JawaPos.com - Real Madrid kembali menunjukkan bahwa mereka bukan hanya mampu menang, tetapi juga bisa beradaptasi ketika pertandingan tidak berjalan sesuai rencana.
Los Blancos mengalahkan Real Sociedad dengan skor telak 4-1 di Santiago Bernabéu, Rabu malam. Namun, kemenangan tersebut tidak datang dengan mudah. Madrid sempat kehilangan kontrol setelah mencetak gol pembuka dan harus melihat Real Sociedad menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Melansir Bein Sports, menurut Federico Valverde, perubahan besar terjadi setelah José Mourinho memberikan instruksi khusus di ruang ganti.
Mourinho Mengubah Cara Madrid Melakukan Pressing
Madrid sebenarnya memulai pertandingan dengan intensitas tinggi. Mereka mampu memberikan tekanan dan mencetak gol lebih dulu.
Masalah muncul setelah keunggulan tersebut didapat. Madrid mulai kehilangan kesabaran, sementara Real Sociedad menemukan celah untuk keluar dari tekanan.
“Saya melihat tim yang sangat fokus dan bekerja dengan antusiasme yang tinggi. Kami bekerja dengan sangat baik, tetapi kami kurang sabar setelah mencetak gol pertama, yang memungkinkan mereka untuk menyamakan kedudukan,” Valverde mengakui setelah pertandingan.
Mourinho kemudian menggunakan waktu istirahat untuk memperbaiki persoalan tersebut.
Fokus utamanya adalah pressing. Madrid dianggap terlalu kesulitan merebut bola kembali ketika lawan sudah memasuki wilayah mereka sendiri. Karena itu, Mourinho meminta anak asuhnya menekan lebih tinggi.
“Kami membicarakan tentang pressing karena kami kesulitan merebut bola kembali di separuh lapangan mereka,” jelas Valverde. “Pada momen-momen tertentu, kami bermain dengan satu pemain lebih sedikit. Kami menyesuaikan hal itu dan menjadi lebih nyaman.”
Perubahan sederhana tersebut ternyata memberikan dampak besar.
Madrid mulai merebut bola lebih dekat dengan kotak penalti Real Sociedad. Aliran serangan mereka pun menjadi lebih lancar, sementara tim tamu semakin kesulitan keluar dari tekanan.
“Percakapan kami dengan pelatih saat jeda babak pertama sangat membantu, itulah sebabnya babak kedua berjalan sangat baik,” tambah Valverde.
Setelah Itu, Mbappé Mengamuk
Perubahan strategi Madrid juga memberikan ruang yang lebih ideal bagi Kylian Mbappé.
Dengan bola lebih sering direbut di area tinggi, Madrid dapat melakukan serangan dengan jarak yang lebih dekat ke gawang. Mbappé pun mendapatkan situasi yang sangat disukainya: ruang, kecepatan, dan kesempatan untuk berhadapan langsung dengan pertahanan lawan.
Hasilnya luar biasa. Mbappé mencetak hat-trick sekaligus menjadi bintang utama kemenangan 4-1 tersebut. Gol-golnya juga menunjukkan betapa berbahayanya Madrid ketika lini tengah dan lini depan mereka mampu bekerja secara sinkron.
Bagi Valverde, ketajaman Mbappé bukan sesuatu yang mengejutkan.
“Dia luar biasa, tak tertandingi. Kita harus memanfaatkan kemampuannya semaksimal mungkin dan mengoper bola kepadanya agar dia bisa mencetak gol dan merasa bahagia. Apa yang dia lakukan hari ini adalah sesuatu yang telah dia lakukan berkali-kali sepanjang tahun,” katanya.
Tanda-Tanda Madrid Baru Mourinho
Kemenangan atas Real Sociedad menjadi kemenangan LaLiga kedua Madrid secara beruntun di bawah Mourinho setelah sebelumnya mengalahkan Espanyol 2-1.
Namun, ada sesuatu yang lebih penting daripada sekadar tiga poin. Madrid menunjukkan kemampuan untuk memperbaiki masalah di tengah pertandingan.
Ketika strategi awal mereka tidak berjalan sempurna, Mourinho menemukan persoalannya, memberikan instruksi baru, dan para pemain mampu menerapkannya dengan cepat.
Ini merupakan salah satu karakter yang biasanya sangat melekat dengan tim-tim asuhan Mourinho: kemampuan membaca pertandingan dan melakukan penyesuaian ketika dibutuhkan.
Kini, Madrid akan menghadapi Málaga, tim promosi, dalam pertandingan berikutnya. Jika mampu kembali meraih kemenangan, Los Blancos akan mencatatkan tiga kemenangan beruntun dan semakin percaya diri dengan era baru mereka bersama Mourinho.
***