← Beranda
Tumbangkan Crystal Palace, Perdana Menteri Inggris Andy Burnham Jadi Saksi Kemenangan Everton
Aprillia JPMinggu, 23 Agustus 2026 | 17.40 WIB
Perdana Menteri Inggris Andy Burnham saksikan laga Everton lawan Crystal Palace. (Instagram/@everton)

 

JawaPos.com - Everton mengawali musim baru Premier League dengan menundukkan Crystal Palace 2-0 pada Sabtu (22/8) di Hill Dickinson Stadium.

Kemenangan itu menjadi momen spesial bagi Everton karena diraih saat pemegang tiket musiman klub, Andy Burnham, hadir sebagai Perdana Menteri Inggris untuk pertama kalinya.

Namun, demi mematuhi protokol keamanan tanpa harus menggeser posisi penonton lain di tribun South Stand, Andy Burnham menerima tawaran klub untuk duduk di directors box bersama keluarganya dan mantan pemain Everton, Peter Reid.

Dilansir dari ESPN, Burnham dipastikan akan terus menyaksikan laga Everton dari area directors box atau lounge hingga akhir musim.

Baca Juga: Prediksi Skor Everton vs Crystal Palace di Liga Inggris 2026/2027: The Eagles Tak Ingin Malu!

Everton sendiri belum melakukan banyak perubahan dalam susunan pemain utama. Satu-satunya wajah baru ialah Hayden Hackney yang tampil sebagai gelandang bertahan.

Pada 38 menit pertama, Crystal Palace justru tampil lebih berbahaya. Jean-Philippe Mateta memperoleh peluang emas dari jarak dekat, tetapi tembakannya melebar. Penyerang Crystal Palace itu lalu kembali mengancam dan sempat membentur tiang gawang.

Eddie Nketiah juga nyaris membawa Palace unggul. Jordan Pickford bahkan harus melakukan penyelamatan akrobatik untuk menggagalkan peluang itu sebelum bola mengenai tiang.

Baca Juga: Everton Bidik Richarlison, Tottenham Tahan Mantan Bintang The Toffees dengan Harga Tinggi

Namun, Situasi berubah menjelang berakhirnya babak pertama. Harrison Armstrong berhasil merebut bola setelah Daniel Munoz melakukan kesalahan. Armstrong lalu mengirim umpan kepada Dewsbury-Hall yang melepaskan tembakan kaki kiri melewati Dean Henderson pada menit ke-38.

Gol itu mengubah jalannya pertandingan. Everton pun tampil lebih tenang dan mampu mengontrol permainan setelah jeda. Keunggulan The Toffees bertambah pada menit ke-53.

Hackney mengambil tendangan bebas dengan cepat dan mengirim bola ke arah Iliman Ndiaye. Umpan dari pemain asal Senegal itu disambut sundulan menukik Thierno Barry yang menerobos gawang Palace.

Setelah Barry menggandakan keunggulan, Everton mampu mengendalikan pertandingan hingga peluit panjang ditiup. Crystal Palace gagal pun memanfaatkan sejumlah peluang yang mereka miliki dan harus pulang tanpa membawa poin.

Pelatih Everton David Moyes mengaku pertandingan sebenarnya dapat berjalan berbeda jika Crystal Palace mampu memaksimalkan peluang. “Kedua tim memiliki periode permainan masing-masing. Kami bisa saja tertinggal beberapa gol, ada penyelamatan luar biasa dan pertandingan bisa saja berakhir berbeda,” kata Moyes dikutip dari beIn Sports.

Baca Juga: Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield 

Menurut Moyes, gol Dewsbury-Hall menjadi titik balik penting bagi timnya. “Setelah kami mencetak gol pertama, kami menjadi lebih tenang. Itu sangat penting. Kami memiliki momen-momen besar, gol Kiernan sangat penting. Kami mengelola pertandingan dengan baik setelah itu dan benar-benar mampu meredam Palace,” ujarnya.

Hasil itu menjadi awal positif bagi Everton setelah musim lalu gagal meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir. Rentetan hasil yang buruk itu membuat peluang mereka untuk kembali tampil di kompetisi Eropa sirna.

Pekan depan, Everton dijadwalkan bertandang ke markas Bournemouth dalam laga kedua mereka di Premier League musim ini. Sementara itu, Crystal Palace selanjutnya akan menjamu Manchester United.

EDITOR: Edi Yulianto