JawaPos.com - Nama Curtis Jones masuk radar klub Serie A Inter Milan karena gelandang Liverpool itu memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi.
Inter Milan kembali mencari pemain yang bisa memberikan lebih dari satu solusi di lapangan. Curtis Jones selama ini lebih dikenal sebagai gelandang, khususnya sebagai mezzala.
Namun, pemain berusia 25 tahun tersebut ternyata juga pernah dimainkan sebagai bek kanan oleh pelatih Liverpool saat itu, Arne Slot.
Baca Juga: Enam Pemain Persija Jakarta Dapat Latihan Khusus di TC Thailand, Termasuk Rizky Ridho
Kemampuan itu membuat Jones dinilai menarik untuk Inter Milan.
Bukan hanya karena kualitas tekniknya, tetapi juga fleksibilitas yang bisa membantu tim dalam situasi tertentu.
Sepanjang karirnya bersama Liverpool, Jones sudah mencatat 228 penampilan.
Baca Juga: Antonela Roccuzzo Dampingi Lionel Messi di Tengah Masa Berkabung
Posisi utamanya tetap berada di lini tengah. Dia memiliki kemampuan membawa bola, mengalirkan umpan, serta membantu tim membangun serangan dari area tengah.
Karakter tersebut dianggap sesuai dengan kebutuhan Inter Milan.
Nerazzurri membutuhkan gelandang yang bisa terlibat dalam proses membangun serangan sekaligus memiliki keberanian untuk bermain lebih maju.
Jones tumbuh sebagai pendukung Liverpool.
Dia memulai perjalanan sepak bolanya dengan banyak bermain di area yang lebih dekat dengan lini serang sebelum akhirnya berkembang menjadi gelandang.
Meski begitu, fleksibilitas menjadi salah satu nilai tambahnya. Musim lalu, Arne Slot menempatkan Jones sebagai bek kanan dalam sembilan pertandingan.
Baca Juga: 14 Pemain Absen, Persib Bandung Siapkan Strategi Hadapi Sabah FC di Bali
Jones tampil sebagai bek kanan di Liga Champions ketika Liverpool menghadapi Galatasaray dan Paris Saint-Germain. Dia juga mendapat peran serupa di Piala FA dan Premier League.
Salah satu penampilan yang cukup menonjol terjadi ketika Liverpool menghadapi Manchester United pada awal Mei.
Jones bermain selama 90 menit sebagai bek kanan dan cukup aktif membantu proses pembangunan serangan. Dia bahkan menyelesaikan sekitar 90 umpan dalam pertandingan tersebut.
Baca Juga: Persib Bandung dan bank bjb Kembali Berkolaborasi, Siap Bangun Cerita Baru di Musim 2026/27
Jones juga beberapa kali bertukar posisi dengan Virgil van Dijk untuk membantu Liverpool keluar dari tekanan.
Perannya kembali terlihat saat Liverpool bertemu Chelsea pada pertandingan berikutnya.
Kemampuan Jones dalam mengoper dan membaca ruang membuatnya mampu menjalankan tugas sebagai bek tanpa kehilangan karakter bermainnya.
Baca Juga: Marc Klok Langsung Gaspol Bersama Persib di TC Bali Jelang Musim Baru Super league
Slot pun pernah memberikan apresiasi terhadap fleksibilitas Jones.
Sang pelatih menilai pemainnya memiliki keberanian untuk menerima bola, mengambil risiko, dan bermain dengan percaya diri meski ditempatkan di posisi berbeda.
Kualitas tersebut bisa menjadi keuntungan bagi Inter jika transfer Jones benar-benar terwujud.
Di Inter Milan, Jones diperkirakan tetap akan diproyeksikan sebagai gelandang.
Baca Juga: Borneo FC Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Fase Grup AFC Challenge League 2026/2027
Namun, kemampuannya bermain sebagai bek kanan dapat menjadi opsi tambahan, terutama ketika pertandingan membutuhkan perubahan taktik atau tim mengalami keterbatasan pemain.
Kebutuhan pemain sayap juga menjadi salah satu alasan fleksibilitas Jones menarik perhatian. Inter disebut masih mempertimbangkan komposisi sektor tersebut, terutama jika Luis Henrique meninggalkan klub.
Setelah mendatangkan Djed Spence, Inter disebut lebih fokus melakukan investasi besar di lini tengah. Jones pun menjadi salah satu nama yang menarik karena dapat memberikan kedalaman skuad tanpa hanya bergantung pada satu posisi.
Baca Juga: Resmi Gabung Fenerbahce, Romelu Lukaku Tulis Pesan Perpisahan untuk Napoli
Dengan pengalaman di Liverpool dan kemampuan bermain di beberapa peran, Curtis Jones berpotensi menjadi pemain yang memberikan solusi praktis bagi Inter Milan.