JawaPos.com — Udinese diprediksi mampu menahan Como dengan skor 1-1 pada laga pembuka Liga Italia 2026/2027 di Friuli, Sabtu (22/8/2026).
Udinese memiliki keuntungan kandang dan modal kemenangan di Coppa Italia. Namun, Como datang dengan status tim peringkat keempat musim lalu sekaligus calon peserta Liga Champions yang sedang naik daun.
Udinese Punya Modal Kompetitif Lebih Dulu
Udinese memasuki pekan pertama Liga Italia 2026/2027 dengan keuntungan ritme pertandingan setelah menyingkirkan Padova di babak awal Coppa Italia.
Gol Keinan Davis pada babak pertama memastikan kemenangan sekaligus menjadi suntikan kepercayaan diri sebelum menghadapi Como.
Kemenangan tersebut membuat persiapan Udinese lebih teruji dibandingkan lawannya. Tim asuhan Kosta Runjaic juga memasuki musim ketiga di bawah kepelatihan juru taktik tersebut.
Perkembangan Udinese memang belum membawa mereka ke level kandidat kompetisi Eropa. Namun, posisi ke-10 Liga Italia musim lalu memperlihatkan fondasi tim yang semakin stabil dan membuat mereka sulit ditaklukkan.
Perubahan skuad tetap menjadi tantangan. Udinese kehilangan beberapa pemain penting seperti Arthur Atta dan Thomas Kristensen, tetapi kedatangan pemain baru memberi Runjaic opsi untuk menjaga kedalaman tim sepanjang musim.
Performa pramusim sempat tidak meyakinkan setelah Udinese kalah dalam tiga dari empat pertandingan persahabatan pertama.
Namun, mereka kemudian mengalahkan Nottingham Forest dan Barcelona dengan skor identik 1-0 dalam laga berdurasi 45 menit, lalu menjuarai Friuli Venezia Giulia Cup.
Baca Juga: Prediksi Skor Inter Milan vs Monza di Liga Italia 2026/2027: Kans Nerazzurri Hancurkan Tim Tamu
Como Datang dengan Beban Ekspektasi Lebih Besar
Como menjalani musim 2025/2026 dengan pencapaian luar biasa setelah finis di posisi keempat dan mengungguli AC Milan serta Juventus dalam perebutan tiket Liga Champions.
Pencapaian tersebut mempertegas perkembangan klub yang enam tahun lalu masih bermain di kasta ketiga Italia.
Udinese sendiri sempat menghambat laju Como ketika kedua tim bermain 0-0 pada awal April.
Setelah laga tersebut, Como mengalami dua kekalahan beruntun sebelum bangkit dengan empat kemenangan dalam lima pertandingan terakhir untuk memastikan posisi empat besar.
Perjalanan Como di Coppa Italia juga menunjukkan peningkatan level mereka. Tim asuhan Cesc Fabregas mencapai semifinal untuk pertama kalinya dalam sejarah klub sebelum tersingkir dari Inter Milan dengan agregat 2-3 setelah kolaps pada menit-menit akhir leg kedua di San Siro.
Statistik musim lalu semakin memperkuat alasan Como datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka mengoleksi 44 poin di Liga Italia 2026, hanya kalah dari Inter Milan sebagai juara bertahan, sekaligus mencatat 19 clean sheet yang menjadi jumlah terbanyak di kompetisi tersebut.
Nico Paz dan Douvikas Jadi Ancaman Utama
Como tidak hanya mengandalkan kolektivitas karena mereka memiliki sejumlah pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan.
Nico Paz menjadi pusat kreativitas dengan 18 kontribusi gol di kompetisi kasta tertinggi Italia musim lalu, sedangkan Tasos Douvikas mencetak 14 gol.
Martin Baturina juga berkembang menjadi bagian penting setelah mendapatkan kesempatan bermain reguler pada paruh kedua musim lalu.
Baca Juga: Prediksi Skor Brentford vs Tottenham: Spurs Berpotensi Tersandung di Markas The Bees
Gelandang tersebut bahkan mampu mencetak gol ketika Como menjalani pertandingan persahabatan melawan Arsenal.
Di sisi lain, Udinese memiliki Davis sebagai salah satu ancaman utama. Penyerang tersebut mencetak 10 gol di Liga Italia musim lalu dan berpeluang kembali menjadi tumpuan lini depan bersama Nicolo Zaniolo.
Como memang memiliki kualitas individu yang lebih menjanjikan, tetapi status mereka kini sudah berubah.
Mereka bukan lagi tim promosi yang bisa bermain tanpa tekanan, melainkan klub papan atas yang akan menjalani Liga Champions sehingga setiap hasil mulai mendapat sorotan lebih besar.
Prediksi Starting XI dan Skor Udinese vs Como
Udinese diperkirakan menurunkan Okoye di bawah mistar dengan Bertola, Palma, dan Solet sebagai trio pertahanan.
Vojvoda, Ekkelenkamp, Karlstrom, Piotrowski, dan Kamara berpotensi mengisi lini tengah, sedangkan Zaniolo dan Davis menjadi duet di depan.
Beberapa pemain Udinese masih bermasalah dengan kondisi fisik. Giorgi Chakvetadze mengalami cedera, Alessandro Zanoli belum pulih dari cedera ACL, sedangkan Christian Kabasele harus menjalani hukuman skorsing.
Como kemungkinan mengandalkan Butez; Couto, Chalobah, Ramon, Valle; Perrone, Da Cunha; Diao, Paz, Baturina; serta Douvikas.
Fabregas memiliki hampir seluruh skuad dalam kondisi siap, dengan Jayden Addai menjadi satu-satunya pemain yang absen karena cedera ACL.
Baca Juga: Prediksi Skor Nottingham vs Leeds United: The Tricky Trees Diunggulkan Menang di Kandang
Dengan komposisi tersebut, Como diprediksi mampu memberikan tekanan melalui kreativitas Paz dan Baturina serta penyelesaian akhir Douvikas.
Namun, Udinese memiliki keunggulan bermain di kandang dan sudah merasakan pertandingan kompetitif. Karena itu, skor 1-1 menjadi hasil yang paling realistis.
Hasil imbang mungkin bukan target utama Como setelah melihat ambisi mereka memasuki musim baru.
Akan tetapi, satu poin di kandang Udinese cukup masuk akal bagi tim yang harus membuktikan diri setelah statusnya berubah dari kuda hitam menjadi salah satu klub dengan ekspektasi tinggi di Italia.
Prediksi skor: Udinese 1-1 Como
Baca Juga: Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road