JawaPos.com - AC Milan kalahkan Venezia 2-0 pada pekan kedua La Liga 2026/2027 di San Siro, Sabtu (29/8). Dalam laga kandang pertamanya itu, AC Milan langsung mengambil inisiatif serangan. Goncalo Ramos mendapat peluang pertama ketika pertandingan baru berjalan sekitar 50 detik, tetapi tembakannya masih melebar. Alphadjo Cisse juga gagal mengarahkan bola ke sasaran pada menit kelima.
Pada menit ke-12, Ramos kembali mendapat kesempatan setelah menerima umpan Samuel Chukwueze di belakang lini pertahanan Venezia. Namun, kiper Filip Stankovic sigap keluar dari sarangnya untuk menggagalkan peluang itu. Venezia ikut mengancam setelah Akor Adams memaksa Mike Maignan bekerja pada menit ke-19, tetapi kiper AC Milan itu mampu mengamankan bola.
Baca Juga: Sapu Bersih Dua Laga Awal, Hansi Flick Tegaskan Barcelona Masih Harus Berkembang
Ramos kembali mencoba peruntungannya lewat tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti pada menit ke-22, tetapi belum membahayakan gawang lawan. Venezia nyaris mencetak gol pada menit ke-24. John Yeboah melakukan tembakan dari jarak dekat, tetapi masih gagal membuahkan gol. Aksi saling serang masih berlanjut hingga babak pertama berakhir. Namun, skor masih bertahan 0-0 hingga jeda.
Venezia langsung memberikan ancaman setelah babak kedua dimulai. Antoine Hainaut melepaskan tembakan kaki kanan yang melintas tipis di sisi kanan gawang Maignan. AC Milan lalu merespons pada menit ke-55. Yunus Musah melepaskan tembakan kaki kanan setelah situasi tendangan bebas, tetapi bola hanya membentur mistar gawang.
Ramos kembali mendapat peluang melalui sundulan pada menit ke-60, tetapi belum membuahkan hasil. Lima menit berselang, giliran Pavlovic yang mencoba lewat tembakan kaki kiri, tetapi kembali gagal menaklukkan Stankovic. Kerja keras AC Milan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-69.
Berawal dari serangan balik cepat, Alexis Saelemaekers memberikan umpan tanpa melihat ke arah Ramos. Penyerang asal Portugal itu tetap tenang dan melepaskan tembakan dari sudut sempit dan berhasil menaklukkan Stankovic. Gol itu menjadi gol perdana Ramos bersama AC Milan.
Venezia lalu berusaha merespons. Maignan harus bekerja keras untuk mengamankan tembakan berbahaya Yeboah dari jarak jauh pada menit ke-73. AC Milan lalu mendapat peluang emas lewat umpan terobosan Chukwueze kepada Saelemaekers, tetapi sang winger gagal mengontrol bola dengan sempurna.
AC Milan akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-89. Ardon Jashari berhasil menerima bola di belakang lini pertahanan Venezia dan melepaskan tembakan yang ditepis Stankovic. Namun, bola pantul mengenai Redouane Halhal dan justru masuk ke gawang sendiri. Tidak ada gol tambahan selama empat menit waktu tambahan. Peluit panjang pun memastikan kemenangan AC Milan 2-0 atas Venezia.
Usai peertandingan, pelatih AC Milan Ruben Amorim menilai timnya masih memberikan terlalu banyak ruang kepada lawan. “Kami memberikan banyak ruang. Kami harus berkembang dan itu membutuhkan waktu. Masih banyak yang harus dilakukan, tetapi saya bangga dengan para pemain dan cara mereka bekerja,” ujar Amorim dikutip dari Sky Sports.
Baca Juga: MotoGP Aragon: Marc Marquez Incar Kebangkitan di Sirkuit Favorit, Jorge Martin Jadi Target
Menurut Amorim, Milan harus memperbaiki cara bertahan, terutama ketika kehilangan bola dan menghadapi umpan silang ke dalam kotak penalti. “Memberikan semua peluang ini berarti cepat atau lambat kami akan kebobolan, lalu akan sulit untuk membalikkan keadaan. Namun, itulah cara kami bertahan saat ini. Kami meninggalkan begitu banyak ruang dan itu sulit bagi para pemain,” katanya.
Amorim juga menilai para pemainnya masih perlu memahami situasi pertandingan dengan lebih baik, terutama ketika melakukan transisi dari menyerang ke bertahan. “Kami harus memahami bahwa pertandingan memiliki momen yang berbeda. Semua detail ini membutuhkan waktu untuk kami kerjakan,” tutur Amorim.
Selain itu, Amorim secara khusus memberikan pujian kepada Ramos yang akhirnya mampu mencetak gol setelah sebelumnya menyia-nyiakan sejumlah peluang.
“Inilah bagaimana seorang juara terlihat. Dia melewatkan dua peluang, kemudian mencetak gol. Ramos melewatkan dua peluang, tetapi pada kesempatan ketiga dia tetap tenang. Dia tidak memikirkan kesalahan sebelumnya. Itu adalah kualitas yang datang dari pengalaman dan kualitasnya,” kata Amorim.
Meskipun demikian, kemenangan atas Venezia tetap dianggap sebagai langkah positif. “Semua yang terjadi hari ini sangat berguna untuk membuat kami melangkah lebih jauh. Kami menang dan kami juga memahami dengan jelas apa yang harus kami kerjakan pekan depan,” ujar Amorim.