JawaPos.com - Juventus mendapat sejumlah kabar kurang menyenangkan jelang menghadapi Parma pada pekan kedua Serie A 2026/2027. Pelatih Luciano Spalletti memastikan Kenan Yildiz dan Weston McKennie tidak bisa dimainkan, sementara kondisi Khephren Thuram masih akan dipantau.
Juventus dijadwalkan menjamu Parma di Allianz Stadium, Sabtu (29/8/2026) malam WIB. Bianconeri mengincar kemenangan kedua setelah meraih hasil positif pada pertandingan pembuka Serie A musim ini.
Namun, Spalletti harus melakukan penyesuaian di lini tengah dan depan. Yildiz dipastikan absen setelah mengalami microfracture pada metatarsal kelima kaki kiri dan harus menjalani operasi.
Baca Juga: Juventus Siapkan Manuver di Hari-hari Terakhir Bursa Transfer, Chiellini Buka Suara
"Kami tidak bisa memainkan Yildiz. McKennie juga tidak tersedia karena kelelahan. Untuk Thuram, kami akan mengevaluasinya besok pagi," ujar Spalletti dalam konferensi pers, Jumat (28/8/2026).
Absennya Yildiz membuat Juventus kehilangan salah satu pemain penting di lini serang. Kendati demikian, Spalletti masih memiliki beberapa pilihan untuk mengisi posisi tersebut.
Alajbegovic menjadi salah satu opsi yang tersedia. Selain itu, Nico Gonzalez juga bisa dimainkan karena mampu menjalankan peran di beberapa posisi berbeda.
Baca Juga: Menang Tipis Lawan Frosinone, Gleison Bremer Pastikan Juventus Perbaiki Performa
"Kami memiliki pemain yang bisa menggantikannya. Alajbegovic terbiasa bermain di posisi itu, sementara Nico Gonzalez bisa dimainkan di mana saja. Tetapi kami menginginkan Yildiz, bukan alternatifnya," kata Spalletti.
Pelatih asal Italia itu juga memberikan penjelasan mengenai Kolo Muani. Sebelumnya, pernyataan Spalletti mengenai sang penyerang sempat menjadi sorotan. Ia kemudian menegaskan bahwa Juventus tetap memiliki kepercayaan besar terhadap pemain tersebut.
Spalletti menilai Kolo Muani mempunyai kualitas yang dibutuhkan Juventus. Kecepatan, kemampuan membawa bola, hingga keberaniannya melewati pemain lawan menjadi beberapa kelebihan yang disorot.
Menurut Spalletti, Kolo Muani hanya perlu menjaga konsistensi dan meningkatkan kedisiplinan agar bisa memberikan kontribusi maksimal.
"Saya sangat percaya kepada Kolo Muani. Kami mendatangkannya karena melihat kualitas yang dia miliki dan ingin memberinya kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya," ujar Spalletti.
Selain persoalan pemain, Spalletti juga ditanya mengenai aktivitas Juventus di bursa transfer. Salah satu nama yang muncul adalah Franck Kessie.
Baca Juga: Apes! Federico Gatti Cedera karena ”Ditekling” Fans Juventus
Spalletti membenarkan bahwa Juventus sedang membicarakan kemungkinan mendatangkan gelandang tersebut. Namun, transfer itu masih bergantung pada kondisi finansial klub dan aturan financial fair play.
"Kessie sedang dibicarakan. Kami harus melihat apakah transfer itu bisa dilakukan karena batasan financial fair play sangat ketat. Tanpa pemain keluar, bagi kami akan sulit mendatangkan pemain baru," jelasnya.
Kessie yang berstatus bebas transfer memang membuat peluang kepindahannya lebih terbuka. Meski begitu, Juventus tetap harus menghitung ruang finansial sebelum mengambil keputusan.
Baca Juga: Prediksi Skor Frosinone vs Juventus di Liga Italia 2026/2027: Si Nyonya Tua Incar 3 Poin Tandang!
Spalletti juga menegaskan Juventus tidak akan melepas Nico Gonzalez dengan harga murah. Ia menilai pemain asal Argentina itu masih memiliki nilai penting bagi tim, terutama karena fleksibilitasnya di beberapa posisi.
Menghadapi Parma, Spalletti berharap Juventus bisa tampil lebih efektif. Ia menilai timnya sudah menunjukkan karakter dan identitas permainan, tetapi masih harus lebih baik dalam mengontrol pertandingan hingga peluit akhir.
Juventus juga berpeluang mencatat kemenangan dalam dua laga pertama Serie A untuk musim ketiga berturut-turut. Jika terwujud, pencapaian tersebut akan menjadi catatan menarik karena sebelumnya diraih bersama tiga pelatih berbeda, yakni Thiago Motta, Igor Tudor, dan kini Spalletti.