JawaPos.com – Arsenal dan Paris Saint-Germain (PSG) mengakhiri periode persiapan jelang bergulirnya musim baru Premier League dan Ligue 1 musim ini dengan nasib berbeda. Lucunya, taktik serangan balik yang jadi penyebabnya.
Dengan blok rapat dalam skema 4-4-2, Arsenal menghancurkan Manchester City tiga gol tanpa balas dalam laga Community Shield di Principality Stadium, Cardiff, Minggu malam WIB (16/8). Arsenal dapat memaksimalkan serangan baliknya.
Sebaliknya, PSG gagal membongkar permainan bertahan ala RC Lens pada laga Trophee des Champions 2026 di Stade Bollaert-Delelis, Lens, kemarin WIB (17/8). Seperti The Gunners, julukan Arsenal, Lens pun memaksimalkan serangan baliknya.
“Kami sudah sukses memainkan sepak bola yang brilian malam ini. Performa yang hebat dan cara yang bagus untuk mengawali musim ini dengan sempurna,” ungkap kapten Arsenal Martin Odegaard kepada TNT Sports.
Dengan skema counter attack, tidak satu pun gol Arsenal malam itu tercipta dari skema set pieces. Seperti pada musim lalu.
“Kami telah menunjukkan level kami hari ini. Kami menunjukkan bahwa kami sudah siap. Kami serius dan kami ingin melakukannya lagi,” lanjut Odegaard.
Gelandang Lens Michael Cuisance mengungkap bahwa hanya memainkan strategi serangan balik yang jadi kunci untuk menekuk Les Parisiens, julukan PSG. Malam itu dominasi penguasaan bola PSG bisa mencapai 68 persen.
“(Dengan 10 pemain) kami tahu mereka akan menemukan ruang. Kami sudah kesulitan sejak menit ke-30 dan seterusnya dengan harus bermain sepuluh pemain. Tapi kami menunjukkan karakter kami,” tutur Cuisance, dilansir dari laman Lensois.
Pintu Terbuka Rodri-Barcola
Saat timnya menelan kekalahan, Rodri dan Bradley Barcola tidak masuk di dalam komposisi pemain City dan PSG. Bahkan, kemarin WIB (17/8) Rodri juga dikabarkan sudah selangkah lagi meninggalkan City menuju FC Barcelona.
Antara pihak Rodri dan City dilaporkan secara pribadi menerima tawaran dari Barca. Angkanya disebut dapat mencapai EUR 76,5 juta (Rp 1,57 triliun) dengan kontrak sampai 2030. Di sisi lain, laju Barcola ke Liverpool FC makin santer saat absen dari Trophee des Champions.
Tactician City Enzo Maresca yang sebelumnya konfiden mampu mempertahankan Rodri dari godaan Barca, jadi berubah sikap.
“Rodri pemain yang baru saja menjuarai Piala Dunia, Ballon d’Or, pemain top yang dibutuhkan semua tim,” kata Maresca.
Kekalahan di Hadapan Zidane
Kekalahan Marquinhos dkk dalam Trophee des Champions itu makin lengkap karena ada sosok spesial yang duduk di tribun kehormatan Stade Bollaert-Delelis, Lens. Sosok itu adalah Zinedine Zidane, pelatih baru timnas Prancis.
Kehadiran Zizou, sapaan akrab Zidane, malam itu adalah untuk menyaksikan aksi-aksi pemain Prancis di PSG dan Lens yang disebut jadi sasaran monitoring-nya.
“Senang melihat dia (Zidane) menonton kemenangan kami,” seloroh kapten Lens Florian Thauvin, dilansir dari laman RMC Sport.
Grafik Masih Turun Naik
Finalis Liga Champions musim lalu Arsenal dan Paris Saint-Germain (PSG) sama-sama belum sempurna menjelang kickoff liga domestik masing-masing, pekan depan. Keduanya masih menunjukkan performa yang turun naik jelang awal musim.
ARSENAL
| Hasil Pramusim | Persentase Menang | Gol-Kemasukan |
|---|---|---|
| M-K-K-S-M | 40 persen | 11-8 |
PARIS SAINT-GERMAIN
| Hasil Pramusim | Persentase Menang | Gol-Kemasukan |
|---|---|---|
| K-S-M-K | 25 persen | 3-6 |
KET: M = menang, S = seri, K = kalah