← Beranda
Guglielmo Vicario Segera Tinggalkan Tottenham, Juventus Siap Boyong Sang Kiper
Andre Rizal HanafiSelasa, 18 Agustus 2026 | 13.36 WIB
Guglielmo Vicario. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Guglielmo Vicario dikabarkan semakin dekat dengan pintu keluar Tottenham Hotspur.

Kiper asal Italia itu akan bergabung dengan Juventus setelah klub London Utara tersebut menerima tawaran peminjaman dari raksasa Serie A.

Kesepakatan antara Tottenham dan Juventus disebut mencakup opsi pembelian senilai 8,6 juta poundsterling. 

Namun, klausul tersebut tidak bersifat wajib sehingga Juventus memiliki pilihan untuk mempermanenkan Vicario atau mengembalikannya ke Tottenham setelah masa peminjaman berakhir.

Baca Juga: Jamie Carragher Ragukan Michael Carrick, Manchester United Dinilai Belum Siap Juara Premier League

Vicario dijadwalkan melakukan perjalanan ke Turin untuk menjalani proses kepindahan. Jika tidak ada kendala dalam tahap akhir transfer, penjaga gawang berusia 29 tahun itu akan kembali berkompetisi di Serie A setelah sebelumnya memperkuat Empoli.

Kepindahan ini menjadi langkah penting bagi Juventus yang sebelumnya berusaha mendapatkan Emiliano Martinez dari Aston Villa. Namun, rencana tersebut akhirnya tidak berlanjut.

Situasi Martinez juga menjadi salah satu faktor yang membuat Juventus mengalihkan perhatian kepada Vicario. Kiper asal Argentina tersebut diketahui sedang mengalami cedera jari dan belum tersedia untuk membela Aston Villa.

Baca Juga: Manchester City Incar Ayyoub Bouaddi untuk Isi Posisi yang Rodri

Di sisi lain, Villa sedang mendekati kesepakatan untuk mendatangkan Zion Suzuki dari Parma. Kondisi tersebut membuat Juventus harus mencari alternatif lain untuk memperkuat posisi penjaga gawang.

Vicario sebenarnya datang ke Tottenham dengan status sebagai salah satu kiper yang menjanjikan. Spurs memboyongnya dari Empoli pada 2023 dengan nilai transfer sekitar 17,2 juta poundsterling.

Sejak bergabung, Vicario telah mencatatkan 117 penampilan bersama Tottenham. Namun, persaingan di bawah mistar berubah setelah Roberto de Zerbi dipercaya menangani tim.

De Zerbi memberikan kepercayaan lebih besar kepada Antonin Kinsky. Kiper muda tersebut bahkan dipastikan tetap menjadi pilihan utama Tottenham untuk musim baru.

Tottenham juga mendatangkan Martin Dubravka secara gratis dari Burnley pada Juli lalu. Kehadiran Dubravka memberikan tambahan pengalaman sekaligus menjadi pelapis untuk Kinsky.

Situasi itu membuat peluang Vicario untuk kembali menjadi kiper utama semakin kecil. Peminjaman ke Juventus pun menjadi jalan yang masuk akal bagi sang pemain untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.

Baca Juga: Manchester United Tolak Lepas Bruno Fernandes, Galatasaray Siapkan Tawaran 50 Juta Euro

Bagi Juventus, Vicario juga bukan sosok asing di kompetisi Italia. Sebelum pindah ke Inggris, ia berkembang bersama Empoli dan dikenal sebagai salah satu penjaga gawang yang memiliki kemampuan distribusi bola cukup baik.

Vicario juga sudah mencatatkan lima penampilan bersama tim nasional Italia sejak melakukan debut internasional pada 2024.

Kepergian Vicario menjadi salah satu bagian dari perubahan besar yang dilakukan Tottenham pada musim panas ini. Klub asal London tersebut sedang aktif melakukan perombakan skuad setelah De Zerbi mulai membangun tim sesuai dengan rencananya.

Baca Juga: Lazio Dipermalukan Mantova dan Tersingkir dari Coppa Italia, Gattuso Mulai Tertekan

Tottenham telah mendatangkan enam pemain baru dan masih berusaha menambah dua pemain di lini serang. Pada saat yang sama, sejumlah pemain lama mulai dilepas, dipinjamkan, atau tidak lagi menjadi bagian dari rencana tim utama.

Jika transfer ke Juventus benar-benar rampung, Vicario akan mendapat kesempatan untuk kembali menunjukkan kemampuannya di Serie A. 

Performa selama masa peminjaman nantinya bisa menjadi penentu apakah Juventus akan menggunakan opsi pembelian senilai 8,6 juta poundsterling tersebut.

Bagi Tottenham, transfer ini juga dapat membantu merapikan komposisi penjaga gawang. Sementara bagi Vicario, Juventus menjadi kesempatan untuk kembali mendapatkan peran penting setelah kehilangan tempat utama di London.

EDITOR: Banu Adikara