JawaPos.com – Barcelona menjadikan Lautaro Martínez sebagai target baru untuk memperkuat lini serang setelah rencana mendatangkan Julián Álvarez dari Atlético Madrid berakhir.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Kamis (20/8), Penyerang Inter Milan tersebut masih terikat kontrak hingga 2029 dan tidak memiliki klausul pelepasan, sehingga Barcelona harus bernegosiasi langsung dengan klub Italia tersebut.
Nilai transfer Lautaro diperkirakan mencapai EUR 85 juta atau sekitar Rp1,65 triliun sehingga Barcelona perlu menyiapkan skema transfer yang tidak membebani kondisi keuangan klub.
Dari sisi olahraga, Lautaro dinilai sesuai dengan kebutuhan pelatih Hansi Flick karena mampu bermain di dalam kotak penalti sekaligus berkontribusi dalam tekanan dan pembangunan serangan.
Penyerang asal Argentina itu juga memiliki kemampuan untuk menarik perhatian bek lawan, menyerang ruang kosong, serta turun membantu permainan sebelum kembali bergerak menuju gawang.
Kehadiran Martinez berpotensi memberikan Flick lebih banyak pilihan dalam membangun kombinasi serangan bersama Lamine Yamal, Anthony Gordon, dan pemain lini depan Barcelona lainnya.
Selain Lautaro, Barcelona masih mempertimbangkan Viktor Gyökeres sebagai alternatif untuk memperkuat lini serang, meskipun peluang transfer penyerang Arsenal tersebut bergantung pada situasi klub Inggris itu.
Setelah Atlético Madrid menolak membuka negosiasi untuk Julián Álvarez, Deco kini harus mencari formula terbaik untuk meyakinkan Inter Milan tanpa meningkatkan pengeluaran Barcelona secara berlebihan.
Dengan kondisi tersebut, Lautaro Martínez kini menjadi salah satu target utama Barcelona dalam upaya mendapatkan penyerang baru.