JawaPos.com - Lionel Messi kembali menjadi sorotan setelah Major League Soccer (MLS) menjatuhkan sanksi kepada bintang Inter Miami tersebut. Messi didenda karena terlibat perselisihan dengan pemain Philadelphia Union, Quinn Sullivan, dalam pertandingan yang berlangsung pada 19 Agustus 2026.
MLS mengumumkan keputusan tersebut pada Jumat (21/8/2026). Namun, liga tidak menyebutkan nominal denda yang harus dibayarkan oleh pemain asal Argentina tersebut.
Komite Disiplin MLS menilai Messi melakukan pelanggaran terhadap aturan yang berkaitan dengan kontak tangan ke bagian wajah, kepala, atau leher pemain lawan.
Baca Juga: Belum Tampil Maksimal, Pelatih Inter Miami Guillermo Hoyos Pastikan Lionel Messi dalam Kondisi Baik
Insiden tersebut terjadi pada masa tambahan waktu pertandingan. Memasuki menit ke-101, Messi terlihat terlibat konfrontasi dengan Sullivan. Dalam situasi tersebut, tangan Messi sempat mengarah ke bagian kepala pemain Philadelphia Union.
Wasit kemudian datang untuk melerai kedua pemain dan situasi dapat segera dikendalikan. Messi dan Sullivan pun tidak sampai terlibat keributan yang lebih besar.
Meski demikian, kejadian tersebut kemudian ditinjau oleh MLS. Setelah melakukan pemeriksaan, Komite Disiplin akhirnya memutuskan memberikan denda kepada Messi.
Baca Juga: Terungkap, Ini Permintaan Tersembunyi Wasit Piala Dunia kepada Lionel Messi
"Komite Disiplin MLS menjatuhkan denda kepada penyerang Inter Miami CF Lionel Messi dengan jumlah yang tidak diungkapkan karena melanggar kebijakan liga terkait tangan ke wajah, kepala, atau leher lawan," demikian keterangan MLS.
Menariknya, insiden tersebut terjadi dalam pertandingan yang juga menjadi momen penting bagi Messi secara pribadi.
Inter Miami harus puas bermain imbang 2-2 melawan Philadelphia Union. Messi sempat membawa timnya unggul 2-1 melalui sebuah gol pada pertandingan tersebut.
Gol itu menjadi sangat berarti karena merupakan gol pertama Messi setelah meninggalnya sang ayah, Jorge Messi. Pemain berusia 39 tahun tersebut kemudian mendedikasikan golnya untuk sang ayah melalui selebrasi yang dilakukan di lapangan.
Namun, keunggulan Inter Miami tidak bertahan hingga pertandingan berakhir. Philadelphia Union mampu mencetak gol balasan sehingga kedua tim harus berbagi poin.
Bagi Messi, pertandingan tersebut akhirnya memiliki dua cerita berbeda. Di satu sisi, ia berhasil mencetak gol emosional setelah kehilangan sang ayah. Di sisi lain, ia harus menerima sanksi dari MLS akibat insiden dengan Sullivan.
Baca Juga: Lionel Messi Gagal Penalti, Inter Miami Tumbang 1-4 dari Nashville SC
Denda tersebut menjadi hukuman atas tindakan Messi pada penghujung pertandingan. MLS tidak mengumumkan adanya larangan bermain, sehingga sanksi yang diberikan dalam kasus ini berupa denda dengan nominal yang dirahasiakan.
Insiden tersebut juga menunjukkan bahwa status Messi sebagai salah satu pemain terbesar di dunia tidak membuatnya luput dari aturan disiplin MLS. Setiap tindakan di lapangan tetap dapat ditinjau dan dikenai sanksi apabila dinilai melanggar regulasi kompetisi.
Kini, perhatian Messi dan Inter Miami kembali tertuju pada pertandingan berikutnya. Mereka tentu berharap kontroversi tersebut tidak mengganggu persiapan tim dalam menjalani persaingan MLS musim ini.