← Beranda
20 Jersey Kandang Premier League 2026/2027, Mana yang Terbaik?
HendraMinggu, 16 Agustus 2026 | 21.00 WIB
The Athletic merangkum 20 jersey kandang Premier League 2026/2027. Coventry City berada di posisi teratas, sedangkan Newcastle terendah. (Dok. CCFC)

JawaPos.com - Musim baru Premier League tak hanya menghadirkan persaingan di lapangan, tetapi juga adu desain jersey kandang. Dari nuansa retro hingga motif klasik, inilah peringkat 20 jersey kandang klub Premier League 2026/2027.

Premier League 2026/2027 segera dimulai, dan ada satu hal lain yang ikut menarik perhatian selain persaingan di lapangan: jersey kandang yang akan dikenakan para pemain.

The Athletic membuat pemeringkatan terhadap seluruh 20 jersey kandang klub Premier League musim 2026/2027. Hasilnya cukup menarik karena beberapa klub besar justru tidak masuk lima besar.

Ada jersey dengan desain retro, motif pinstripe, sentuhan sejarah klub, hingga desain yang dinilai terlalu sederhana. Bahkan, ada pula jersey yang disebut mengingatkan pada salah satu adegan serial Friends. 

Penilaian dibuat oleh Nick Miller, penulis sepak bola senior di The Athletic dan salah satu pengisi Totally Football Show. Sebelum bergabung dengan The Athletic, Miller berkarier sebagai pekerja lepas untuk sejumlah media olahraga ternama, termasuk The Guardian, ESPN, dan Eurosport, serta berbagai media lain yang memberinya kesempatan untuk menulis tentang sepak bola.

Berikut ranking 20 jersey kandang Premier League 2026/2027 dari yang terburuk hingga terbaik.

20. Newcastle United

Jersey kandang Newcastle United menjadi yang paling rendah dalam daftar ini. Desain Adidas tersebut mengambil inspirasi dari jersey klub pada awal 1990-an.

Namun, desain yang mencoba menghadirkan nuansa berbeda itu justru dinilai kurang menarik. Tambahan warna pada pola hitam-putih khas Newcastle dianggap tidak memberikan hasil yang diharapkan.

19. Chelsea

Jersey Chelsea menempati posisi ke-19. Desain ini menjadi contoh bahwa jersey tanpa sponsor tidak otomatis terlihat lebih menarik.

Para pemain Chelsea berselebrasi usai menang dan mengalahkan AC Milan dalam pertandingan Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Para pemain Chelsea berselebrasi usai menang dan mengalahkan AC Milan dalam pertandingan Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Menurut penilaian The Athletic, jersey tersebut justru terlihat seperti produk tiruan yang dibuat puluhan tahun lalu. Kampanye promosi besar-besaran yang melibatkan sejumlah nama terkenal pun tidak mampu mengangkat penilaian terhadap desainnya.

18. Manchester City

Manchester City berada di posisi ke-18. Puma menggunakan perpaduan warna biru dan putih yang sebenarnya cukup tepat untuk identitas klub.

Masalahnya terdapat pada efek warna yang memudar di bagian pinggang. Detail tersebut dianggap membuat desain jersey terlihat aneh, meski aksen putih pada kerah, lengan, dan bagian bawah ketiak dinilai cukup menarik.

17. Hull City

Jersey Hull City mengambil inspirasi dari desain klub pada era 1970-an. Bahkan, lambang lama klub digunakan kembali untuk memperkuat nuansa retro.

Konsep tersebut membuat jersey Hull City terlihat berbeda. Namun, desainnya dianggap terlalu klasik sehingga terasa kurang cocok dengan tampilan sebuah tim pada 2026.

16. Nottingham Forest

Nottingham Forest justru dinilai kurang beruntung setelah meluncurkan kolaborasi dengan Adidas Originals yang bukan jersey resmi kandang, tetapi malah lebih disukai.

Jersey kandang utama Forest dianggap kurang bersih dan terlihat seperti pakaian yang baru digunakan berolahraga. Motif merahnya bahkan mengingatkan pada sweater yang menjadi salah satu bagian penting dalam salah satu episode Friends.

15. Bournemouth

Jersey Bournemouth sebenarnya memiliki desain dasar yang cukup menarik. Sayangnya, logo sponsor Vitality dinilai terlalu mencolok dan mengganggu keseluruhan tampilan.

Motif pada garis merah jersey tersebut sebenarnya memiliki makna khusus karena menggambarkan logo awal klub pada era 1930-an. Namun, detail tersebut menjadi kurang terlihat karena keberadaan logo sponsor berwarna merah muda.

14. Leeds United

Leeds United berada di posisi ke-14 dengan jersey putih yang dihiasi pinstripe horizontal berwarna biru dan kuning.

Adidas menyebut desain tersebut sebagai penghormatan terhadap peringatan 400 tahun piagam kota Leeds. Namun, desain ini dinilai kehilangan sebagian identitas khas Leeds ketika logo klub dilepas karena tampilannya cukup generik.

13. Fulham

Fulham menggunakan desain yang mengingatkan pada beberapa jersey mereka pada musim-musim sebelumnya.

Warna hitam dan putih memang menjadi identitas utama klub, tetapi desain yang terlalu mirip membuat jersey ini dinilai sulit dikenali berdasarkan musimnya. Bagi penggemar sepak bola, keunikan desain menjadi salah satu bagian penting dari identitas sebuah klub.

12. Aston Villa

Aston Villa mencoba keluar dari desain tradisional dengan tidak sepenuhnya menggunakan kombinasi badan merah marun dan lengan biru muda.

Hasilnya cukup bersih dan sederhana, tetapi dinilai kurang memberikan sesuatu yang benar-benar berbeda. Jersey ini dianggap terlalu biasa dibandingkan beberapa eksperimen desain Villa pada masa lalu.

11. Everton

Jersey Everton nyaris masuk kategori membosankan. Desainnya sederhana dengan sedikit aksen kuning yang menjadi salah satu ciri menarik jersey klub.

Castore menyebut desain tersebut terinspirasi dari bendera maritim yang biasa terlihat di kawasan pelabuhan Liverpool. Namun, detail tersebut dianggap terlalu samar sehingga sulit terlihat secara langsung.

10. Crystal Palace

Crystal Palace mendapatkan apresiasi karena berani kembali menggunakan konsep yang pernah menjadi bagian dari identitas klub pada era 1970-an dan 1980-an.

Jersey ini menggunakan kombinasi putih dengan sash biru-merah. Konsepnya kuat, tetapi eksekusinya dinilai sedikit terlalu ramai karena ukuran sash dan aksen pada bagian bahu.

9. Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur menggunakan warna putih sebagai dasar dengan beberapa aksen biru.

Nike menyebut desain tersebut sebagai pengembangan dari jersey klasik Spurs dengan visual yang lebih tajam dan modern. Namun, penilaian The Athletic justru menganggapnya sebagai jersey putih yang relatif sederhana dengan beberapa detail biru.

8. Brentford

Brentford mendapatkan penilaian positif berkat kombinasi warna yang terasa segar.

Aksen kuning madu digunakan pada kerah dan ujung lengan. Pilihan warna tersebut memiliki kaitan dengan identitas The Bees dan dinilai menjadi sentuhan yang tepat tanpa terasa dipaksakan.

Jersey ini juga menjadi peningkatan dibandingkan desain Brentford dalam dua musim sebelumnya.

7. Arsenal

Arsenal menempati posisi ketujuh. Jersey The Gunners tetap mempertahankan kombinasi tradisional berupa badan merah dan lengan putih.

Perbedaannya terlihat pada penggunaan dua nuansa merah pada tiga garis Adidas. Detail lain terdapat pada kerah dan bagian trim yang terinspirasi dari arsitektur Emirates Stadium dalam rangka memperingati 20 tahun Arsenal bermarkas di stadion tersebut.

6. Brighton & Hove Albion

Brighton & Hove Albion berani melakukan perubahan, dan hasilnya dinilai cukup berhasil.

Jersey ini terinspirasi dari seragam yang digunakan Brighton ketika tampil pada final Piala FA 1983. Motif pinstripe yang dibuat terputus memberikan tampilan berbeda, sementara penggunaan celana biru membuatnya semakin menonjol.

5. Ipswich Town

Ipswich Town masuk lima besar berkat desain yang sederhana tetapi tetap menarik.

Jersey ini terinspirasi dari konfigurasi lampu stadion. Konsep tersebut terdengar tidak biasa, tetapi hasil akhirnya justru terlihat elegan.

Aksen hitam pada bagian trim dianggap sedikit mengurangi kesan bersih. Namun, kekurangan tersebut dinilai terlalu kecil untuk mengubah penilaian positif terhadap jersey Ipswich.

4. Sunderland

Sunderland benar-benar membawa konsep retro ke level berbeda.

Jersey kandang 2026/2027 terinspirasi dari seragam yang digunakan ketika Sunderland memenangkan Piala FA untuk pertama kalinya pada 1937. Motif berbentuk huruf S di seluruh jersey juga terinspirasi dari pegangan trofi Piala FA.

Tidak berhenti di situ, nama-nama pemain Sunderland yang tampil dalam pertandingan bersejarah tersebut juga dijahit pada bagian dalam kerah. Detail sejarah ini membuat jersey Sunderland terasa memiliki cerita.

3. Manchester United

Manchester United berada di podium dengan desain yang dianggap sangat mencerminkan identitas klub.

Warna merah mendominasi bagian badan, sementara putih menjadi warna utama pada trim. Aksen hitam digunakan secara terbatas pada kerah dan ujung lengan.

Adidas menyebut desain ini terinspirasi dari jersey Manchester United pada pertengahan 1970-an. Namun, desainnya juga mengingatkan pada jersey klub pada 1990-an.

2. Liverpool

Liverpool berada satu tingkat dari posisi teratas dengan jersey yang sangat kental nuansa nostalgia.

Desain tersebut merupakan penghormatan terhadap jersey Liverpool pada periode 1989-1991. Motif putih kecil pada dasar merah memberikan karakter tersendiri dan membuat jersey terlihat berbeda dari desain Liverpool dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan, detail garis tebal pada bagian bahu yang menjadi ciri sejumlah jersey Adidas tidak dianggap mampu mengurangi daya tarik jersey The Reds musim ini.

1. Coventry City

Coventry City menjadi klub dengan jersey kandang terbaik di Premier League 2026/2027 menurut pemeringkatan The Athletic.

Kembalinya Coventry ke kasta tertinggi Inggris sudah menjadi cerita tersendiri. Namun, jersey mereka membuat momen tersebut terasa semakin spesial.

Desain biru-putihnya menggunakan motif berbintik yang terinspirasi dari perayaan setelah Coventry memenangkan Piala FA 1987. Pola tersebut berpadu dengan warna putih secara apik, sementara kerah dibuat sederhana.

Logo sponsor juga dianggap menyatu dengan desain secara baik. Hasil akhirnya membuat Coventry City bukan hanya kembali ke Premier League, tetapi juga hadir dengan salah satu jersey kandang paling menarik pada musim 2026/2027.

Berikut ranking lengkap jersey kandang Premier League 2026/2027:

1. Coventry City
2. Liverpool
3. Manchester United
4. Sunderland
5. Ipswich Town
6. Brighton & Hove Albion
7. Arsenal
8. Brentford
9. Tottenham Hotspur
10. Crystal Palace
11. Everton
12. Aston Villa
13. Fulham
14. Leeds United
15. Bournemouth
16. Nottingham Forest
17. Hull City
18. Manchester City
19. Chelsea
20. Newcastle United

EDITOR: Hendra