JawaPos.com - Musim Liga Champions 2026/27 semakin dekat. Setelah seluruh lawan di fase liga diketahui, sebuah superkomputer mencoba memprediksi bagaimana klasemen akhir fase pertama kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut akan terlihat.
Paris Saint-Germain kembali menjadi salah satu favorit utama setelah meraih dua gelar Liga Champions secara beruntun.
Namun, perjalanan mereka untuk mempertahankan trofi diprediksi tidak akan mudah karena ada sejumlah raksasa lain yang siap mengadang, seperti Arsenal, Bayern Munich, Barcelona, Manchester City, Inter Milan, dan Real Madrid.
Memasuki edisi ketiga dengan format fase liga, setiap pertandingan menjadi semakin penting. Tidak ada lagi pembagian grup tradisional, sehingga konsistensi sepanjang fase awal bisa menentukan apakah sebuah klub langsung melaju ke babak 16 besar, harus melalui play-off, atau bahkan tersingkir.
Melansir Give Me Sport, analis data Football Ranked menggunakan statistik, tingkat kesulitan lawan, serta ribuan simulasi untuk memprediksi posisi akhir 36 peserta.
Posisi 36-28: Debutan Hadapi Ujian Berat
Sabah FK diprediksi menjadi penghuni dasar klasemen. Klub Azerbaijan tersebut memang akan mencatat sejarah dengan tampil untuk pertama kalinya di Liga Champions, tetapi jadwal yang sangat berat membuat peluang mereka untuk mengumpulkan poin diperkirakan cukup kecil.
Slovan Bratislava juga diprediksi kesulitan dan hanya diperkirakan meraih 3,7 poin. Shakhtar Donetsk berada sedikit di atas mereka dengan proyeksi 4,9 poin.
LASK dan Slavia Prague masing-masing diperkirakan mengumpulkan 5,6 dan 5,7 poin.
Di antara klub-klub tersebut, Shakhtar bahkan harus memainkan pertandingan kandang mereka di Stamford Bridge karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk menggelar laga di Ukraina.
Posisi 27-19: Persaingan Menuju Play-off
Villarreal, Club Brugge, dan Real Betis menjadi tiga klub yang diprediksi harus berjuang keras untuk mendapatkan tempat di babak berikutnya.
Villarreal diperkirakan mengoleksi sembilan poin, Club Brugge 9,3 poin, sementara Real Betis 9,6 poin. Menariknya, Betis diprediksi gagal lolos karena selisih gol, meski memiliki jumlah poin yang cukup kompetitif.
RC Lens di posisi ke-24 juga diperkirakan mengumpulkan poin yang sama dengan tim di bawahnya. Situasi tersebut membuat pertandingan terakhir melawan Slavia Prague berpotensi menjadi sangat menentukan.
Bodo/Glimt, RB Leipzig, dan Fenerbahce diprediksi memiliki peluang lebih baik untuk mengamankan tiket menuju babak play-off.
Sementara itu, Atletico Madrid justru diprediksi berada di posisi ke-19. Ini cukup mengejutkan mengingat pasukan Diego Simeone berhasil mencapai semifinal musim lalu.
Posisi 18-10: Como Jadi Kejutan
Como menjadi salah satu tim yang menarik perhatian dalam prediksi ini.
Klub yang berkembang pesat di bawah Cesc Fabregas tersebut diperkirakan mengumpulkan 11 poin. Perjalanan Como dari klub yang relatif kecil hingga menembus Liga Champions menjadi salah satu kisah menarik sepak bola Eropa dalam beberapa tahun terakhir.
Porto dan PSV juga diprediksi mengoleksi poin yang sama. Sporting CP berada di posisi ke-15 dengan proyeksi 11,7 poin, sedikit di belakang Roma dengan 12 poin dan Napoli dengan 12,5 poin.
Borussia Dortmund menempati posisi ke-12. Sementara itu, Stuttgart nyaris masuk 10 besar meski memiliki salah satu jadwal paling mudah berdasarkan peringkat lawan.
Aston Villa melengkapi kelompok 10 besar. Sebagai juara Liga Europa, posisi tersebut tentu menjadi hasil yang cukup menjanjikan meskipun mereka mengawali musim domestik dengan kekalahan telak 4-0 dari Brighton.
Posisi 9-1: Para Raksasa Mendominasi
Manchester United diprediksi menjadi tim yang paling dekat dengan delapan besar. Namun, posisi kesembilan membuat mereka harus melalui satu pertandingan play-off tambahan untuk mencapai babak 16 besar.
Barcelona dan Liverpool diprediksi berada di atas Manchester United dan masuk delapan besar.
Inter Milan menempati posisi keenam. Prediksi tersebut memperlihatkan bahwa juara Serie A itu masih dianggap sebagai salah satu kekuatan utama Eropa setelah dua kali mencapai final Liga Champions dalam lima musim terakhir.
Real Madrid berada di posisi kelima dengan proyeksi 16,9 poin, sebuah peningkatan dibandingkan posisi kesembilan yang mereka tempati musim lalu.
Kedatangan José Mourinho diharapkan mampu membawa Los Blancos kembali menjadi penantang serius untuk trofi.
Manchester City juga diprediksi meraih 16,9 poin, menunjukkan bahwa pasukan Pep Guardiola masih dipandang sebagai salah satu kandidat utama untuk melaju jauh.
Di posisi ketiga terdapat PSG. Sang juara bertahan diperkirakan mengoleksi 1,3 poin lebih sedikit dibandingkan pemuncak klasemen fase liga.
Arsenal berada di posisi kedua. Setelah menjadi pemuncak fase liga musim lalu dan berhasil mencapai final, The Gunners kembali diprediksi berada di jajaran teratas.
Namun, menurut simulasi superkomputer, Bayern Munich akan menjadi tim yang finis di posisi pertama.
Prediksi 10 Besar Fase Liga Champions 2026/27
-
Bayern Munich
-
Arsenal
-
Paris Saint-Germain
-
Manchester City
-
Real Madrid
-
Inter Milan
-
Liverpool
-
Barcelona
-
Manchester United
-
Aston Villa
Prediksi ini tentu belum menjadi gambaran pasti tentang apa yang akan terjadi. Format fase liga membuat hasil satu atau dua pertandingan saja bisa mengubah posisi secara signifikan.
Namun, jika simulasi tersebut mendekati kenyataan, persaingan di papan atas akan kembali mempertemukan nama-nama besar Eropa. Bayern, Arsenal, PSG, Manchester City, Real Madrid, dan Inter Milan diperkirakan menjadi tim yang paling siap memperebutkan posisi teratas.
Sementara itu, bagi klub seperti Manchester United, posisi kesembilan akan membuat perjalanan menuju babak 16 besar menjadi sedikit lebih panjang.
Pada akhirnya, superkomputer hanya bisa menghitung berdasarkan data. Jawaban sebenarnya baru akan terlihat ketika pertandingan dimulai.