← Beranda
Valverde Harus Berjuang Mendapatkan Tempat di Lini Tengah Real Madrid
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 18 Agustus 2026 | 18.25 WIB
Federico Valverde memang menyandang ban kapten baru Real Madrid, tetapi posisinya di starting XI Jose Mourinho belum aman. Ia harus bersaing dengan Aurelien Tchouameni untuk satu tempat di lini tengah. (Instagram/@realmadrid)
 
 

 

JawaPos.com - Federico Valverde memasuki musim baru dengan status spesial sebagai kapten Real Madrid. Namun, ban kapten ternyata tidak otomatis membuatnya mendapatkan tempat di susunan pemain utama Jose Mourinho.

Justru, lini tengah menjadi salah satu area dengan persaingan paling menarik di skuad Los Blancos.

Mourinho diperkirakan akan menggunakan dua gelandang bertahan dalam sistemnya. Kedatangan Bernardo Silva membuat salah satu posisi tersebut hampir pasti menjadi milik pemain asal Portugal itu, sehingga Valverde dan Aurelien Tchouameni harus berebut satu tempat tersisa.

Bernardo Silva Sulit Digeser

Kegagalan Madrid mendatangkan Rodri membuat Mourinho harus mencari alternatif untuk mengatur permainan dari lini tengah.

Baca Juga: Empat Duet Gelandang Bertahan yang Bisa Dipasang Jose Mourinho di Real Madrid

Pilihan akhirnya jatuh kepada Bernardo Silva. Pemain asal Portugal itu menawarkan kemampuan mengontrol tempo, menjaga penguasaan bola, sekaligus membantu proses membangun serangan. Karakter tersebut membuatnya sangat cocok dengan kebutuhan Mourinho.

Jika Bernardo benar-benar menjadi bagian penting dari rencana sang pelatih, maka persaingan utama tinggal antara Valverde dan Tchouameni. Dengan kata lain, hanya satu dari dua pemain tersebut yang kemungkinan menjadi starter.

Valverde punya energi, Tchouameni punya disiplin

Melansir MARCA, Valverde dan Tchouameni sebenarnya memiliki profil yang berbeda.

Valverde mengandalkan stamina, intensitas, kecepatan, dan kemampuan menjangkau area lapangan yang luas. Ia bisa membawa bola melewati tekanan lawan, membantu serangan, sekaligus turun untuk memberikan dukungan defensif.

Baca Juga: Real Madrid Menang Meyakinkan 3-0 atas Schalke pada Laga Pramusim

Tchouameni menawarkan sesuatu yang sedikit berbeda. Gelandang asal Prancis itu memiliki karakter gelandang bertahan yang lebih natural. Ia mampu menjaga posisi, memenangkan duel, memotong serangan lawan dan memberikan perlindungan di depan lini pertahanan.

Dalam struktur Mourinho, karakter tersebut bisa menjadi keuntungan besar. Jika Bernardo diberikan kebebasan untuk mengontrol permainan, Mourinho membutuhkan pemain di belakangnya yang mampu menjaga keseimbangan. Dalam konteks tersebut, Tchouameni terlihat sangat cocok.

Valverde Unggul Dalam Persiapan

Untuk sementara, Valverde justru memiliki keuntungan. Ia termasuk pemain yang lebih cepat kembali setelah Piala Dunia dan sudah tampil dalam seluruh pertandingan pramusim Madrid. Performanya juga disebut memberikan kesan positif kepada Mourinho.

Situasinya berbeda dengan Tchouameni. Gelandang Prancis tersebut belum mendapatkan menit bermain dalam pertandingan pramusim Madrid, sehingga ia memasuki awal musim dengan kondisi ritme pertandingan yang belum ideal.

Baca Juga: Jude Bellingham Ungkap Pernyataan Terkait Kerja Sama dengan Jose Mourinho di Real Madrid

Faktor kebugaran bisa menjadi penentu penting pada pekan-pekan pertama. Valverde mungkin tidak memiliki profil gelandang bertahan se-natural Tchouameni, tetapi ia sudah lebih siap secara fisik dan memahami tuntutan Mourinho setelah menjalani seluruh rangkaian persiapan.

Ban Kapten Bukan Jaminan

Status Valverde sebagai kapten baru Madrid tentu membuat persaingan ini semakin menarik. Namun Mourinho bukan tipe pelatih yang memberikan tempat di starting XI hanya karena status pemain.

Jika Tchouameni dianggap lebih sesuai untuk menjaga keseimbangan bersama Bernardo Silva, Valverde harus menerima kenyataan bahwa dirinya bisa memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Sebaliknya, jika Valverde mampu mempertahankan performa positif selama pramusim dan menunjukkan bahwa energi serta fleksibilitasnya lebih berguna bagi sistem Mourinho, ia masih memiliki peluang besar untuk mempertahankan tempatnya.

Satu hal yang jelas: menjadi kapten Real Madrid tidak membuat posisi Federico Valverde aman. Di bawah Mourinho, performa dan kecocokan taktik tetap menjadi penentu utama.

EDITOR: Edi Yulianto