JawaPos.com - Dikartu merah 15 kali dan tujuh kali. Sebanyak itulah Jose Mourinho dan Diego Simeone menerima kartu merah selama karier melatihnya di semua ajang. Rekor itu bisa jadi sinyal serunya Derbi Madrileno musim ini ketika Mourinho kembali menangani El Real setelah 13 tahun.
The Special One –julukan Mourinho– yang dikenal terobsesi meraih kemenangan dengan cara apa pun (winning at all costs) berhadapan dengan Cholo –julukan Simeone– yang juga punya energi dan gairah kuat di pinggir lapangan.
Baca Juga: Memori Manis Ernst Happel! Pelatih Asing Terakhir Timnas Belanda Sebelum Era Xavi Hernandez
”Jose Mourinho dan Cholo memiliki banyak kesamaan, seperti gairah untuk pertandingan atau komitmen yang mereka minta dari pemain,” kata Diego Costa, mantan striker timnas Spanyol kelahiran Brasil yang pernah dilatih Mourinho di Chelsea dan Simeone (Atletico).
Derbi Madrileno perdana musim ini bakal tercipta di Riyadh Air Metropolitano, Madrid, pada jornada ketujuh LALIGA (20/9). Sebagai pemain baru Real, bek kiri Marc Cucurella meyakini Mourinho akan memberi pengaruh besar bagi Los Merengues.
”(Mourinho akan memberi) banyak kepercayaan diri. Kami semua menginginkan kemenangan demi kemenangan dan menjalani musim dengan hebat,” ucap Cucurella dikutip dari Mundo Deportivo.
13 Tahun Tak Bersua
Kali terakhir Mourinho dan Cholo bersua di LALIGA sudah 13 tahun lalu atau pada 27 April 2013. Saat itu, Mourinho bisa memenangi duel di Estadio Vicente Calderon (kandang lama Atletico) dengan skor 2-1. Bahkan, dua kali bertemu Cholo, Mou selalu menang.
Namun, Cholo tidak mau jadi pecundang lagi di hadapan Mourinho. Menurut pelatih yang sudah bersama Atletico sejak 23 Desember 2011 itu, Real asuhan Mourinho dan FC Barcelona besutan Hansi Flick tetap jadi batu sandungan bagi Los Colchoneros –julukan Atletico– di LALIGA musim ini.
”Kami berada di klub yang selalu bersaing melawan dua kekuatan besar, Real dan Barca. Di Atletico, kami harus memberi 110 persen kekuatan kami, seratus persen tidak cukup untuk memenangi LALIGA,” tutur Cholo kepada France Football.
Hansi Flick Siap Konflik
Selain Derbi Madrileno, El Clasico tentu tidak kalah seru. Jika dalam dua musim pertama di LALIGA Hansi aman-aman saja menjalani El Clasico, maka tidak akan demikian dengan hadirnya Mourinho. El Clasico pertama musim ini akan terjadi pada jornada 10 di Camp Nou, Barcelona (25/10).
Baca Juga: Fakta Unik! Xavi Hernandez Jadi Pelatih Asing Pertama Timnas Belanda Sejak 1978
”(Hansi) Flick pelatih hebat, tetapi Mourinho salah satu yang terbaik dalam permainan psikologis dan dia punya kualitas tim yang mumpuni untuk menyusahkan Barca di lapangan,” kata pandit sekaligus mantan bintang Manchester United asal Afrika Selatan, Quinton Fortune, di Sportskeeda.
Racinguistas Come Back
Bukan hanya Mourinho yang comeback ke LALIGA setelah lebih dari sedekade. Begitu pula Racing Santander yang merasakan atmosfer LALIGA setelah 14 musim silam. Racinguistas –julukan Racing Santander– pun berharap tidak menjalani musim yoyo.
Entrenador Racing Jose Alberto Lopez bertekad menjadikan musim ini sebagai awal timnya bertahan lebih lama di persaingan LALIGA. ”Kami berusaha kembali ke level persaingan elite,” tegasnya dilansir dari Web de Racing.
El Real Paling Royal
Di antara klub kontestan LALIGA musim 2026–2027, Real Madrid paling aktif dan royal dalam merekrut pemain.
Real Madrid
EUR 225 juta (Rp 4,63 triliun)
Atletico Madrid
EUR 102 juta (Rp 2,1 triliun)
FC Barcelona
EUR 100,5 juta (Rp 2,07 triliun)
Deportivo A Coruna
EUR 26 juta (Rp 536 miliar)
Getafe CF
EUR 19 juta (Rp 391,7 miliar)
Real Betis
EUR 14,5 juta (Rp 298,9 miliar)
Deportivo Alaves
EUR 13 juta (Rp 268 miliar)
Elche CF
EUR 12 juta (Rp 247,3 miliar)
Sevilla FC
EUR 8,5 juta (Rp 175,2 miliar)
Racing Santander
EUR 8,5 juta (Rp 175,2 miliar)
RCD Espanyol
EUR 5,25 juta (Rp 108,2 miliar)
Rayo Vallecano
EUR 5 juta (Rp 103 miliar)
Valencia CF
EUR 4 juta (Rp 82,4 miliar)
CA Osasuna
EUR 4 juta (Rp 82,4 miliar)
Levante UD
EUR 3,1 juta (Rp 63,9 miliar)
Villarreal CF
EUR 1,5 juta (Rp 30,9 miliar)
Real Sociedad
EUR 1,5 juta (Rp 30,9 miliar)
Celta Vigo
EUR 300 ribu (Rp 6,18 miliar)
Malaga CF
EUR 300 ribu (Rp 6,18 miliar)
Athletic Bilbao
0