JawaPos.com - Arsenal tampaknya benar-benar serius mengejar Julián Álvarez. The Gunners bahkan siap mengeluarkan dana di atas rekor transfer klub untuk membawa striker Atlético Madrid itu ke London pada pekan terakhir bursa transfer.
Namun, ada satu masalah besar: Álvarez harus terlebih dahulu membuka pintu untuk Arsenal.
Arsenal Sudah Siapkan Rencana
Arsenal disebut telah melakukan sebagian besar pekerjaan persiapan untuk transfer Álvarez. Direktur olahraga Andrea Berta menjadi salah satu figur penting dalam proses tersebut.
Berta tentu sangat mengenal situasi sang striker. Ia sebelumnya menjabat sebagai direktur olahraga Atlético Madrid dan ikut terlibat dalam kepindahan Álvarez dari Manchester City pada 2024. Karena itu, Arsenal berada dalam posisi yang cukup siap jika peluang transfer tiba-tiba terbuka.
Melansir ESPN, klub London Utara tersebut bahkan bersedia melewati rekor transfer mereka sendiri, yakni £105 juta yang dibayarkan kepada West Ham untuk Declan Rice pada 2023.
Atlético kabarnya dapat meminta hingga €150 juta jika mereka bersedia mengubah sikap dan membuka negosiasi.
Masalahnya Bukan Uang
Secara finansial, Arsenal diyakini mampu membiayai transfer tersebut. Persoalan terbesar justru terletak pada sang pemain.
Álvarez disebut masih lebih memilih Barcelona dibandingkan kembali ke Premier League. Masalahnya, Atlético juga tidak memiliki keinginan untuk menjual pemain berusia 26 tahun itu kepada Barcelona. Situasi tersebut menciptakan celah bagi Arsenal.
Jika Álvarez mulai mempertimbangkan opsi selain Barcelona, The Gunners bisa menjadi tujuan yang sangat serius. Arsenal bahkan sudah berada dalam posisi untuk bergerak cepat apabila mendapat sinyal positif dari pemain maupun Atlético. Dengan kata lain, Arsenal tinggal menunggu lampu hijau.
Hubungan Álvarez dan Fans Atlético Memanas
Situasi transfer semakin rumit setelah hubungan Álvarez dengan pendukung Atlético memburuk. Namanya mendapat cemoohan keras ketika diumumkan sebelum pertandingan melawan Villarreal. Ia kembali mendapat siulan ketika masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-66.
Setelah pertandingan berakhir, Álvarez juga tidak bergabung dengan rekan-rekannya untuk menyapa pendukung.
Diego Simeone kemudian menjelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari pihak klub.
"Orang-orang di klub memberi tahu saya bahwa klub memutuskan dia tidak boleh berada di dekat tribun dan para penggemar."
Simeone menambahkan:
"Keputusan itu dibuat oleh klub untuk menjauhkannya dan memisahkannya dari anggota tim lainnya, sehingga dia akan datang ke ruang ganti sebagai gantinya."
Perkembangan tersebut tentu membuat saga transfer Álvarez semakin menarik menjelang penutupan bursa.
Martinelli Bisa Membantu Arsenal
Di sisi lain, Arsenal juga sedang menangani masa depan Gabriel Martinelli.
Pemain sayap Brasil itu tidak masuk skuad ketika Arsenal menghadapi Coventry City pada Jumat. Sumber menyebut Martinelli dianggap tidak lagi menjadi bagian penting dari rencana klub.
Setelah sebelumnya menolak tawaran dari Galatasaray, Martinelli kini mendapat ketertarikan dari Al-Hilal.
Jika kepindahan Martinelli benar-benar terjadi, Arsenal akan memiliki ruang finansial tambahan untuk mengejar target utama mereka. Dan target tersebut adalah Álvarez.
Arsenal sudah siap secara finansial. Atlético mungkin bisa diajak bernegosiasi. Yang masih menjadi teka-teki adalah apakah Álvarez bersedia membuka pintu untuk pindah ke London.
Jika jawabannya berubah menjadi "ya", transfer blockbuster tersebut bisa bergerak sangat cepat di hari-hari terakhir bursa transfer.
***