JawaPos.com - Djed Spence resmi meninggalkan Tottenham Hotspur dan bergabung dengan Inter Milan pada Sabtu (15/8). Bek Timnas Inggris itu menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2031 untuk membuka babak baru dalam kariernya setelah tampil di Piala Dunia 2026.
Kepindahan tersebut sekaligus membawa Spence kembali ke Serie A. Pemain berusia 26 tahun itu sebelumnya pernah memperkuat Genoa sebagai pemain pinjaman dari Tottenham pada 2024, sebelum kembali ke Inggris dan kemudian menjadi bagian penting skuad The Three Lions di Piala Dunia 2026.
Nilai transfer Spence dilaporkan berada di kisaran 30 juta euro atau 30 juta poundsterling, tergantung sumber yang digunakan. Inter mendatangkan Spence setelah Denzel Dumfries lebih dulu meninggalkan klub Italia tersebut untuk bergabung dengan Real Madrid.
Spence mengucapkan salam perpisahan emosional kepada Tottenham sebelum transfernya dikonfirmasi kedua klub.
“Sebuah babak spesial telah berakhir. Ini merupakan sebuah perjalanan yang penuh kenangan, momen, dan pengalaman yang akan saya bawa selamanya, terutama malam itu di Bilbao. Terima kasih kepada seluruh staf yang telah membantu saya sepanjang perjalanan, para pemain yang telah menjadi keluarga, dan yang terpenting, terima kasih kepada para penggemar. Sekarang waktunya membuka babak baru, tetapi Spurs akan selalu memiliki tempat di hati saya,” kata Spence melalui Instagram pribadinya sesaat sebelum transfernya dikonfirmasi kedua klub.
Spence meninggalkan Tottenham setelah mencatatkan 85 penampilan dan membantu klub meraih trofi Liga Europa pada musim 2024/2025. Namun, masa depannya di London Utara mulai dipertanyakan setelah posisi Spence dalam rencana Roberto De Zerbi disebut tidak lagi menjadi prioritas.
Situasi tersebut membuat Tottenham terbuka terhadap kepergian Spence. Nilai sang pemain kemudian ikut terdongkrak setelah penampilan impresifnya bersama Inggris di Piala Dunia 2026.
Spence tampil dalam delapan pertandingan dan membantu Inggris finis di posisi ketiga. Setelah turnamen tersebut, Inter menjadi pelabuhan berikutnya dalam kariernya.
Bek yang dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan membawa bola itu mengaku antusias memulai petualangan bersama Inter. Baginya, bergabung dengan klub Italia tersebut merupakan langkah besar, bukan hanya untuk kariernya, tetapi juga keluarganya.
“Ini klub yang sangat besar dan merupakan langkah besar bagi saya dan keluarga. Saya sangat bahagia berada di sini dan siap untuk memulai,” kata Spence dikutip dari situs resmi klub.
Sejarah panjang Inter menjadi salah satu alasan yang membuat Spence tertarik menerima tawaran tersebut. Koleksi trofi dan status klub sebagai salah satu kekuatan terbesar Italia menjadi daya tarik tersendiri.
“Yang pasti adalah sejarah klub. Anda hanya perlu melihat semua trofi di belakang kami. Ini benar-benar klub yang sangat besar,” tuturnya.
San Siro juga bukan stadion yang asing bagi Spence. Ia pernah bermain di stadion tersebut sebagai lawan sebelum kini mendapat kesempatan mengenakannya sebagai pemain Inter.
“Saya ingat itu merupakan masa yang luar biasa. Banyak legenda pernah bermain di sana. Itu pengalaman yang spesial dan sekarang saya senang bisa kembali sebagai pemain Inter,” katanya.
Di lapangan, Spence membawa karakter sebagai pemain yang mampu membantu serangan dari sisi kanan. Meski demikian, ia menilai kemampuan bertahan tetap menjadi kekuatan utama yang ingin dipertahankannya.
“Kemampuan bertahan saya adalah kekuatan terbesar saya, begitu juga dengan kemampuan membawa bola. Saya ingin menambah lebih banyak gol dan asis dalam permainan saya. Jika bisa melakukan itu, saya akan berada di posisi yang sangat bagus,” kata Spence.
Di Inter, Spence juga akan bertemu kembali dengan sejumlah pemain yang sudah dikenalnya. Salah satunya Josep Martinez, yang pernah bersamanya di Genoa pada 2024.
Selain itu, Spence akan kembali bermain bersama John Stones setelah keduanya menjadi rekan setim di Timnas Inggris pada Piala Dunia 2026.
“Saya belum berbicara dengan mereka, tetapi benar bahwa saya bersama Martinez di Genoa dua tahun lalu dan bersama Stones di Piala Dunia. Dia mengirim pesan kepada saya beberapa hari lalu. Saya tidak sabar bertemu mereka dan memulai semuanya,” ujarnya.
Kini, perjalanan Spence memasuki fase baru. Setelah sempat meninggalkan Inggris untuk merasakan Serie A bersama Genoa, kemudian kembali menjadi bagian dari Tottenham dan tampil di panggung Piala Dunia bersama Inggris, ia kembali ke Italia dengan status berbeda: pemain baru Inter Milan hingga 2031.