← Beranda
Rekor Pertemuan Luis Enrique vs Unai Emery di Laga PSG vs Aston Villa Piala Super Eropa 2026
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 12 Agustus 2026 | 18.45 WIB
Unai Emery siap kembali beradu strategi hadapi Luis Enrique saat Aston Villa menghadapi PSG di Piala Super Eropa 2026. (Aston Villa)

 

JawaPos.com — Paris Saint-Germain (PSG) menghadapi Aston Villa pada Piala Super Eropa 2026 di Red Bull Arena, Salzburg, Kamis (13/8/2026) pukul 02.00 WIB, dengan Luis Enrique mengantongi rekor dominan atas Unai Emery.

Dari 12 pertemuan, Enrique menang 8 kali, Emery 3 kali, dan 1 laga berakhir imbang.

Baca Juga: Prediksi Skor PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026: Misi Les Parisiens Catat Sejarah!

Enrique Dominan atas Emery

Rekor pertemuan Luis Enrique dengan Unai Emery menunjukkan keunggulan cukup telak pelatih Paris Saint-Germain tersebut.

Berdasarkan data Transfermarkt, kedua pelatih asal Spanyol itu sudah bertemu 12 kali di berbagai kompetisi, mulai Liga Champions, La Liga, hingga Copa del Rey.

Luis Enrique mencatat 8 kemenangan atas Unai Emery dalam 12 duel tersebut.

Sementara itu, Emery hanya mampu mengalahkan Enrique sebanyak 3 kali dan satu pertandingan lainnya berakhir imbang, sehingga persentase kemenangan Enrique mencapai 66,7 persen.

Catatan tersebut menjadi modal menarik bagi Enrique menjelang pertemuan terbaru di Piala Super Eropa 2026.

Namun, statistik masa lalu tidak otomatis menjadi jaminan PSG akan mudah mengatasi Aston Villa, terlebih kedua tim datang dengan kondisi persiapan yang berbeda.

Baca Juga: 6 Rekor PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026! Enrique dan Emery Berburu Sejarah Baru

Kondisi PSG Jadi Perhatian Enrique

Luis Enrique justru mengakui persiapan Paris Saint-Germain menghadapi Piala Super Eropa 2026 jauh dari ideal.

Sejumlah pemain PSG baru bergabung setelah menjalani tugas bersama negara masing-masing di Piala Dunia 2026 sehingga waktu latihan bersama sangat terbatas.

Dikutip dari Reuters, Enrique menyebut kondisi tersebut membuat dirinya kesulitan memaksimalkan persiapan tim.

Menurut pelatih yang akrab disapa Lucho itu, tidak realistis mengharapkan seluruh pemain Paris Saint-Germain langsung tampil dalam kualitas terbaik pada pertandingan melawan Aston Villa.

“Rasanya tidak realistis jika mengharapkan para pemain kami turun pada pertandingan ini dengan kualitas terbaik.

Beberapa pemain kami hampir tidak berlatih, namun mereka akan bermain. Dari segi persiapan, situasinya jauh dari ideal,” kata Enrique.

Kondisi tersebut membuat keunggulan rekor Enrique atas Emery harus ditempatkan dalam konteks berbeda.

PSG memang datang sebagai juara Liga Champions 2025/2026, tetapi persiapan singkat berpotensi menjadi tantangan tersendiri ketika mereka harus langsung memainkan pertandingan perebutan trofi Eropa.

Baca Juga: Jangan Ketinggalan! Jadwal dan Link Live Streaming PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026

Emery Sebut PSG sebagai Favorit

Di kubu Aston Villa, Unai Emery menyadari PSG memiliki status favorit dalam Piala Super Eropa 2026.

Selain menjadi kampiun Liga Champions 2025/2026, PSG juga sebelumnya sukses memenangkan Liga Champions 2024/2025 sehingga reputasi mereka dalam dua musim terakhir menjadi alasan kuat untuk menempatkan tim Prancis tersebut sebagai unggulan.

Emery pun tidak menutup mata terhadap tantangan yang menunggu Aston Villa di Red Bull Arena.

Pelatih asal Spanyol tersebut menilai pertandingan melawan PSG merupakan ujian besar, terlebih lawannya memiliki pengalaman dan prestasi luar biasa dalam dua musim terakhir.

“Tentu saja menghadapi PSG merupakan ujian besar. Karena biasanya mereka dijagokan untuk memenangkan trofi ini,” ungkap Emery sebagaimana ditulis BBC.

Meski demikian, Emery menegaskan Aston Villa memiliki alasan untuk percaya diri dengan perkembangan klub dan posisi mereka di sepak bola Eropa saat ini.

Baca Juga: Ada Makna Surat Al-Qur'an di Balik Nopol Bus Baru Arema FC N 7887 IB, Apa Artinya?

Duel Lama Berlanjut di Panggung Eropa

Pertemuan Luis Enrique dan Unai Emery di Piala Super Eropa 2026 menambah panjang rivalitas dua pelatih Spanyol tersebut.

Dari 12 duel sebelumnya, Enrique memiliki keunggulan 8 kemenangan berbanding 3 kemenangan milik Emery, dengan satu hasil imbang.

Riwayat pertemuan mereka juga tidak hanya terbentuk di satu kompetisi.

Enrique dan Emery pernah beradu strategi di Liga Champions, La Liga, serta Copa del Rey, sehingga laga di Salzburg menjadi babak baru dari persaingan yang sudah berlangsung dalam beberapa kesempatan.

Kini, angka 66,7 persen milik Enrique akan kembali diuji ketika Paris Saint-Germain berhadapan dengan Aston Villa.

Enrique membawa pengalaman sebagai pemenang Liga Champions, sedangkan Emery datang dengan keyakinan setelah Aston Villa mengamankan status kampiun Europa League 2025-2026.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung Kamis (13/8/2026) dini hari WIB pukul 02.00 dan dapat disaksikan melalui siaran langsung Vidio/SCTV.

Jika Enrique kembali mengalahkan Emery, PSG bukan hanya mengangkat Piala Super Eropa 2026, tetapi juga memperpanjang dominasi sang pelatih dalam duel langsung mereka.

EDITOR: Banu Adikara