← Beranda
3 PR yang Dihadapi Michael Carrick Jelang Laga Pembuka Manchester United
M Shofyan Dwi KurniawanSenin, 17 Agustus 2026 | 04.25 WIB
Pelatih Manchester United Michael Carrick. (Instagram/@manutd)
 
 

 

JawaPos.com - Manchester United menutup rangkaian pramusim dengan kekalahan 2-4 dari AC Milan di Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia. Hasil tersebut menjadi peringatan bagi Michael Carrick sebelum timnya menjalani pertandingan pembuka musim melawan Hull City.

Setan Merah sebenarnya sempat unggul lewat Harry Maguire dan Patrick Dorgu. Namun, Milan mampu bangkit dan mencetak empat gol untuk membalikkan keadaan.

Kekalahan tersebut sekaligus memperlihatkan sejumlah persoalan yang masih harus diselesaikan Carrick. 

Baca Juga: AC Milan Tunjukkan Kelemahan Manchester United Jelang Musim Baru

Melansir The Peoples Person, berikut tiga pekerjaan rumah utama Manchester United jelang laga kompetitif pertama.

1. Mencari Solusi Tanpa Bryan Mbeumo

Salah satu hal paling mencolok dari pertandingan melawan Milan adalah absennya Bryan Mbeumo dari starting XI.

Sepanjang pramusim, Mbeumo menunjukkan pengaruh besar terhadap permainan United. Kemampuan mencetak gol, pergerakan tanpa bola, serta timing saat menyerang ruang membuat lini depan Setan Merah terlihat jauh lebih berbahaya.

Ketika Mbeumo tidak menjadi starter, ancaman United di sepertiga akhir lapangan terlihat menurun.

Baca Juga: AC Milan Kalahkan Manchester United, Ruben Amorim: Mereka Lebih Membosankan

Kombinasinya dengan Amad juga menjadi salah satu senjata yang paling menjanjikan selama pramusim. Keduanya mampu menciptakan masalah bagi pertahanan lawan melalui pergerakan dan pertukaran posisi.

Karena itu, Carrick tampaknya memiliki keputusan yang cukup jelas untuk pertandingan melawan Hull: Mbeumo harus menjadi bagian penting dari lini depan United.

Namun, pertandingan melawan Milan juga menunjukkan bahwa United perlu memiliki alternatif ketika pemain asal Kamerun tersebut tidak berada di lapangan.

2. Menemukan Keseimbangan di Lini Tengah

Carrick akhirnya memberikan kesempatan kepada Andrey Santos dan Youri Tielemans untuk bermain bersama di lini tengah.

Situasi tersebut bisa menjadi sangat penting mengingat Mason Mount mengalami cedera dan berpotensi absen pada laga pembuka.

Santos dan Tielemans memiliki kualitas individu yang menjanjikan. Namun, duet tersebut masih terlihat belum sepenuhnya menyatu.

Baca Juga: Manchester United Beri Marcus Rashford Kesempatan Baru Usai Masa Peminjaman Barcelona Berakhir

Melawan Milan, United kesulitan menghadapi lini tengah yang mampu bermain secara agresif dan memanfaatkan ruang. Ini menjadi tanda bahwa Carrick membutuhkan keseimbangan yang lebih baik di area tersebut.

Bruno Fernandes tetap menjadi pemain penting di depan mereka, tetapi United mungkin membutuhkan sosok yang mampu memenangkan duel, menutup ruang dengan cepat, serta memberikan perlindungan ekstra kepada lini belakang.

Dengan kata lain, persoalannya bukan sekadar siapa yang bermain di lini tengah, tetapi bagaimana ketiganya bisa menciptakan struktur yang lebih solid.

3. Membenahi Pertahanan

Ini mungkin menjadi pekerjaan rumah paling mendesak Carrick.

United kebobolan empat gol dari Milan dan beberapa kali terlihat sangat rentan ketika menghadapi tekanan lawan.

Senne Lammens bahkan harus melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga United tetap dalam pertandingan. Namun, kiper tersebut pada akhirnya tidak mendapatkan perlindungan yang cukup dari lini di depannya.

Milan berhasil mengeksploitasi sejumlah celah dalam pertahanan United, terutama ketika mereka mampu mendominasi permainan dan menciptakan tekanan secara konsisten.

Baca Juga: Prediksi AC Milan vs Manchester United: Amorim Hadapi Mantan dengan Banyak Tekanan

Jika persoalan tersebut tidak segera diperbaiki, tim Carrick bisa menghadapi masalah besar ketika memasuki kompetisi resmi.

Laga melawan Hull mungkin tidak memiliki intensitas yang sama seperti menghadapi Milan, tetapi pertandingan tersebut akan menjadi ujian pertama apakah United benar-benar mampu mengatasi kelemahan yang terlihat di pramusim.

Rashford Kembali, Fernandes Punya Pekerjaan Tambahan

Ada pula kabar positif dari pertandingan tersebut. Marcus Rashford akhirnya kembali bermain untuk Manchester United setelah 611 hari sejak penampilan terakhirnya bagi klub.

Menariknya, Rashford tampil dengan nomor punggung sembilan. Namun, masih belum jelas apakah nomor tersebut akan menjadi nomor resminya untuk musim baru.

Baca Juga: Bek Manchester United Noussair Mazraoui Komentari Performa Youri Tielemans dan Andrey Santos

Carrick juga memiliki keputusan lain yang perlu dipertimbangkan: eksekutor penalti.

Bruno Fernandes gagal mengeksekusi dua penalti terakhirnya. Dengan adanya Mbeumo, Tielemans, Rashford, dan Cunha, Carrick memiliki sejumlah alternatif yang bisa dipertimbangkan.

Kini, seluruh perhatian tertuju pada laga pembuka melawan Hull City.

Pramusim United memang memberikan sejumlah alasan untuk optimistis, tetapi kekalahan dari Milan menunjukkan bahwa masih ada beberapa bagian yang harus diperbaiki. Carrick tidak punya banyak waktu untuk menyelesaikannya sebelum musim benar-benar dimulai.

EDITOR: Edi Yulianto