← Beranda
Joan Laporta Masih Berharap Julián Álvarez Bisa Gabung Barcelona
M Shofyan Dwi KurniawanJumat, 28 Agustus 2026 | 02.10 WIB
Julian Alvarez (Bein Sports)

 

 

JawaPos.com - Saga transfer Julián Álvarez belum juga menemukan titik terang. Justru, drama perebutan striker Argentina itu semakin panas setelah Presiden Barcelona Joan Laporta secara terbuka menegaskan bahwa klubnya masih sangat menginginkan sang pemain.

Barcelona sejak akhir musim lalu menjadikan Álvarez sebagai target utama untuk menjadi penerus Robert Lewandowski. Masalahnya, Atlético Madrid sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda ingin membuka pintu negosiasi.

Kini, dengan hanya enam hari tersisa sebelum bursa transfer musim panas ditutup, situasinya semakin menarik.

Laporta Masih Kejar Álvarez

Barcelona sebelumnya sudah mengajukan tawaran untuk Álvarez, tetapi langsung ditolak Atlético. Meski begitu, Blaugrana belum menyerah dan juga belum benar-benar mengalihkan perhatian kepada striker alternatif.

Melansir Sports Illustrated, Laporta bahkan memilih berbicara secara terbuka mengenai situasi tersebut.

“Sejujurnya, kami sangat tertarik pada pemain [Alvarez].”

Presiden Barcelona itu juga menegaskan bahwa klubnya siap membeli Álvarez sesuai tawaran yang telah diajukan.

“Kami ingin tawaran kami diterima dan kami mengatakan ini dengan segala hormat kepada Atlético Madrid.”

Menurut Laporta, Barcelona merasa sudah menjalankan proses transfer secara normal. Ia bahkan membandingkan pendekatan terhadap Atlético dengan negosiasi mereka bersama Manchester City dan klub lain.

“Ketika mereka mengatakan tidak menjual, kami membiarkannya saja.”

Namun, Laporta menilai kasus Álvarez berbeda karena menurutnya Atlético tetap membuka kemungkinan menjual sang pemain kepada klub lain.

Atlético Merasa Dirugikan

Pernyataan Laporta langsung mendapatkan respons keras dari Atlético Madrid. Klub ibu kota Spanyol itu bahkan menyebut dirinya sebagai "korban" dalam saga transfer Álvarez. Mereka menegaskan bahwa menjual sang striker kepada Barcelona bukan opsi yang akan dipertimbangkan.

“Pemain tersebut digambarkan sebagai korban, tetapi satu-satunya korban dalam kasus Julian adalah kami.”

Atlético juga menyebut peluang Álvarez pindah ke Barcelona sebagai 0 persen.

“Situasi ini bukan soal uang, ini soal martabat.”

Posisi tersebut membuat situasi semakin rumit. Atlético tampaknya tidak menutup seluruh kemungkinan menjual Álvarez, tetapi mereka secara khusus tidak ingin sang striker bergabung dengan Barcelona.

Álvarez Dikabarkan Hanya Menginginkan Barcelona

Masalah berikutnya justru datang dari keinginan sang pemain.

Hubungan Álvarez dengan Atlético memang semakin tegang. Bahkan, pemain Argentina itu mendapatkan sambutan buruk dari sebagian suporter ketika tampil di kandang pada akhir pekan lalu.

Namun, laporan yang beredar menyebut Álvarez tetap menginginkan Barcelona.

Arsenal sebenarnya menjadi klub lain yang menunjukkan ketertarikan serius. The Gunners bahkan memiliki kemampuan finansial untuk mengajukan tawaran yang berpotensi lebih tinggi daripada proposal Barcelona.

Tetapi ada satu persoalan besar: Álvarez dilaporkan tidak tertarik kembali ke Inggris.

Ia pernah menghabiskan dua musim di Manchester City sebelum pindah ke Atlético. Faktor pribadi dan keluarga disebut menjadi alasan mengapa sang pemain tidak ingin kembali bermain di Premier League.

Barcelona Berada dalam Posisi Sulit

Situasi ini membuat Barcelona berada dalam posisi yang sangat sulit. Álvarez menginginkan Barcelona, sementara Atlético tidak ingin menjualnya kepada Barcelona.

Di sisi lain, Atlético masih bisa mempertimbangkan penjualan kepada klub lain. Artinya, Arsenal berpotensi menjadi jalan keluar bagi klub Madrid tersebut, tetapi keinginan Álvarez sendiri menjadi penghalang.

Barcelona pun menghadapi tekanan waktu. Dengan kurang dari sepekan sebelum bursa transfer ditutup, mereka harus menentukan apakah akan terus mengejar Álvarez hingga hari terakhir atau mulai mencari alternatif.

Untuk saat ini, Laporta masih memilih bertahan dengan target utamanya. Dan jika melihat sikap Atlético yang semakin keras, saga Álvarez tampaknya belum akan selesai dalam waktu dekat.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti