← Beranda
Gila! Belanja Klub Premier League Sudah Tembus £2,14 Miliar, Rekor Baru Bisa Segera Tercipta
Andre Rizal HanafiSelasa, 18 Agustus 2026 | 13.07 WIB
Bruno Guimaraes. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Bursa transfer musim panas 2026 kembali menunjukkan betapa kuatnya daya beli klub-klub Premier League. Hingga pertengahan Agustus, total pengeluaran klub kasta tertinggi Liga Inggris telah mencapai £ 2,14 miliar.

Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena bursa transfer belum ditutup.

Dengan lebih dari dua pekan tersisa sebelum deadline, rekor belanja £ 3,14 miliar yang tercipta pada musim panas 2025 masih terbuka untuk dikejar.

Baca Juga: Lima Poin Penting yang Patut Diperhatikan Liverpool Jelang Musim Kompetisi

Data yang diberikan Paul Macdonald, pendiri FootballTransfers.com, kepada BBC Sport menunjukkan pengeluaran Premier League musim ini sudah melewati total belanja pada musim panas 2024 yang mencapai £ 1,98 miliar.

Angka tersebut juga lebih tinggi dibandingkan musim panas 2022 dengan £ 1,94 miliar, 2021 sebesar £ 1,13 miliar, serta 2020 yang berada di angka £ 1,32 miliar.

Hanya pengeluaran pada 2023 sebesar £ 2,36 miliar dan rekor £ 3,14 miliar pada 2025 yang masih berada di atasnya.

Baca Juga: Barcelona Bidik Viktor Gyokeres, Striker Arsenal Jadi Alternatif Jika Gagal Dapatkan Julian Alvarez

Jika melihat aktivitas transfer yang masih berlangsung, Premier League berpeluang kembali mencatat sejarah.

Namun, yang menarik bukan hanya besarnya uang yang keluar, melainkan juga bagaimana dana tersebut berputar di antara klub-klub Inggris.

Kekuatan finansial Premier League terlihat jelas ketika dibandingkan dengan kompetisi elite Eropa lainnya.

Klub-klub Inggris telah mengeluarkan £ 2,14 miliar, sementara Serie A baru mencapai £ 780 juta. La Liga berada di angka £ 515 juta, Bundesliga £ 505 juta, dan Ligue 1 £ 412 juta.

Dengan kata lain, Premier League sudah menghabiskan uang lebih banyak dibandingkan gabungan empat liga besar tersebut.

Chelsea menjadi klub dengan belanja terbesar sejauh ini. The Blues telah mengeluarkan sekitar £ 348 juta untuk mendatangkan pemain.

Baca Juga: Kompak! Jordi Amat dan Justin Hubner Bangga Bela Timnas Indonesia di HUT RI

Tottenham Hotspur berada di posisi berikutnya dengan £228 juta, sedangkan Arsenal dan Manchester City sama-sama menghabiskan £ 151 juta.

Chelsea, Tottenham, dan Manchester City juga telah memecahkan rekor transfer klub masing-masing pada musim panas ini.

Namun, belanja besar tidak hanya dilakukan klub papan atas. Aston Villa, Brentford, Brighton, dan Leeds United juga mencatat pembelian pemain termahal sepanjang sejarah mereka.

Baca Juga: Jay Herdman Gabung Bali United, Putra Pelatih Timnas Indonesia Bawa Pengalaman dari Liga Kanada

Coventry City, Hull City, dan Ipswich Town yang baru promosi turut menunjukkan kemampuan finansial mereka.

Jika seluruh aktivitas transfer sepanjang 2026 ikut dihitung, termasuk kedatangan Jorgen Strand Larsen ke Crystal Palace pada Januari, sudah ada 11 dari 20 klub Premier League yang memecahkan rekor transfer mereka.

Hal lain yang cukup mencolok adalah tingginya transaksi antarklub Premier League.

Baca Juga: Arema FC Gelar Festival Grassroot KU-10, 1.200 Pengunjung Ramaikan ARG Soccer Field Malang

Hampir £ 785 juta telah digunakan untuk transfer yang melibatkan sesama klub Inggris. Delapan dari 12 transfer terbesar musim panas ini bahkan terjadi di dalam Premier League.

Klub-klub Big Six menjadi penggerak utama pasar tersebut.

Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham telah membayar £ 546,5 juta untuk merekrut pemain dari klub Premier League di luar kelompok mereka.

Chelsea menjadi klub paling aktif dalam pasar domestik sejak musim 2016/17.

Baca Juga: Guyub FC Malang Juara Festival Akademi Arema FC 2026, Taklukkan MSA Madiun di Final

Mereka telah menghabiskan £867 juta untuk membeli pemain dari sesama klub Premier League dan menerima £ 683 juta dari penjualan ke klub lain di kompetisi tersebut.

Morgan Rogers pindah dari Aston Villa ke Chelsea, sedangkan Elliot Anderson meninggalkan Nottingham Forest menuju Manchester City. Keduanya merupakan bagian dari skuad Inggris pada Piala Dunia 2026.

Mantan gelandang Newcastle United, Sandro Tonali dan Bruno Guimaraes, juga memilih klub berbeda. Tonali bergabung dengan Tottenham, sementara Guimaraes memperkuat Arsenal.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Main di 2 Kompetisi Musim Depan, Bernardo Tavares Siapkan Skuad Serbabisa!

Transfer domestik bernilai besar memiliki alasan tersendiri.

Klub pembeli bisa mendapatkan pemain yang sudah terbukti mampu bermain di Premier League, sehingga risiko adaptasinya dianggap lebih kecil.

Sementara klub penjual memperoleh pemasukan besar yang dapat digunakan untuk membangun kembali skuad.

Baca Juga: Pesan Shin Tae-yong di HUT ke-81 RI, Mari Terus Jaga Persatuan!

Secara keseluruhan, klub-klub Premier League telah menerima sekitar £ 1,28 miliar dari penjualan pemain. Dengan demikian, net spend kompetisi tersebut mencapai sekitar £ 856 juta.

Chelsea memiliki neraca negatif terbesar dengan £ 209,5 juta, disusul Arsenal £ 111,6 juta dan Manchester City £ 92 juta.

Sebaliknya, Aston Villa mencatat neraca positif £ 109,8 juta, Newcastle £ 88,5 juta, dan Nottingham Forest £ 71,8 juta.

Bursa transfer masih belum berakhir. Jika aktivitas belanja terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir, rekor £ 3,14 miliar musim panas 2025 bisa saja kembali pecah.

Baca Juga: Luka Menalo Selebrasi Gesek Biola saat Persib Gasak Sabah FC, Terinspirasi Alberto Gilardino

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah