← Beranda
Barcelona Tanggapi Pernyataan Gil Marín soal Transfer Julián Álvarez
M Shofyan Dwi KurniawanMinggu, 30 Agustus 2026 | 02.13 WIB
Juliaan Alvarez / ig @juliaanalvarez

JawaPos.com - Saga transfer Julián Álvarez dan Barcelona kembali memanas. Kali ini, pihak Barcelona memberikan respons langsung terhadap pernyataan keras CEO Atlético Madrid, Miguel Ángel Gil Marín.

Sebelumnya, Gil Marín mengungkapkan kemarahannya terhadap pendekatan Barcelona kepada Álvarez. Ia bahkan mengaku "muak" dengan apa yang disebutnya sebagai "kurangnya etika dan profesionalisme" Barcelona sepanjang musim panas.

Komentar tersebut kemudian mendapat balasan dari wakil presiden olahraga Barcelona, Rafa Yuste.

Baca Juga: Enzo Maresca Puji Rayan Cherki Usai Man City Menang Telak atas Crystal Palace

Yuste Nilai Gil Marín Sudah Keterlaluan

Melansir Barca Blaugranes, Yuste mengaku terkejut mendengar pernyataan Gil Marín. Ia merasa komentar tersebut sudah melewati batas dan tidak mencerminkan rasa hormat yang seharusnya ada antara dua klub besar Spanyol.

“Yang mengejutkan saya adalah, mengingat saya mengenal Gil Marín, dia membuat pernyataan-pernyataan ini,” katanya.

“Itu tidak sopan, tidak menghormati. Saya ingin mengatakan bahwa presiden kami, departemen olahraga kami, seluruh klub, telah menjadi contoh kerja keras dan profesionalisme selama bertahun-tahun. Kata-kata ini melewati batas. Saya sama sekali tidak mengerti maksudnya.”

Yuste kemudian mendapat pertanyaan yang lebih penting: apakah Barcelona masih berusaha mendapatkan Álvarez atau sudah menyerah?

Barcelona Belum Menutup Pintu untuk Álvarez

Barcelona memang menghadapi situasi sulit. Atlético sudah berkali-kali menegaskan bahwa mereka tidak berniat menjual penyerang Argentina tersebut ke klub Catalan pada musim panas ini.

Namun, Yuste tidak memberikan jawaban yang benar-benar menutup peluang transfer.

“Bursa transfer akan ditutup dalam beberapa hari lagi, dan itu saja. Saya merasa sangat buruk tentang ini, sungguh. Yang harus saya lakukan adalah membela klub dan para profesional, seperti Deco dan Bojan,” tambahnya.

“Ini sudah melewati batas. Kami menghormati Atlético sebagai sebuah institusi dan semua pemain sepak bola di dunia. Jika seorang pemain ingin datang, kami akan senang.”

Pernyataan terakhir tersebut cukup menarik. Barcelona tetap menunjukkan rasa hormat kepada Atlético, tetapi pada saat yang sama tidak sepenuhnya menutup kemungkinan Álvarez berlabuh di Camp Nou.

Masa Depan Álvarez Makin Rumit

Situasi Álvarez sendiri semakin pelik. Sang penyerang diketahui ingin meninggalkan Atlético dan disebut tertarik dengan kemungkinan bergabung dengan Barcelona. Masalahnya, Atlético tidak memiliki keinginan yang sama.

Klub Madrid tersebut sudah berjanji tidak akan menjual Álvarez kepada Barcelona musim panas ini. Kondisi tersebut membuat pemain Argentina itu berada di posisi sulit, terlebih saga transfer ini mulai berdampak pada hubungannya dengan para pendukung Atlético.

Arsenal juga masih disebut tertarik kepada Álvarez. Namun, pemain berusia 26 tahun itu kabarnya tidak berminat kembali ke Premier League.

Dengan bursa transfer yang tinggal menyisakan beberapa hari, waktu Barcelona untuk menemukan solusi semakin sedikit. Jika tidak ada perubahan besar, Álvarez kemungkinan harus menghadapi kenyataan untuk bertahan di Metropolitano, meski masa depannya bersama Atlético masih penuh tanda tanya.

Saga ini pun belum benar-benar berakhir. Barcelona masih membuka pintu, Atlético tetap menolak, sementara Álvarez berada di tengah-tengah konflik yang semakin panas.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho