← Beranda
Lazio Dipermalukan Mantova dan Tersingkir dari Coppa Italia, Gattuso Mulai Tertekan
Andre Rizal HanafiSelasa, 18 Agustus 2026 | 13.19 WIB
Ekspresi Gennaro Gattuso usai Timnas Italia kalah dramatis dari Bosnia di babak play-off Piala Dunia 2026. (FIGC)

 

JawaPos.com - Awal perjalanan Gennaro Gattuso bersama Lazio tidak berjalan sesuai harapan. Lazio harus tersingkir dari Coppa Italia setelah secara mengejutkan kalah dari Mantova di Stadion Olimpico, Minggu (16/8/2026).

Hasil tersebut menjadi pukulan cukup keras bagi Lazio. Apalagi, mereka sebelumnya menjalani pramusim dengan catatan sempurna. Seluruh pertandingan uji coba berhasil dimenangkan sehingga ada optimisme tinggi menyambut musim baru.

Namun, penampilan Lazio berubah ketika memasuki pertandingan resmi pertama. Menghadapi Mantova, tim besutan Gattuso justru gagal menunjukkan permainan yang diharapkan dan harus menerima kenyataan tersingkir lebih awal dari Coppa Italia.

Baca Juga: Ciro Immobile Resmi Pensiun, Lazio dan Paris FC Ucapkan Terima Kasih

Gattuso pun mengakui bahwa kekalahan tersebut menjadi pukulan telak. Pelatih asal Italia itu tentu memiliki banyak pekerjaan rumah sebelum Lazio menjalani kompetisi Serie A.

Sehari setelah pertandingan, Gattuso dan para pemain melakukan pertemuan di pusat latihan Formello. Agenda tersebut sebenarnya sudah dijadwalkan sebelum pertandingan melawan Mantova sehingga bukan merupakan bentuk hukuman.

Meski demikian, hasil pertandingan membuat pertemuan itu menjadi momentum untuk melakukan evaluasi. Gattuso bersama para pemain membicarakan penyebab Lazio gagal tampil maksimal.

Baca Juga: Lazio Incar Santiago Gimenez, Gennaro Gattuso Jadikan Striker AC Milan Target Utama

Salah satu faktor yang diduga memengaruhi performa tim adalah kondisi fisik. Gattuso memang memberikan program pramusim dengan intensitas tinggi. Akibatnya, sejumlah pemain dinilai masih merasakan kelelahan ketika menghadapi Mantova.

Namun, masalah Lazio tidak berhenti pada kondisi fisik. Mereka juga kesulitan mengembangkan permainan ketika menghadapi lawan yang mampu membaca strategi dengan baik.

Situasi tersebut menjadi alarm bagi Gattuso. Terlebih, Lazio juga masih memiliki persoalan di bursa transfer.

Kedatangan Davide Frattesi belum dianggap cukup untuk membuat komposisi skuad ideal. Frattesi bahkan baru menjalani debut dengan masuk pada sekitar 20 menit terakhir pertandingan melawan Mantova.

Lazio setidaknya masih membutuhkan dua tambahan pemain, yakni seorang penyerang tengah dan bek. Untuk lini depan, nama Mauro Icardi dan Andrea Pinamonti masuk dalam daftar incaran.

Sementara di lini belakang, Lazio disebut mempertimbangkan beberapa nama, termasuk Hautekiet, Josip Sutalo, dan Sergi Dominguez. Akan tetapi, sejauh ini belum ada kesepakatan yang menunjukkan bahwa salah satu transfer tersebut akan segera terealisasi.

Baca Juga: Gila! Belanja Klub Premier League Sudah Tembus £2,14 Miliar, Rekor Baru Bisa Segera Tercipta

Kekalahan dari Mantova membuat kebutuhan tersebut semakin terasa. Lazio tidak punya banyak waktu untuk membenahi skuad jika ingin memulai Serie A dengan kondisi lebih baik.

Tekanan terhadap Gattuso pun mulai muncul.

Bursa taruhan bahkan menempatkan mantan pelatih AC Milan tersebut sebagai salah satu kandidat terkuat pelatih Serie A pertama yang dipecat musim ini.

Meski demikian, perjalanan musim baru masih sangat panjang. Gattuso masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan. Laga melawan Bologna pada pekan pertama Serie A akan menjadi ujian berikutnya.

Lazio kini dituntut segera merespons kegagalan di Coppa Italia. Kemenangan di awal Serie A bisa menjadi langkah penting untuk meredakan tekanan sekaligus mengembalikan kepercayaan diri tim.

EDITOR: Banu Adikara