.

Perubahan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Enzo Maresca. Pelatih asal Italia tersebut ditunjuk sebagai penerus Guardiola dan diharapkan melanjutkan identitas permainan Manchester City.

Maresca memang pernah bekerja bersama Guardiola pada musim 2022/2023. Namun, ia menegaskan tidak ingin menjadi sekadar penerus yang meniru gaya mantan pelatih Barcelona tersebut.

"Saya tidak di sini untuk mencoba menjadi salinan siapa pun. Setiap pelatih berbeda," ujar Maresca.

Menariknya, aktivitas Manchester City di bursa transfer belum berakhir. Allan dari Palmeiras disebut segera bergabung dengan nilai transfer sekitar 40 juta euro untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Savinho.

Selain itu, City juga masih dikaitkan dengan Enzo Fernandez. Jika transfer tersebut terealisasi, nilainya berpotensi melewati rekor pembelian Elliot Anderson.

Dengan empat atau lima hari tersisa sebelum bursa transfer ditutup, Manchester City masih berpeluang membuat kejutan. Setelah era Guardiola berakhir, The Citizens kini mulai memasuki fase baru dengan skuad yang mengalami perombakan cukup besar.

EDITOR: Banu Adikara