JawaPos.com - Rincian pengeluaran gaji setiap klub Liga Inggris alias Liga Premier telah terungkap, dan tidak mengherankan jika terdapat kesenjangan yang sangat lebar antara klub-klub papan atas dengan tim-tim yang membayar gaji paling rendah.
Begitu besarnya perputaran uang dalam dunia sepak bola modern sehingga wajar jika para penggemar mengira setiap tim kasta tertinggi memiliki dana tak terbatas untuk membayar para pemainnya. Meskipun beberapa klub memang mengeluarkan dana sangat besar untuk gaji, klub-klub lain memiliki batasan keuangan yang jauh lebih rendah.
Banyak dari angka-angka tersebut tergolong sangat fantastis, dan jumlahnya diperkirakan akan terus meningkat akibat pengaruh serta persaingan yang kian kuat dari kekayaan finansial Saudi Pro League. Para pemain papan atas di Inggris kini menuntut kenaikan gaji atau mempertimbangkan untuk pindah ke Timur Tengah demi mendapatkan kontrak bernilai sangat besar yang ditawarkan di kawasan tersebut.
Baca Juga: Peringkat Skuad Liga Inggris Berdasarkan Usia, Chelsea Paling Muda
Meski demikian, sulit untuk menaruh simpati pada klub-klub Liga Premier yang hampir mendominasi Eropa dalam hal kekuatan finansial. Klub-klub yang secara historis dan tradisional dianggap lebih besar menempati posisi teratas dalam daftar ini, sementara tim-tim yang baru saja promosi ke kasta tertinggi sepak bola Inggris harus berjuang keras untuk mengimbangi.
Menjelang dimulainya musim 2026/2027, data mengenai total pengeluaran gaji setiap klub diperoleh dari SalaryLeaks. Untuk beberapa klub, data yang tersedia terbatas, sehingga angka-angka yang tercantum merupakan perkiraan. Kami telah meninjau total pengeluaran gaji tahunan setiap klub Liga Premier, mulai dari yang terendah hingga tertinggi.
20. Coventry City - GBP 27.200.000 (Rp 656,4 miliar)
Sebagai salah satu tim pendatang baru di Liga Premier, Coventry City tentu berharap tidak akan berada di dasar klasemen liga yang sesungguhnya pada akhir musim 2026/2027. Tim berjuluk Sky Blues asuhan Frank Lampard ini sebelumnya menjuarai EFL Championship secara meyakinkan dengan perolehan 95 poin.
Baca Juga: Caleb Yirenkyi Gabung Coventry City, Gelandang Ghana Bikin Rekor Harga Baru
Klub asal West Midlands ini memulai musim dengan total pengeluaran gaji terendah, namun posisi mereka bisa saja naik setelah bursa transfer ditutup. Mereka tidak ragu untuk mengeluarkan dana besar, termasuk untuk mendatangkan Carl Rushworth, yang kini kembali ke klub secara permanen setelah menjalani masa peminjaman yang gemilang.
19. Hull City - GBP 30.800.000 (Rp 743,3 miliar)
Tidak mengherankan jika Hull City bergabung dengan Coventry di posisi tiga terbawah dalam hal total pengeluaran gaji, namun mereka juga sibuk berupaya memperkuat skuad asuhan Sergej Jakirovic. Upaya tersebut mencakup pemecahan rekor transfer klub untuk mendatangkan Nobel Mendy dari Rayo Vallecano; ia menyusul pemain-pemain seperti Jack Butland dan Matt Targett—dua pemain dengan bayaran tertinggi di klub—ke Stadion MKM.
Meskipun The Tigers diprediksi kuat akan terdegradasi, mereka berharap bisa mengulang kisah sukses tim non-unggulan seperti saat mereka berhasil bertahan di liga pada musim 2008/2009. Pihak manajemen klub segera memahami tuntutan finansial di kancah Liga Premier, yang mengharuskan mereka menjaga kepuasan para pemain kunci agar tetap betah di klub.
18. Ipswich Town - GBP 49.000.000 (Rp 1,18 triliun)
Melengkapi posisi tiga terbawah adalah Ipswich Town, yang masih mempertahankan 10 pemain inti dari skuad utama mereka untuk musim Liga Premier 2024/2025. The Tractor Boys bertekad untuk bertahan di kasta tertinggi kali ini dan akan berusaha mewujudkannya di bawah arahan manajer baru, Gary O'Neil.
Kelima pemain dengan bayaran tertinggi mereka baru saja tiba di Portman Road musim panas ini, termasuk Emerson—pemain yang didatangkan dengan rekor transfer klub dari Toulouse. Hal ini menjadi bukti nyata ambisi mereka untuk menghindari degradasi, dan total pengeluaran gaji mereka bisa saja meningkat jika mereka memutuskan untuk menambah amunisi baru sebelum penutupan bursa transfer maupun pada bulan Januari mendatang.
17. Crystal Palace – GBP 65.000.000 (Rp 1,56 triliun)
Keberhasilan menjuarai UEFA Conference League musim lalu tidak membuat Crystal Palace naik peringkat dalam hal pengeluaran gaji; justru sebaliknya yang terjadi. Sebelumnya, mereka berada di papan tengah dengan total gaji pemain sebesar GBP 95.800.000, namun kini mereka telah memangkas beban gaji tersebut sebesar GBP 30.800.000.
Baca Juga: Gara-gara Spanduk Bergambar Pistol, Pemilik Nottingham Forest Gugat Crystal Palace ke Pengadilan
Hal ini sebagian besar disebabkan oleh kepergian Maxence Lacroix dan Brennan Johnson, sementara The Eagles sendiri tergolong pasif di bursa transfer kali ini. Manajer baru, Pierre Sage, masih memiliki sejumlah pemain kunci tim utama yang tampil gemilang di bawah asuhan pendahulunya, Oliver Glasner.
Daichi Kamada adalah salah satunya; ia kini menggeser posisi Jorgen Strand Larsen, Dean Henderson, dan Eddie Nketiah sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di Selhurst Park (menurut data Capology). Pemain-pemain baru tentu saja juga masuk dalam daftar ini, termasuk juara Piala Dunia Yeremy Pino yang menerima bayaran cukup besar.
16. Brentford – GBP 65.800.000 (Rp 1,58 triliun)
Jika ada hal yang benar-benar menyoroti kinerja luar biasa tim rekrutmen Brentford yang sangat terorganisasi—dan terus mereka lakukan dari tahun ke tahun—di klub yang berbasis di London ini. Hal itu adalah kemampuan mereka dalam menyeimbangkan neraca keuangan. The Bees telah tampil jauh melampaui ekspektasi sejak promosi ke kasta tertinggi, bahkan finis di posisi kesembilan musim lalu—mengungguli Chelsea.
Dengan kepergian penyerang andalan Bryan Mbeumo, situasi sempat diperkirakan akan menjadi sedikit lebih sulit bagi klub ke depannya, namun performa mereka justru semakin membaik di bawah asuhan Keith Andrews. Faktanya, mereka nyaris lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Jika tren positif ini berlanjut, hal itu akan menjadi bukti tambahan betapa impresifnya kinerja rekrutmen mereka dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, mereka kini mulai menunjukkan kekuatan finansialnya; perekrutan Mamadou Sangare—yang memecahkan rekor transfer klub—menempatkannya di jajaran pemain dengan bayaran tertinggi bersama Igor Thiago dan Mikkel Damsgaard.
15. Sunderland – GBP 68.400.000 (Rp 1,65 triliun)
Sunderland tidak hanya berhasil menghindari degradasi musim lalu; mereka juga mengamankan tempat di Liga Europa, dan pencapaian itu sebagian besar berkat aktivitas transfer gemilang yang dikawal oleh Regis Le Bris dan timnya. Demi bisa bersaing dengan tim-tim terbaik, klub berjuluk Black Cats ini menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan pemain seperti juara Bundesliga Granit Xhaka dan penyerang Belanda yang sangat potensial, Brian Brobbey—langkah yang terbukti membuahkan hasil.
Tidak mengherankan jika kedua pemain tersebut masuk dalam daftar penerima gaji tertinggi di klub. Gelandang asal Swiss, Xhaka—yang menghabiskan sebagian besar kariernya di London Utara bersama Arsenal—mendapatkan bayaran sebesar GBP 5.700.000, atau GBP 1 juta lebih tinggi dibandingkan Nordi Mukiele. Aktivitas transfer klub asal Wearside ini tidak terlalu sibuk pada musim panas ini, dan hal tersebut tercermin dalam total pengeluaran gaji mereka.
14. Fulham – GBP 69.300.000 (Rp 1,67 triliun)
Setelah ditinggal manajer yang sudah lama menjabat, Marco Silva, ke Benfica, Fulham kini berada di bawah kepemimpinan baru untuk pertama kalinya dalam lima tahun. Alvaro Arbeloa mengambil alih posisi tersebut usai sempat menangani Real Madrid dalam waktu singkat, dan ia turut memboyong beberapa pemain bersamanya.
The Cottagers telah menggelontorkan dana sebesar GBP 40 juta untuk merekrut Gonzalo Garcia. Dengan gaji GBP 4,2 juta per tahun, klub sangat berharap ia mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Raul Jimenez. Namun, ia bukanlah pemain dengan bayaran tertinggi di Craven Cottage, karena mantan kiper Arsenal, Bernd Leno, menempati posisi teratas dalam daftar gaji mereka.
Alex Iwobi merupakan salah satu pemain dengan bayaran tertinggi sekaligus sosok kunci di tim mereka. Mengingat dua pemain dengan bayaran tertinggi di klub tersebut adalah mantan pemain Arsenal, perlu dicatat pula bahwa Emile Smith Rowe—yang kiprahnya bersama Fulham belum benar-benar bersinar—juga menerima gaji sebesar GBP 3.100.000, menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi kesembilan di klub itu.
13. Everton – GBP 72.100.000 (Rp 1,74 triliun)
Sementara Brighton dan Brentford kerap dipuji sebagai klub yang dikelola dengan sangat baik dan mampu tampil jauh melampaui kapasitas finansial mereka, Everton—yang kini ditangani oleh sosok berpengalaman David Moyes—justru menunjukkan kondisi yang sangat kontras mengingat betapa sulitnya mereka berjuang dalam beberapa musim terakhir. Namun, besarnya pengeluaran gaji mereka tidak berbanding lurus dengan kesuksesan di lapangan selama beberapa tahun belakangan ini.
Setidaknya begitulah yang terjadi selama yang diingat para penggemar, tetapi mereka perlahan mulai memangkas pengeluaran gaji mereka dengan pemain seperti Amadou Onana dan Andre Gomes, yang menerima gaji besar, meninggalkan mereka pada musim panas 2024. Dan, performa di lapangan juga meningkat sejak kedatangan Moyes.
Klub ini telah terjebak dalam pertarungan menghindari degradasi selama beberapa musim berturut-turut, namun berhasil finis di posisi ke-13 yang cukup baik pada musim lalu. Performa ini didukung oleh kehadiran Jordan Pickford dan Jarrad Branthwaite, yang masing-masing menerima gaji sebesar GBP 7.800.000 dan GBP 6.200.000. Dengan demikian, keduanya—bersama pemain baru Christian Norgaard—termasuk dalam jajaran pemain dengan bayaran tertinggi di kubu biru Merseyside.
12. Brighton & Hove Albion – GBP 76.900.000 (Rp 1,85 triliun)
Sama halnya dengan Brentford, pujian besar patut diberikan kepada Brighton & Hove Albion—terutama kepada tim perekrutan mereka yang jenius—atas tata kelola klub yang luar biasa dan patut ditiru dari level manajemen hingga staf operasional selama bertahun-tahun. Di bawah arahan manajer Fabian Hurzeler, kiprah ahli taktik asal Jerman ini telah membawa The Seagulls mengamankan tempat di UEFA Conference League.
Dengan skuad yang secara umum masih sangat muda, klub asal pesisir selatan ini tidak memiliki banyak pemain dengan gaji tinggi dibandingkan tim-tim lain, dan pemain dengan bayaran tertinggi di antara mereka adalah bek sayap Ferdi Kadioglu. Bek asal Turki ini bergabung dari Fenerbahce pada 2024 dan langsung menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di klub tersebut. Pemain lain yang menerima gaji besar di tim ini antara lain Kaoru Mitoma, Lewis Dunk, dan pemain baru Pascal Struijk, yang didatangkan dari Leeds United.
11. Bournemouth – GBP 81.800.000 (Rp 1,97 triliun)
Banyak perubahan terjadi di Bournemouth dalam beberapa tahun terakhir. Kedatangan Andoni Iraola menandai langkah ambisius dari pihak klub, dan mereka telah melampaui ekspektasi selama masa kepemimpinannya di Inggris. Pelatih asal Spanyol itu menyaksikan kepergian pemain-pemain bintang seperti Antoine Semenyo dan Dean Huijsen, sebelum ia sendiri pindah ke Liverpool pada akhir musim lalu.
Marco Rose datang sebagai pengganti Iraola, dan ia masih memiliki beberapa pemain dengan gaji tinggi dalam skuadnya, seperti Justin Kluivert—putra dari ikon sepak bola Patrick—serta Ryan Christie dan Evanilson. Antoine Semenyo, yang sebelumnya menerima gaji sebesar GBP 3.900.000 per tahun, kini telah dikeluarkan dari daftar beban gaji klub. Dibandingkan dengan sesama klub Liga Premier, total beban gaji mereka masih tergolong relatif rendah.
10. Leeds United – GBP 84.300.000 (Rp 2,03 triliun)
Daniel Farke dan Leeds United awalnya hanya menargetkan untuk bertahan di liga musim ini, namun mereka berhasil melampaui target tersebut dengan gemilang. Setelah kembali ke kasta tertinggi usai tampil dominan di Championship, performa mereka sangat baik dan skuad asuhan Farke berhasil terhindar dari degradasi. Dominic Calvert-Lewin, yang menerima gaji lebih dari GBP 6 juta, telah memberikan kontribusi nyata bagi klub lewat ketajamannya dalam mencetak gol musim ini.
Klub yang bermarkas di Elland Road ini sukses mendatangkan James Trafford dari Manchester City, yang kini menggeser posisi Calvert-Lewin sebagai pemain dengan bayaran tertinggi. Satu lagi rekrutmen bernilai besar, Tarik Muharemovic, turut masuk dalam daftar ini serta bergabung dengan skuad yang digadang-gadang akan menjadi salah satu tim kejutan musim ini.
9. Nottingham Forest – GBP 88.500.000 (Rp 2,13 triliun)
Nottingham Forest mengeluarkan dana yang sama besarnya untuk gaji pemain seperti halnya saat mereka mengganti manajer. Oliver Glasner menjadi pelatih kelima mereka dalam 12 bulan terakhir dan bisa dibilang merupakan penunjukan paling menarik bagi klub tersebut.
Glasner sempat mengeluhkan minimnya aktivitas transfer, namun klub berjuluk Tricky Trees ini telah mendatangkan begitu banyak pemain bintang dalam beberapa tahun terakhir, dan mereka juga tidak ragu memberikan gaji tinggi kepada talenta-talenta baru tersebut. Penjualan Elliot Anderson ke Manchester City senilai GBP 116 juta telah membantu kondisi keuangan mereka terkait aturan PSR (*Profit and Sustainability Rules*).
Meski demikian, mereka tetap memberikan bayaran tinggi kepada skuadnya; Nikola Milenkovic tercatat sebagai pemain dengan gaji tertinggi, sementara pemain baru Ousmane Diomande kemungkinan besar akan masuk dalam daftar lima besar penerima gaji tertinggi. Morgan Gibbs-White tampaknya akan bertahan; ia telah menandatangani kontrak baru bernilai fantastis musim panas lalu setelah Evangelos Marinakis terlibat persaingan sengit dengan Tottenham Hotspur.
8. Newcastle United – GBP 89.000.000 (Rp 2,14 triliun)
Klub dengan penurunan terbesar dalam total beban gaji sejak bursa transfer musim panas dibuka adalah Newcastle United—sebuah hal yang tidak mengejutkan. Bruno Guimaraes, Sandro Tonali, Kieran Trippier, dan Anthony Gordon semuanya telah hengkang, yang juga berujung pada kepergian Eddie Howe.
Matthias Jaissle kini harus membenahi situasi dan berupaya mengembalikan performa The Magpies ke jalur yang benar setelah musim lalu yang mengecewakan. Pelatih asal Jerman ini kemungkinan akan didukung dengan tambahan pemain baru, namun perubahan besar telah terjadi terkait angka pengeluaran gaji klub.
Angka tersebut telah merosot tajam dari GBP 134.800.000 menjadi GBP 89.000.000, yang mencerminkan proses pembangunan ulang yang sedang berlangsung di St James' Park. Joelinton tetap menjadi pemain dengan bayaran tertinggi setelah kepergian Guimaraes dan Tonali—sebelumnya ia menerima gaji yang setara dengan mantan rekan-rekan duetnya di lini tengah—sementara posisi Sven Botman naik dalam daftar tersebut setelah menandatangani perpanjangan kontrak pada bulan Januari.
7. Aston Villa – GBP 128.500.000 (Rp 3,10 triliun)
Kini kita memasuki kelompok klub dengan pengeluaran gaji bernilai sembilan digit; Aston Villa sedang melakukan perombakan besar-besaran pada skuad mereka menyusul kepergian Youri Tielemans, Morgan Rogers, dan Lucas Digne. Sebagai penggantinya, Joao Gomes, Johan Manzambi, dan kemungkinan besar Matteo Ruggeri telah didatangkan.
Tidak mengherankan melihat klub asuhan Unai Emery ini mengeluarkan dana yang begitu besar setiap tahunnya untuk gaji pemain. Klub ini membayar Boubacar Kamara dan Emiliano Martinez masing-masing sebesar GBP 7.800.000 per tahun.
Peluang kembali ke Liga Champions sudah di depan mata, dan The Villans akan berlaga di kompetisi Eropa tersebut dengan skuad yang memiliki struktur gaji paling wajar di antara semua klub Inggris. Sebagai contoh, John McGinn menerima gaji GBP 6.800.000 per tahun—angka yang tergolong masuk akal bagi pemain yang kualitasnya mumpuni untuk bermain di klub mana pun dalam jajaran lima besar liga.
6. Tottenham Hotspur – GBP 193.100.000 (Rp 46,6 triliun)
Sebagai klub pertama dari "enam besar" (Big Six) Liga Premier yang masuk dalam daftar ini, Tottenham Hotspur memiliki total pengeluaran gaji terendah di antara tim-tim yang dianggap sebagai kekuatan utama sepak bola Inggris. Situasi ini mungkin akan segera berubah jika para petinggi yang menangani transfer di bawah arahan Roberto De Zerbi terus menggelontorkan dana besar, menyusul perekrutan Sandro Tonali seharga GBP 100 juta dan Mateus Fernandes seharga £85 juta ke London Utara.
Duo gelandang tersebut kini menjadi dua pemain dengan bayaran tertinggi di Spurs, sementara pemain baru lainnya, Andy Robertson, juga berhasil masuk ke jajaran lima besar. Salah satu kritik utama selama masa jabatan Daniel Levy sebagai ketua klub adalah keengganan untuk bersaing dengan klub-klub raksasa lainnya dalam hal pemberian gaji tinggi kepada pemain.
The Lilywhites tampaknya telah mengambil arah baru sejak kepergian Levy dan bertekad memastikan mereka tidak kembali terjebak dalam pertarungan menghindari degradasi seperti bencana yang terjadi musim lalu. Jika ingin mendatangkan pemain-pemain terbaik ke klub, Anda harus siap mengeluarkan dana yang sangat besar.
5. Liverpool – GBP 205.600.000 (Rp 4,96 triliun)
Mohamed Salah telah meninggalkan Anfield, dan dengan itu, tagihan gaji Liverpool menurun secara signifikan. Dia telah mendapatkan gaji pokok sebesar £400.000 per minggu tetapi setuju untuk mengakhiri pekerjaannya dengan The Reds setelah musim lalu.
Kesuksesan Liverpool di bawah Jurgen Klopp dan Arne Slot telah menghasilkan kontrak yang lebih besar bagi para pemain yang secara konsisten tampil di lapangan – dan itu akan terus berlanjut karena mereka berupaya menambah koleksi trofi mereka di era pasca-Klopp dengan Andoni Iraola kini berada di ruang istirahat.
Virgil van Dijk kini menjadi pemain dengan pendapatan tertinggi, dan pemain termahal klub Alexander Isak, serta pengganti Ibrahima Konate, Ronald Araujo, juga masuk dalam daftar. Dengan pendiri Amazon Jeff Bezos yang bersiap untuk membeli saham di perusahaan Merseyside, mereka mungkin akan segera mengambil alih posisi tersebut.
4. Chelsea – GBP 220.600.000 (Rp 5,32 triliun)
Yang cukup mengherankan, masih ada tiga klub lain di kasta tertinggi Liga Inggris yang memiliki total beban gaji lebih tinggi daripada Chelsea—padahal The Blues telah menghabiskan dana lebih dari GBP 1 miliar di era Todd Boehly untuk memperkuat skuad mereka yang sudah gemuk. Tiga perekrutan dengan nilai masing-masing lebih dari GBP 100 juta telah dilakukan dalam kurun waktu tersebut, disertai dengan pemberian berbagai kontrak jangka panjang yang bernilai fantastis.
Kepergian Kai Havertz, Mason Mount, dan Antonio Rudiger dalam beberapa tahun terakhir turut menjaga angka pengeluaran gaji tahunan tetap lebih rendah dari perkiraan awal, sementara hengkangnya Raheem Sterling juga sedikit mengurangi beban gaji mereka yang sebelumnya sangat tinggi. Reece James sebelumnya memuncaki daftar gaji tahunan sendirian, namun ia justru menerima pemotongan gaji agar nilainya setara dengan Moises Caicedo dan Wesley Fofana, sedangkan Morgan Rogers akan menerima bayaran lebih besar dibandingkan sahabat dekatnya, Cole Palmer.
3. Manchester United – GBP 228.600.000 (Rp 5,51 triliun)
Mungkin agak mengejutkan, Manchester United kini menempati peringkat ketiga dalam daftar pengeluaran gaji di Premier League. Mengingat besarnya dana yang masuk ke klub melalui berbagai saluran, tawaran kontrak bernilai tinggi selalu tersedia bagi pemain yang bergabung dengan Old Trafford; hal ini tercermin dari fakta bahwa sejumlah pemain dalam skuad tersebut mengantongi lebih dari £10 juta per tahun.
Kepergian Casemiro telah meringankan beban INEOS dari kewajiban membayar gajinya yang sangat besar, yakni GBP 300.000 per minggu, sementara sang kapten, Bruno Fernandes, juga menerima bayaran dengan jumlah yang sama. Marcus Rashford telah kembali, dan para penggemar kemungkinan besar akan menuntut performa terbaik darinya, mengingat besarnya bayaran yang ia terima sebagai pemain dengan gaji tertinggi di klub.
2. Arsenal – GBP 244.400.000 (Rp 5,89 triliun)
Arsenal akhirnya berhasil mencapai garis finis musim lalu dan mengangkat trofi Liga Premier. Kesuksesan dalam sepak bola tidaklah murah, dan banyak dana telah digelontorkan untuk menambah beban gaji yang sudah ada—termasuk pembayaran tahunan bernilai besar bagi pemain seperti Bukayo Saka dan Kai Havertz.
Seandainya The Gunners berhasil dalam upaya mereka mendatangkan Vinicius Junior, mereka mungkin akan menjadi klub dengan pengeluaran terbesar dalam daftar ini. Namun, mereka kini menempati posisi kedua dan memiliki nama baru dalam daftar gaji mereka menyusul kedatangan Bruno Guimaraes dari Newcastle United.
1. Manchester City – GBP 281.500.000 (Rp 6,79 triliun)
Manchester City yang sangat kaya raya kini tidak lagi dipimpin oleh Pep Guardiola, namun mereka tetap menjadi klub dengan pengeluaran gaji tertinggi: sedikit di bawah GBP 300.000.000 per tahun. Kasus tuduhan pelanggaran yang tak kunjung usai pun tidak menghalangi mereka untuk terus menggelontorkan dana besar.
Erling Haaland, yang menandatangani kontrak berdurasi sembilan setengah tahun dengan nilai GBP 27.300.000 per tahun, merupakan pemain dengan bayaran tertinggi di liga. Pengeluaran besar tentu menuntut hasil yang sepadan; Enzo Maresca akan berada di bawah tekanan untuk membuktikan kualitasnya, mengingat besarnya dana yang dihabiskan untuk skuadnya, yang mencakup pemain-pemain seperti Marc Guehi dan Phil Foden.