← Beranda
Belanja Besar Real Madrid Tertutup Penjualan Pemain Akademi La Fabrica
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 18 Agustus 2026 | 20.02 WIB
Real Madrid menghabiskan EUR 225 juta untuk memperkuat skuad Jose Mourinho musim panas ini, tetapi hampir seluruh investasi tersebut tertutup pemasukan EUR 199 juta dari penjualan produk La Fabrica. (Instagram/@realmadrid)

 

JawaPos.com - Real Madrid memang royal berbelanja pada musim panas ini. Namun, di balik pengeluaran besar tersebut, ada satu sumber pemasukan yang membuat aktivitas transfer Los Blancos tetap terlihat sehat: La Fabrica.

Melansir Diario AS, akademi Real Madrid disebut telah menghasilkan sekitar EUR 199 juta melalui penjualan pemain binaan maupun keuntungan dari klausul persentase yang dipertahankan klub setelah para pemain meninggalkan Santiago Bernabeu.

Angka tersebut hampir menyamai EUR 225 juta yang dikeluarkan Madrid untuk memperkuat skuad Jose Mourinho.

La Fabrica Jadi Mesin Pemasukan

Real Madrid menyelesaikan sejumlah transfer besar musim panas ini. Yan Diomande, Marc Cucurella, Carlos Espi, Denzel Dumfries, Bernardo Silva dan Ibrahima Konate menjadi bagian dari proyek baru Mourinho.

Baca Juga: Jose Mourinho Dilanda Ketidakpastian Lini Pertahanan Real Madrid

Namun, perekrutan tersebut tidak sepenuhnya membebani keuangan klub. La Fabrica justru memberikan kontribusi luar biasa melalui sejumlah pemain yang pernah dikembangkan di akademi Madrid.

Salah satu kesepakatan terbesar datang dari Gonzalo Garcia. Kepindahannya ke Fulham menghasilkan sekitar EUR 40 juta, sementara Madrid masih mempertahankan 30 persen hak atas potensi kepindahan sang pemain di masa depan.

Ada pula Nico Paz, yang kembali menjadi sumber pemasukan penting. Como membayar EUR 60 juta untuk 50 persen hak pemain tersebut yang masih berada dalam kendali Madrid.

Sementara itu, kepindahan Victor Munoz ke Liverpool menambah sekitar EUR 20 juta ke kas klub.

Baca Juga: Valverde Harus Berjuang Mendapatkan Tempat di Lini Tengah Real Madrid

Sejumlah pemain lain seperti Cesar Palacios, Jacobo Ortega, Mario Gila, Alvaro Rodriguez, Alex Jimenez, Fran Garcia dan Mario Martin juga ikut menyumbang pemasukan.

Jika seluruh transaksi tersebut digabungkan, kontribusi La Fabrica mencapai sekitar EUR 199 juta.

Madrid Mengeluarkan EUR 225 Juta

Di sisi lain, Madrid tetap melakukan investasi besar untuk membangun skuad baru.

Pengeluaran mereka untuk biaya transfer mencapai sekitar EUR 225 juta.

Investasi terbesar diberikan kepada Yan Diomande. Transfer pemain Pantai Gading itu diperkirakan bisa mencapai EUR 140 juta, yang membuatnya berpotensi menjadi pemain termahal dalam sejarah klub.

Baca Juga: Empat Duet Gelandang Bertahan yang Bisa Dipasang Jose Mourinho di Real Madrid

Madrid juga membayar EUR 55 juta untuk mendatangkan Cucurella dari Chelsea dan EUR 25 juta kepada Levante untuk Carlos Espi.

Dumfries menjadi tambahan lain dengan biaya sekitar EUR 20 juta dari Inter Milan.

Menariknya, Madrid berhasil mendapatkan dua pemain berpengalaman tanpa biaya transfer, yakni Bernardo Silva dan Ibrahima Konate setelah kontrak mereka bersama klub sebelumnya berakhir.

Akademi Membantu Membiayai Proyek Mourinho

Jika dibandingkan secara sederhana, Madrid hanya memiliki selisih sekitar EUR 26 juta antara pengeluaran transfer dan pemasukan yang berasal dari La Fabrica.

Artinya, hampir 89 persen dari biaya transfer Madrid musim panas ini secara nominal sudah tertutup oleh pemasukan yang berkaitan dengan produk akademi mereka.

Ini menjadi gambaran menarik mengenai bagaimana akademi Madrid bukan sekadar tempat menghasilkan pemain untuk tim utama.

La Fabrica juga telah berubah menjadi aset finansial jangka panjang.

Baca Juga: Real Madrid Menang Meyakinkan 3-0 atas Schalke pada Laga Pramusim

Madrid bisa menjual pemain yang tidak masuk rencana tim utama dengan harga tinggi, tetapi tetap mempertahankan persentase hak ekonomi sehingga berpotensi mendapatkan keuntungan tambahan ketika sang pemain kembali pindah.

Dengan model seperti ini, Florentino Perez bisa memberikan Mourinho skuad baru tanpa harus sepenuhnya mengandalkan pengeluaran klub.

EDITOR: Edi Yulianto