JawaPos.com - Lamine Yamal seharusnya menikmati malam yang menyenangkan setelah Barcelona membuka musim La Liga 2026/27 dengan kemenangan telak 5-0 atas Elche.
Namun, perhatian justru tertuju kepada sang pemain sayap. Yamal terlihat cukup kesal setelah ditarik keluar oleh Hansi Flick sekitar satu jam pertandingan berjalan.
Kamera bahkan menangkap ekspresi sedih pemain berusia 19 tahun tersebut ketika sudah berada di bangku cadangan.
Baca Juga: Resmi Gabung Lamine Yamal Cs, Kiper Kroasia Dominik Livakovic Tak Sabar Bela Barcelona
Situasi itu langsung memunculkan berbagai spekulasi. Apakah Yamal kecewa karena diganti? Atau ada sesuatu yang lebih serius di balik ekspresinya? Kini, muncul dugaan bahwa masalahnya mungkin tidak berkaitan langsung dengan keputusan Flick.
Yamal Diduga Sedih karena Tiga Sahabatnya
Yamal merupakan salah satu pemain paling penting di Barcelona. Karena itu, perubahan suasana hatinya tentu langsung menarik perhatian para pendukung.
Ketika meninggalkan lapangan dalam pertandingan melawan Elche dan kemudian terlihat seperti hendak menangis di bangku cadangan, kekhawatiran pun muncul.
Melansir Give Me Sport, presenter televisi Spanyol Josep Pedrerol bahkan mengungkapkan bahwa pihak klub disebut ingin berbicara langsung dengan Yamal mengenai ekspresinya.
"Saya diberitahu di klub bahwa mereka akan menanyakan hal itu langsung kepadanya besok, karena mereka telah menerima foto-foto yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, dan mereka akan bertanya kepadanya apakah semuanya baik-baik saja," kata Pedrerol di acara El Chiringuito.
Namun, ada dugaan lain yang cukup menarik. Tokoh media Barcelona, Jota Jordi, mengatakan bahwa kesedihan Yamal mungkin berkaitan dengan kemungkinan kehilangan tiga orang terdekatnya di ruang ganti.
Alejandro Balde, Marc Casado, dan Hector Fort sama-sama berkembang di akademi La Masia bersama Yamal. Ketiganya juga disebut memiliki hubungan dekat dengan sang pemain.
"Mereka seperti saudara baginya, dan saya diberitahu bahwa itu menyakiti Lamine," kata Jordi di El Chiringuito.
Situasi ketiganya memang sedang menjadi perhatian. Balde dikaitkan dengan Manchester United, sementara masa depan Casado dan Fort juga belum sepenuhnya jelas.
Jika benar demikian, bukan hal aneh jika Yamal merasa terpukul. Ketiganya bukan sekadar rekan setim, tetapi orang-orang yang tumbuh bersamanya sejak masa akademi.
Flick Punya Penjelasan Sederhana
Hansi Flick sendiri memilih untuk tidak membesar-besarkan ekspresi Yamal. Ketika ditanya mengenai reaksi pemainnya setelah ditarik keluar, pelatih asal Jerman itu memberikan jawaban yang cukup diplomatis.
"Wajar jika dia ingin bermain. Ketika Anda seorang juara sejati, Anda selalu berusaha untuk memenangkan gelar berikutnya," katanya kepada media Spanyol setelah pertandingan melawan Elche.
"Itulah sikapnya. Setiap pemain di tim ini sangat ingin memenangkan gelar liga ketiga berturut-turut. Kami siap, dan kami akan berjuang untuk itu."
Dari sudut pandang Flick, ekspresi kecewa Yamal bisa saja merupakan bagian dari mentalitas seorang pemain yang selalu ingin berada di lapangan. Dan itu sebenarnya bukan sesuatu yang mengkhawatirkan.
Belum Ada Alasan untuk Panik
Barcelona sendiri tidak memiliki alasan untuk mengeluh setelah pertandingan tersebut. Flick membawa timnya meraih kemenangan 5-0, dengan Raphinha dan Fermín López masing-masing mencetak dua gol, sementara Karim Adeyemi turut mencatatkan namanya di papan skor.
Yamal memang tidak memberikan kontribusi gol dalam pertandingan tersebut, tetapi satu penampilan yang kurang maksimal tidak lantas berarti ada masalah besar dengan sang pemain.
Bisa saja ia frustrasi karena diganti. Bisa juga ia sedang memikirkan situasi tiga sahabat dekatnya di klub. Untuk saat ini, belum ada konfirmasi bahwa Yamal memiliki masalah serius dengan Barcelona atau Hansi Flick.
Yang jelas, ekspresi murungnya telah membuat banyak orang bertanya-tanya. Dan jika memang kepergian Balde, Casado, serta Fort menjadi penyebabnya, Barcelona mungkin perlu memberikan perhatian lebih kepada pemain muda yang sudah menjadi salah satu wajah utama klub tersebut.