JawaPos.com - Ipswich Town melangkah ke babak berikutnya Carabao Cup setelah mengalahkan Leicester City 3-1 di Portman Road. Kemenangan ini tidak hanya memperlihatkan kualitas individu Marcelino Núñez, tetapi juga memberikan gambaran positif mengenai kedalaman skuad asuhan Gary O'Neil.
Melansir Vital Football, berikut lima poin penting dari kemenangan tersebut.
1. Marcelino Núñez tampil luar biasa
Malam di Portman Road menjadi milik Marcelino Núñez. Gelandang asal Chile itu mencetak dua gol, termasuk satu gol spektakuler dari dalam lingkaran tengah yang menjadi penutup sempurna kemenangan Ipswich.
Gol pertamanya pada menit ke-71 mengembalikan keunggulan Town setelah Leicester sempat menyamakan kedudukan. Sepanjang pertandingan, Núñez juga menunjukkan ketenangan dalam mengontrol permainan.
Kepercayaan O'Neil kepadanya pun terbayar lunas. Núñez menjadi salah satu dari hanya dua pemain, bersama kapten Dara O'Shea, yang tetap tampil setelah sebelumnya bermain dalam kemenangan atas Sunderland.
2. Sindre Walle-Egeli terus mencuri perhatian
Sindre Walle-Egeli kembali menunjukkan mengapa dirinya menjadi salah satu pemain muda yang menarik perhatian di skuad Ipswich.
Pemain asal Norwegia itu membuka keunggulan Town melalui penyelesaian tenang setelah kombinasi apik antara Chuba Akpom dan Jack Clarke.
Walle-Egeli juga aktif mencari ruang dan memberikan tekanan kepada pertahanan Leicester. Kesalahan lawan yang kemudian dimanfaatkan Núñez untuk mencetak gol keduanya menjadi salah satu bukti efektivitas tekanan Ipswich.
Kepercayaan dirinya di level senior tampaknya terus meningkat dari pertandingan ke pertandingan.
3. Rotasi O'Neil berjalan efektif
Gary O'Neil melakukan sembilan perubahan dari tim yang sebelumnya tampil melawan Sunderland. Christian Walton, Abdoul Ouattara, Cameron Humphreys, Jack Clarke, dan Chuba Akpom termasuk di antara pemain yang mendapat kesempatan menjadi starter.
Meski komposisi yang berbeda membuat Ipswich sempat terlihat kurang kompak pada awal pertandingan, performa mereka justru semakin membaik seiring berjalannya laga.
Ouattara bahkan menjalani debut penuhnya, sementara Tudor Mendel dan Charlie Compton mendapat kesempatan melakukan debut senior di penghujung pertandingan.
Hal tersebut menjadi sinyal positif mengenai kedalaman skuad Ipswich sekaligus keberanian O'Neil memberikan kesempatan kepada pemain muda.
4. Chuba Akpom pantas mendapatkan gol
Akpom memang tidak mencatatkan namanya di papan skor, tetapi kontribusinya di lini depan cukup penting.
Permainan hold-up dan kemampuannya mempertahankan bola membantu menciptakan gol pembuka Walle-Egeli. Ia juga beberapa kali membuat pertahanan Leicester kerepotan.
Akpom memiliki tiga peluang bagus, termasuk kesempatan satu lawan satu yang hanya melebar tipis. Dengan performa seperti ini, gol tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.
5. Ipswich semakin dominan setelah Leicester melemah
Leicester sempat memberikan perlawanan pada awal pertandingan, terutama dengan struktur empat bek sayap yang membuat permainan terlihat cukup berantakan dan sulit diprediksi.
Namun, Ipswich perlahan mengambil kendali. Christian Walton melakukan beberapa penyelamatan penting, sementara Dara O'Shea tampil solid di lini belakang.
Memasuki 20 menit terakhir, dominasi Town semakin terasa. Lini tengah mulai menguasai permainan dan masuknya pemain seperti Maeda serta Davis memberikan energi tambahan.
Leicester semakin kesulitan keluar dari tekanan hingga akhirnya Núñez mengunci kemenangan dengan gol lob luar biasa dari jarak jauh.
Apa artinya bagi Ipswich?
Kemenangan ini lebih dari sekadar tiket ke babak berikutnya Carabao Cup. O'Neil mendapatkan bukti bahwa skuadnya memiliki kedalaman yang cukup untuk melakukan rotasi tanpa kehilangan daya saing.
Pemain muda seperti Walle-Egeli semakin percaya diri, sementara Núñez menunjukkan kualitasnya ketika diberi tanggung jawab lebih besar.
Namun, tantangan yang lebih berat menanti di Liga Premier. Jika Ipswich ingin bersaing di berbagai kompetisi sepanjang musim, tambahan pemain masih dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan skuad.
Untuk sementara, kemenangan atas Leicester memberikan satu hal penting: momentum Ipswich di bawah O'Neil terus berkembang.
***