JawaPos.com — Real Madrid mengincar kemenangan ketiga beruntun saat menjamu Malaga pada pekan ketiga LaLiga 2026/2027 di Santiago Bernabeu, Minggu (30/8/2026) pukul 22.00 WIB.
Pasukan Jose Mourinho datang dengan modal enam poin dari dua laga, sedangkan Malaga baru mengoleksi satu poin dan berpotensi menghadapi tekanan besar di markas tim yang tengah mengejar gelar.
Real Madrid Ingin Jaga Start Sempurna
Real Madrid berpeluang mengawali musim LaLiga 2026/2027 dengan sembilan poin dari tiga pertandingan jika mampu menaklukkan Malaga di Santiago Bernabeu.
Baca Juga: Prediksi Skor Real Madrid vs Malaga di Liga Spanyol: Los Blancos Dijagokan Menang
Dua kemenangan sebelumnya memperlihatkan Los Blancos mulai menemukan bentuk permainan terbaik di bawah Mourinho.
Pada laga pembuka, Real Madrid menang tipis 2-1 di markas Espanyol melalui gol Jude Bellingham dan Carlos Espi.
Hasil tersebut kemudian dilanjutkan dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Real Sociedad, sekaligus menjadi panggung Kylian Mbappe untuk mencetak hat-trick.
Baca Juga: José Mourinho Tegaskan Endrick Masih Bertahan di Real Madrid
Mbappe menjadi ancaman utama Malaga setelah langsung menunjukkan ketajamannya pada pertandingan kedua.
Vinicius Junior juga mencatatkan namanya di papan skor saat Real Madrid mulai memperlihatkan kombinasi lini depan yang semakin berbahaya.
Real Madrid kini menempati posisi kedua klasemen dengan enam poin dari dua pertandingan.
Setelah terakhir kali menjuarai LaLiga pada musim 2023-2024, ambisi merebut kembali mahkota membuat setiap pertandingan kandang menjadi kesempatan penting untuk terus menjaga momentum.
Mengapa Malaga Berpotensi Kesulitan?
Malaga datang ke Santiago Bernabeu dengan catatan satu hasil imbang dan satu kekalahan dalam dua pertandingan pertama setelah kembali ke kasta tertinggi.
Mereka kalah 0-2 dari Atletico Madrid pada laga pembuka sebelum bermain 1-1 melawan Deportivo La Coruna.
Baca Juga: José Mourinho Sudah Memilih Empat Bek Andalannya di Real Madrid
Pertemuan dengan Deportivo memiliki cerita tersendiri karena kedua klub sama-sama pernah terdegradasi dari LaLiga pada 2018.
Setelah bertahun-tahun berjuang di luar kompetisi tertinggi, keduanya akhirnya kembali bersua sebagai tim promosi pada musim 2026/2027.
Malaga memastikan tiket promosi setelah finis di posisi keempat Segunda Division musim lalu.
Mereka kemudian mengalahkan Almeria di play-off melalui agregat 2-1 setelah bermain imbang tanpa gol pada leg pertama dan menang 2-1 di laga tandang.
Baca Juga: Usai Cetak Hattrick untuk Real Madrid, Kylian Mbappe Kirim Sinyal Romantis kepada Ester Exposito
Namun, sejarah pertemuan dengan Real Madrid menjadi persoalan besar. Malaga tidak pernah menang dalam 11 pertemuan terakhir melawan Real Madrid, dengan catatan sembilan kekalahan dan dua hasil imbang.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada April 2018. Saat itu, Malaga yang bertindak sebagai tuan rumah harus menerima kekalahan 1-2 dari Real Madrid.
Sederet Pemain Absen di Kedua Tim
Real Madrid masih belum bisa menurunkan beberapa pemain karena cedera. Rodrygo masih menjalani pemulihan cedera ligamen cruciate, sedangkan Ferland Mendy disebut semakin dekat dengan comeback.
Eder Militao sudah kembali berlatih setelah mengalami cedera hamstring parah. Bek tersebut menargetkan kembali tampil dalam pertandingan kompetitif setelah jeda internasional mendatang.
Raul Asencio, Thiago Pitarch dan Endrick juga masih menepi masing-masing karena masalah tulang kering, lutut dan otot. Aurelien Tchouameni turut absen akibat cedera otot dan diperkirakan baru kembali pada awal September.
Di kubu Malaga, Adriano Nino masih berkutat dengan cedera paha, sementara Diego Murillo menjalani pemulihan dari cedera ligamen cruciate. Fernando Calero juga harus absen akibat patah tulang rusuk.
Moussa Diarra tidak tersedia karena cedera soleus pada kaki kanan. Aaron Ochoa bahkan dijadwalkan menjalani operasi akibat robekan meniskus sehingga harus menepi dalam waktu cukup lama.
Baca Juga: 3 Poin Penting dari Kemenangan Telak Real Madrid atas Real Sociedad
Dengan kondisi tersebut, Real Madrid kemungkinan mengandalkan Thibaut Courtois di bawah mistar, didukung Denzel Dumfries, Ibrahima Konate, Dean Huijsen dan Marc Cucurella.
Federico Valverde serta Silva berpotensi mengisi lini tengah, sementara Arda Guler, Bellingham dan Vinicius Junior menopang Mbappe di lini depan.
Malaga diprediksi menurunkan Herrero; Puga, Recio, Galilea, Rafita; Lorenzo, Merino; Cruz, Dotor, Munoz; dan Chupe.
Formasi tersebut akan diuji sejak menit pertama menghadapi tekanan Real Madrid yang sedang memiliki kepercayaan diri tinggi.
Prediksi Skor Real Madrid vs Malaga
Real Madrid punya alasan kuat untuk menjadi favorit dalam pertandingan ini.
Selain mengantongi enam poin dari dua laga, mereka juga memiliki lini serang yang sedang produktif setelah mencetak enam gol dalam dua pertandingan awal.
Santiago Bernabeu pun menjadi faktor penting. Real Madrid hanya menelan satu kekalahan kandang di LaLiga sepanjang 2026, sehingga Malaga membutuhkan performa luar biasa untuk membawa pulang poin.
Sebaliknya, Malaga belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal setelah promosi.
Rekor buruk kontra Real Madrid juga semakin memperberat misi mereka karena 11 pertemuan terakhir menghasilkan sembilan kekalahan dan dua imbang.
Baca Juga: Real Madrid Hampir Rekrut Bek Muda Asal Ghana
Mbappe menjadi pemain yang paling layak diperhatikan setelah mencetak tiga gol ketika menghadapi Real Sociedad.
Jika lini depan Real Madrid kembali tampil agresif, Malaga berpotensi kesulitan menjaga gawangnya tetap aman selama 90 menit.
Prediksi skor: Real Madrid 3-0 Malaga.
Real Madrid diperkirakan mampu mengendalikan pertandingan sejak awal dan menciptakan sejumlah peluang.
Malaga mungkin bisa bertahan pada fase awal, tetapi kualitas serta kedalaman skuad tuan rumah membuat kemenangan Los Blancos menjadi skenario paling masuk akal.