JawaPos.com - Meski kehilangan pelatih Pep Guardiola yang membawa klub meraih banyak kesuksesan, mantan bek Manchester City Joleon Lescott, yakin The Citizens tidak akan mengalami masa sulit.
Pep Guardiola meninggalkan Manchester City pada musim panas ini setelah menjalani periode selama satu dekade di Etihad Stadium.
Pelatih asal Spanyol Pep Guardiola mencatatkan prestasi luar biasa bersama Manchester City dengan mempersembahkan 20 trofi, termasuk enam gelar Premier League dan Liga Champions pada musim 2022/23.
Baca Juga: Real Madrid Menang Meyakinkan 3-0 atas Schalke pada Laga Pramusim
Posisi Guardiola diisi Enzo Maresca, sosok yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Guardiola itu kini mendapat tugas membawa City melanjutkan kesuksesan yang sudah dibangun selama bertahun-tahun.
Lescott menilai kondisi Manchester City saat ini berbeda dengan Manchester United ketika Sir Alex Ferguson meninggalkan Old Trafford pada 2013.
Dia juga melihat City memiliki fondasi yang lebih kuat dibandingkan Arsenal saat Arsene Wenger mengakhiri masa kepemimpinan pada 2018.
Baca Juga: Karim Adeyemi Impresif, Barcelona Menang 5-2 atas Basel di Pramusim
"Saya pikir kemungkinan itu lebih kecil. Anda tidak pernah bisa mengatakan tidak akan terjadi, tetapi melihat posisi klub saat ini, saya rasa kemungkinannya lebih kecil," ujar Lescott seperti dikutip The Sun.
Menurut Lescott, Manchester City sudah terbiasa melakukan perubahan di sektor kepelatihan.
Struktur klub yang dibangun selama 15 tahun terakhir juga dinilai membuat proses transisi berjalan lebih terencana.
Dia percaya perubahan pelatih tidak akan membuat City kehilangan ambisi untuk bersaing di level tertinggi.
"Saya melihat mereka akan memenangkan sesuatu. Saya hanya tidak tahu trofi apa yang akan mereka dapatkan," kata Joleon Lescott.
Meski begitu, Manchester City tetap menghadapi sejumlah pekerjaan rumah.
Baca Juga: Liverpool Akhiri Pramusim dengan Kalahkan Como 2-0 di Anfield
Salah satunya berkaitan dengan masa depan Rodri. Gelandang asal Spanyol itu dikabarkan berpotensi meninggalkan Etihad Stadium dan bergabung dengan Barcelona.
Rodri selama ini menjadi salah satu pemain terpenting City. Dia bahkan mencetak gol kemenangan pada final Liga Champions 2023 yang memastikan klub meraih treble.
Jika Rodri pergi, Elliot Anderson diperkirakan menjadi salah satu pemain yang bisa mengambil peran penting di lini tengah.
Baca Juga: Barcelona Capai Kesepakatan Perekrutan Rodri dari Manchester City
City mendatangkan pemain tersebut dari Nottingham Forest dengan nilai transfer yang mencapai 116 juta poundsterling.
Namun, Lescott tidak ingin Anderson langsung dibandingkan dengan Rodri. Menurutnya, pemain berusia muda tersebut memiliki karakter permainan yang berbeda.
"Dia bisa memberikan sesuatu yang berbeda dan itu yang penting. Saya tidak berpikir dia harus melakukan hal yang sama dengan cara yang sama," ujar Lescott.
Baca Juga: Final Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026 Makin Seru, Achmad Maulana dan Dewangga Hadir
Selain Rodri, perhatian juga tertuju kepada Phil Foden. Pemain asal Inggris itu sedang berusaha kembali ke performa terbaik setelah melewati dua musim yang kurang konsisten.
Foden sebelumnya dinobatkan sebagai PFA Player of the Year 2023/24. Namun, musim lalu dia mengalami penurunan produktivitas dan bahkan sempat melewati 29 pertandingan tanpa mencetak gol.
Lescott menilai pergantian pelatih bisa menjadi kesempatan bagi Foden untuk kembali menemukan permainan terbaiknya.
"Phil belum pernah mengalami manajer baru seperti ini. Pemain lain sudah merasakan bekerja dengan pelatih yang berbeda," ucap Joleon Lescott.
Baca Juga: Eksklusif! Herry Kiswanto: Makna Kemerdekaan Kapten Timnas Indonesia Era 1980-an
Meski Manchester City tidak lagi menjadi favorit utama juara Premier League, Lescott menilai target klub tetap sama. The Citizens tetap dituntut bersaing dan berusaha memenangkan trofi pada musim baru.
Ekspektasi tersebut, menurut Lescott, tidak akan berubah hanya karena Guardiola sudah meninggalkan klub.