← Beranda
Paul Scholes Minta Bruno Fernandes “Tutup Mulut” Usai Manchester United Kalah
M Shofyan Dwi KurniawanKamis, 27 Agustus 2026 | 04.28 WIB
Paul Scholes. (ig @paulscholesaaa)

 

 

JawaPos.com - Kekalahan mengejutkan Manchester United dari Hull City dengan skor 2-0 memunculkan kritik dari berbagai arah. Salah satunya datang dari legenda klub, Paul Scholes, yang secara khusus menyoroti komentar Bruno Fernandes setelah pertandingan.

Fernandes memang tidak menutupi kekecewaannya. Sang kapten mengakui bahwa United kembali melakukan kesalahan yang sebenarnya sudah berulang kali terjadi musim lalu.

Namun, melansir Mirror, bagi Scholes, Fernandes seharusnya lebih berhati-hati sebelum mengkritik rekan-rekannya.

"Ketika Anda tampil seperti yang dia lakukan, saya pikir mungkin lebih baik untuk diam saja, karena dia juga tidak menampilkan performa terbaiknya."

Komentar tersebut disampaikan Scholes dalam acara The Good, The Bad & The Football. Menurutnya, kritik Fernandes akan terdengar kurang tepat apabila sang kapten sendiri tidak mampu memberikan penampilan terbaik di atas lapangan.

Fernandes soroti kesalahan lama

Usai pertandingan, Fernandes menyoroti sejumlah masalah yang kembali muncul ketika United menghadapi Hull.

"Kesalahan yang sama seperti musim lalu, di setiap pertandingan tandang kami terlalu banyak memberikan bola kepada mereka. Dalam 20 menit pertama, kiper adalah pemain yang paling banyak menyentuh bola."

Ia juga meminta United bermain lebih agresif serta memperbaiki pertahanan ketika menghadapi situasi bola mati.

"Kami perlu menekan lebih keras, lebih agresif, dan sekali lagi kami perlu memperbaiki bola mati dan tidak kebobolan gol seperti ini. Melawan tim-tim seperti ini, mereka menunggu momen itu."

Fernandes bahkan mengungkap bahwa United sebenarnya sudah mengetahui ancaman bola mati Hull sebelum pertandingan.

"Sebelum pertandingan, kami sudah tahu bahwa bola mati akan menjadi bagian penting dari permainan mereka. Mereka bermain dengan formasi empat bek sepanjang pramusim, tetapi menggunakan formasi lima bek melawan kami untuk mendapatkan keunggulan tinggi badan, terutama untuk momen-momen seperti ini. Hal yang paling membuat frustrasi adalah kami kalah dalam pertandingan ini."

Scholes pertanyakan kualitas lini tengah

Bukan hanya Fernandes yang mendapat sorotan. Scholes juga mempertanyakan apakah perekrutan gelandang baru benar-benar membuat lini tengah United lebih kuat.

Youri Tielemans dan Andrey Santos sama-sama dimainkan sejak awal melawan Hull, tetapi keduanya ditarik keluar pada babak kedua ketika United berusaha mengejar ketertinggalan.

Scholes bahkan membandingkan lini tengah baru tersebut dengan kombinasi Kobbie Mainoo dan Casemiro yang digunakan United sebelumnya.

"Anda berbicara tentang perekrutan dan saya melihat lini tengah beberapa hari yang lalu dan saya berpikir 'itu tidak lebih baik dari sebelumnya'."

Ia kemudian menambahkan:

"Maksud saya, ketika Anda merekrut pemain dan mencari tim yang berbeda, Anda berpikir, 'Saya harus menjadi lebih baik.' Bagi saya, pada hari Sabtu, itu tidak lebih baik daripada Kobbie Mainoo dan Casemiro bersama-sama."

Baleba diharapkan menjadi jawaban

United kini berharap kedatangan Carlos Baleba dari Brighton dapat memberikan solusi yang lebih kuat di lini tengah.

Gelandang asal Kamerun tersebut diperkirakan segera merampungkan transfer senilai £70 juta. Jika terealisasi, Baleba akan menjadi gelandang tengah ketiga yang direkrut United musim ini setelah Tielemans dan Santos.

Kebutuhan terhadap pemain dengan karakter Baleba terlihat jelas saat menghadapi Hull. United kesulitan melakukan pressing secara agresif dan merebut kembali penguasaan bola dengan cepat.

Laga berikutnya melawan Ipswich Town di Old Trafford pada Minggu, 30 Agustus, menjadi kesempatan bagi Michael Carrick untuk merespons kekalahan tersebut.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti