← Beranda
Giannis Konstantelias Dijual ke Borussia Dortmund, Ratusan Suporter PAOK Salonika Duduki Stadion
Andre Rizal HanafiRabu, 19 Agustus 2026 | 13.10 WIB
Borussia Dortmund berjaya di babak playoff Liga Champions dengan kemenangan 2-0 atas Atalanta, Rabu (18/2) dini hari WIB. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Kepindahan Giannis Konstantelias ke Borussia Dortmund memicu reaksi keras dari suporter PAOK Salonika.

Ratusan pendukung klub Yunani tersebut menggelar aksi protes hingga menduduki area stadion setelah sang pemain dilepas pada bursa transfer musim panas ini.

Sekitar 400 suporter dilaporkan mendatangi Stadion Toumba pada Minggu (16/8). Mereka datang untuk menyuarakan kekecewaan terhadap keputusan manajemen PAOK yang melepas salah satu pemain terbaik hasil akademi klub.

Sebagian suporter bahkan dilaporkan masuk ke kantor PAOK yang berada di dalam kompleks stadion. Mereka menuntut penjelasan dari pemilik klub, Ivan Savvidis, terkait keputusan menjual Konstantelias ke Dortmund.

Baca Juga: Andhika Wijaya Tulis Pesan Perpisahan Usai Resmi Dipinjamkan Bali United

Konstantelias memang bukan pemain biasa bagi PAOK. Gelandang serang berusia 23 tahun itu merupakan salah satu produk akademi yang berkembang menjadi pemain penting di tim utama.

Sejak masuk ke skuad senior pada 2021, Konstantelias telah mencatatkan 44 gol dan 26 assist dalam 190 penampilan. Ia juga menjadi bagian dari skuad yang membawa PAOK meraih gelar Liga Yunani dan Piala Yunani.

Performa tersebut membuat Konstantelias menarik perhatian sejumlah klub Eropa. Pada 2024, Red Bull Salzburg sempat dikaitkan dengan sang pemain. Setahun kemudian, Stuttgart bahkan nyaris mendapatkan tanda tangannya.

Baca Juga: Everton Bidik Richarlison, Tottenham Tahan Mantan Bintang The Toffees dengan Harga Tinggi

Stuttgart dikabarkan telah menyiapkan transfer senilai 15 juta poundsterling atau sekitar Rp340 miliar, ditambah bonus 2 juta poundsterling dan klausul penjualan kembali 15 persen. Namun, kesepakatan tersebut akhirnya batal.

Savvidis saat itu disebut berubah pikiran setelah mendapat tekanan dari suporter. Konstantelias bahkan dikabarkan sempat diminta kembali ketika sudah berada di bandara Salonika sebelum bertolak ke Jerman.

PAOK kemudian memperpanjang kontraknya hingga 2029 dengan peningkatan gaji. Kabarnya, terdapat kesepakatan bahwa klub tidak akan menghalangi sang pemain jika nantinya ingin mencari tantangan baru.

Kini, kesempatan itu akhirnya datang. PAOK menyepakati transfer Konstantelias ke Borussia Dortmund dengan nilai awal hampir 22 juta poundsterling. Nilainya masih bisa bertambah hingga 5 juta poundsterling melalui bonus performa.

PAOK juga memiliki hak atas 17,5 persen dari nilai penjualan Konstantelias pada masa mendatang. Jika seluruh bonus terealisasi, transfer tersebut akan menjadi penjualan termahal dalam sejarah klub.

Baca Juga: Sesko dan De Ligt Kembali Berlatih, Manchester United Siap Sambut Laga Perdana Lawan Hull City

Konstantelias sendiri disebut sudah menyampaikan kepada suporter bahwa kepindahan ke Dortmund merupakan keputusannya. Saat tiba di bandara Dortmund, ia bahkan sempat terhubung melalui panggilan video dengan para pendukung yang berkumpul di Stadion Toumba.

Namun, kepergian Konstantelias tetap membuat suasana di PAOK memanas. Terlebih, klub juga baru kehilangan pelatih Razvan Lucescu pada musim panas ini.

Lucescu merupakan salah satu pelatih tersukses dalam sejarah PAOK. Dalam dua periode kepelatihannya selama tujuh tahun, ia membawa klub meraih dua gelar liga dan dua trofi Piala Yunani.

Di tengah situasi tersebut, transfer Konstantelias ke Dortmund menjadi persoalan baru bagi PAOK. Aksi ratusan suporter di Stadion Toumba menunjukkan betapa besarnya kekecewaan mereka terhadap keputusan klub melepas pemain yang dianggap sebagai aset penting untuk masa depan.

EDITOR: Banu Adikara