← Beranda
Alexis Sanchez Tinggalkan Eropa Setelah 18 Tahun, Gabung Klub MLS CF Montreal
Aprillia JPKamis, 13 Agustus 2026 | 14.51 WIB
Alexis Sanchez resmi bergabung dengan CF Montreal dari Sevilla. (@alexis_officia1/Instagram).

JawaPos.com - CF Montreal resmi mendatangkan penyerang asal Chili Alexis Sanchez dengan status Pemain Unggulan atau Designated Player. Klub Major League Soccer (MLS) itu mengumumkan perekrutan Alexis Sanchez pada Rabu (12/8).

Sanchez bergabung setelah sebelumnya memperkuat klub La Liga, Sevilla. Pada musim terakhirnya bersama klub Spanyol itu, Sanchez mencatatkan empat gol dalam 30 penampilan di semua kompetisi.

CF Montreal mengikat Sanchez hingga Mei 2027 dengan kontrak mencakup sisa musim MLS 2026 serta periode sprint season yang dijadwalkan berlangsung pada paruh pertama 2027.

Klub juga memiliki opsi perpanjangan selama satu tahun untuk musim 2027/2028 yang akan menjadi musim pertama dengan kalender kompetisi MLS yang telah dimodifikasi.

“Saya sangat senang bergabung dengan CF Montreal dan menghadapi tantangan baru ini. Saya berterima kasih kepada klub atas kepercayaan yang diberikan kepada saya dan tidak sabar menggunakan pengalaman saya untuk membantu kami mencapai tujuan serta menciptakan momen-momen berkesan bagi para pendukung. Saya di sini untuk memberikan segala yang saya miliki bagi klub dan kota ini,” kata Sanchez dikutip dari situs resmi klub.

Dengan demikian, pemain berusia 37 tahun itu resmi mengakhiri perjalanan panjangnya selama 18 tahun di Eropa.

Setelah memulai karier profesionalnya bersama Cobreloa di Chili pada 2005, Sanchez lalu bermain untuk sejumlah klub besar, termasuk River Plate, Barcelona, Arsenal, Manchester United, dan Inter Milan.

Dilansir dari ESPN, Sanchez sebagai salah satu pemain paling berprestasi dalam sejarah sepak bola Chili telah mencatat lebih dari 800 penampilan di seluruh kompetisi dan mencetak lebih dari 200 gol selama kariernya di level klub.

Sebelum bergabung dengan CF Montreal, Sanchez menghabiskan musim terakhirnya bersama Sevilla FC di La Liga dengan mencatatkan empat gol dan dua asis dalam 30 penampilan di semua kompetisi.

Pada 2011, Sanchez juga mencatat sejarah dengan menjadi pemain Chili pertama yang memperkuat Barcelona. Pada tahun yang sama, Sanchez ikut membantu klub Catalunya itu meraih gelar Supercopa de Espana, UEFA Super Cup, dan FIFA Club World Cup. Setahun kemudian, Sanchez menambah koleksi trofinya dengan memenangkan Copa del Rey lalu kembali meraih gelar La Liga dan Supercopa de Espana pada 2013.

Pada 2014, Sanchez melanjutkan karier ke Inggris dengan bergabung bersama Arsenal. Bersama The Gunners, Sanchez memenangkan Piala FA pada 2015 dan 2017 serta tiga gelar FA Community Shield pada 2014, 2015, dan 2017. Performa impresifnya juga membuat Sanchez masuk dalam Premier League Team of the Year untuk musim 2014/2015. Sanchez kemudian terpilih sebagai Arsenal Player of the Year pada musim 2014/2015 dan 2016/2017.

Karier Sanchez berlanjut ke Italia bersama Inter Milan dengan memenangkan dua gelar Serie A pada musim 2020/2021 dan 2023/2024, dua trofi Supercoppa Italiana pada 2021/2022 dan 2023/2024, serta satu Coppa Italia pada 2021/2022. Sanchez juga membawa Inter Milan mencapai final Liga Europa pada 2020.

Di level internasional, Sanchez menjadi bagian penting dari generasi emas Chili saat membantu timnas meraih dua gelar Copa America secara beruntun pada 2015 dan 2016, sekaligus membawa Chili mencapai final FIFA Confederations Cup 2017. Hingga saat ini, Sanchez memegang rekor jumlah penampilan terbanyak sepanjang masa tim nasional Chili, yakni 168 caps dan menjadi pencetak gol terbanyak dengan 51 gol.

Kehadiran Sanchez diharapkan memberikan pengalaman serta kepemimpinan bagi CF Montreal. Senior Director CF Montreal Luca Saputo menilai karakter dan pengalaman sang pemain sesuai dengan ambisi klub.

 “Kedatangan Alexis Sanchez merupakan langkah penting dalam proyek olahraga kami. Alexis memiliki kualitas teknis dan pengalaman luar biasa di level tertinggi sepak bola dunia,” ujar Saputo.

Kehadiran Sanchez menjadi tambahan amunisi penting bagi CF Montreal yang saat ini masih berjuang di papan bawah klasemen MLS Wilayah Timur.

Montreal menempati posisi kedua dari bawah dengan koleksi 16 poin dari 18 pertandingan. Laga berikutnya melawan DC United pada 16 Agustus akan menjadi kesempatan bagi klub untuk memperbaiki posisi di klasemen.

EDITOR: Hendra